Tantangan 30 Hari Ramadan: Checklist Amalan Bareng Sahabat

Tim Publikasi Katadata
3 Februari 2026, 15:19
Ramadan Baik 2026
ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/wsj.
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Menjelang Ramadan, ajakan untuk memperbanyak amalan kerap kembali mengemuka. Bulan suci dipahami sebagai periode ketika ibadah memiliki nilai lebih, sekaligus momentum untuk membangun kebiasaan spiritual yang lebih konsisten.

Namun dalam praktiknya, menjaga ritme ibadah tambahan selama sebulan penuh tidak selalu mudah. Rasa lelah, rutinitas harian, hingga distraksi keseharian kerap membuat semangat naik turun, meski Ramadan telah tiba.

Di dalam konteks ini, menjalani amalan bersama sahabat bisa menjadi salah satu cara menjaga konsistensi tanpa menambah beban. Bukan dalam bentuk tuntutan, melainkan saling mengingatkan secara ringan. 

Berikut beberapa praktik ibadah Ramadan yang kerap terasa lebih mudah dijalani ketika dilakukan bersama, terinspirasi dari situs resmi Baitulmaal Muamalat bmm.or.id.

Target Khatam Al-Qur’an

Ramadan dikenal sebagai bulan diturunkannya Al-Qur’an. Karena itu, membaca dan menamatkan Al-Qur’an menjadi salah satu amalan yang banyak ditargetkan selama puasa.

Menentukan target bersama sahabat, misalnya satu juz per hari atau dua juz dalam dua hari. Ini dapat membantu menjaga ritme membaca. Bukan sebagai kompetisi ketat, tetapi sebagai penanda progres bersama. Pola membaca enam halaman setiap selesai salat fardu juga kerap dipilih karena terasa lebih realistis untuk dijalani secara konsisten.

Salat Tarawih Berjamaah

Salat tarawih menjadi ibadah khas Ramadan yang secara alami membuka ruang kebersamaan. Bagi sahabat yang tinggal berdekatan, tarawih berjamaah bisa menjadi cara sederhana menjaga komitmen hadir ke masjid.

Selepas tarawih, waktu santai untuk berbincang atau sekadar berjalan pulang bersama kerap menjadi bagian kecil yang membuat ibadah terasa lebih ringan.

Sedekah Subuh

Anjuran untuk memperbanyak sedekah juga menguat selama Ramadan. Salah satu bentuk yang banyak dipilih adalah sedekah subuh.Melakukannya bersama sahabat, misalnya dengan menyepakati target sedekah harian dan menyalurkannya di akhir Ramadan, membuat praktik berbagi terasa lebih terarah. Pendekatan ini membantu memindahkan fokus dari nominal ke konsistensi.

I’tikaf di Akhir Ramadan

Pada sepuluh malam terakhir, sebagian umat Islam memilih melakukan i’tikaf di masjid. Aktivitas ini kerap dilakukan bersama sahabat, mengikuti rangkaian ibadah malam hingga sahur bersama.

Di sela i’tikaf, momen refleksi bersama sering muncul secara alami, bukan dalam bentuk saling menilai, tetapi berbagi pengalaman menjalani Ramadan sejauh ini.

Menjalani Ramadan bersama sahabat bukan tentang memban.dingkan pencapaian ibadah, melainkan menciptakan ruang saling menguatkan. Di dalam suasana seperti ini, checklist amalan tidak lagi menjadi tekanan, tetapi penanda perjalanan spiritual yang dijalani bersama secara lebih sadar.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan