2 Contoh Kultum Persiapan Menyambut Ramadan 2025 Sebagai Referensi

Anggi Mardiana
19 Februari 2025, 08:13
Kultum Persiapan Menyambut Ramadan
Unsplash
Kultum Persiapan Menyambut Ramadan
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Kuliah tujuh menit atau kultum persiapan menyambut Ramadan 2025 mengingatkan kita bahwa persiapan bukan hanya tentang kesiapan fisik semata, seperti menyiapkan menu buka puasa atau menentukan waktu sahur. Lebih dari itu, persiapan sejati adalah mempersiapkan hati kita agar senantiasa ikhlas dan sabar dalam menjalani ibadah puasa.

Selain itu, kita juga harus memperbanyak amal sholeh, memperbaiki niat, dan membersihkan diri dari segala penyakit hati seperti iri, dengki, dan kebencian. Semoga dengan persiapan yang matang, kita bisa menjalani Ramadan dengan penuh keberkahan dan mendapatkan ridha dari Allah SWT.

Contoh Kultum Persiapan Menyambut Ramadan 2025

Contoh Kultum Ramadhan
Contoh Kultum Persiapan Menyambut Ramadan (Unsplash)

Menyambut datangnya bulan suci Ramadan 2025, setiap umat Muslim dianjurkan untuk mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya, baik secara fisik, mental, maupun spiritual. Berikut contoh kultum persiapan menyambut Ramadan 2025:

Contoh Kultum Persiapan Menyambut Ramadan 1

إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ،  اَللّٰهُـمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اٰلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ، أَمَّا بَعْدُ: فَيَا عِبَادَ اللّٰه، أُوْصِيْنِيِ نَفْسِيْ وَإِيَّاكُمْ بِتَقْوَى اللّٰه، فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْنَ. وَقَالَ تَعَالَى يَا اَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا اتَّقُوْا اللّٰهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ 

Jama'ah yang dirahmati Allah,

Alhamdulillah, kita bersyukur kepada Allah SWT karena kita dan umat Islam di seluruh dunia akan segera menyambut bulan yang sangat mulia, yaitu bulan Ramadhan. Bulan yang telah disebutkan dalam Al-Qur'an dan Hadis sebagai bulan yang penuh dengan berkah dan kemuliaan.

Seperti halnya ketika ingin menyambut tamu yang istimewa di rumah, kita tentu akan mempersiapkan segala sesuatunya dengan sebaik-baiknya agar tamu merasa nyaman dan kita pun bahagia. Misalnya, dengan menyajikan makanan terbaik, menghias rumah dengan indah, dan mengenakan pakaian yang rapi. Begitu pula dalam menyambut bulan Ramadan, seorang muslim harus mempersiapkan segala yang terbaik untuk bulan yang penuh berkah ini.

Rasulullah Muhammad SAW telah menegaskan dalam sebuah hadis agar umatnya selalu menyambut kedatangan bulan suci Ramadhan dengan rasa bahagia dan penuh kegembiraan. Perasaan suka cita ini, pada gilirannya, akan mendapatkan balasan berupa keistimewaan yang besar. Berikut hadisnya dalam Durrotun Nasihin:

مَنْ فَرِحَ بِدُخُولِ رَمَضَانَ حَرَّمَ اللهُ جَسَدَهُ عَلىَ النِّيْرَانِ

Artinya: “Siapa bergembira dengan masuknya bulan Ramadhan, Allah akan mengharamkan jasadnya masuk neraka.”

Ada lima hal utama yang perlu kita persiapkan untuk menyambut bulan suci Ramadan:

1. Persiapan Ruhiyyah (Spiritual)

Seorang muslim harus menjaga hati dan niat agar tetap lurus dan tidak terkontaminasi dengan perbuatan yang merusak kesucian hati. Amalan yang tampaknya kecil, seperti menyingkirkan duri di jalan atau memberi minum hewan, dapat mendatangkan pahala besar jika niat kita benar.

Sebaliknya, amalan besar bisa menjadi sia-sia apabila niatnya salah. Karena itu, pastikan setiap tindakan dilakukan dengan niat hanya untuk mencari ridha Allah SWT.

2. Persiapan ‘Amaliyyah (Praktis)

Umat muslim sebaiknya menyusun rencana dan menetapkan target untuk bulan Ramadan, seperti khatam membaca Al-Qur’an, memberi makan kepada anak yatim, berkunjung kepada saudara, atau melunasi hutang. Dengan menetapkan tujuan yang jelas, kita dapat lebih termotivasi dan memastikan Ramadan kita penuh dengan keberkahan dan tidak berlalu begitu saja.

3. Persiapan ‘Ilmiyyah (Ilmu)

Seorang muslim harus membekali dirinya dengan pengetahuan tentang Ramadan, baik sebelum, selama, maupun setelah bulan tersebut. Pengetahuan tentang ibadah yang dianjurkan, hal yang dilarang selama puasa, dan amalan yang bisa dilaksanakan setelah Ramadan akan membantu kita menjalani bulan penuh berkah ini dengan lebih bermakna.

4. Persiapan Maliyyah (Keuangan)

Sebagai bagian dari ibadah, kita perlu menyiapkan harta untuk infaq, zakat, dan sedekah. Persiapkan sejak awal dengan menyisihkan sebagian penghasilan agar selama Ramadan, kita dapat menyalurkan bantuan kepada yang membutuhkan, baik melalui zakat fitrah maupun sumbangan lainnya.

5. Persiapan Jasadiyyah (Fisik)

Untuk menjaga stamina tubuh selama beribadah di bulan Ramadan, kita perlu menjaga kesehatan dengan pola makan yang baik, tidur yang teratur, banyak minum air, dan melakukan olahraga ringan setiap hari. Semua ini, dilakukan dengan niat beribadah kepada Allah SWT, agar kita dapat menjalankan ibadah dengan sehat dan penuh semangat.

Jama’ah yang dirahmati Allah SWT,

Mari kita jadikan Ramadan kali ini sebagai yang terbaik, agar kita tidak termasuk dalam golongan yang rugi, sebagaimana doa malaikat Jibril yang diaminkan oleh Nabi SAW, bahwa orang yang tidak mendapatkan ampunan saat Ramadan adalah orang yang merugi. Semoga kita semua dijauhkan dari hal tersebut, Na'uzubillah min zalik.

Jama’ah yang dirahmati Allah SWT,

Sekian kultum singkat dari saya, mohon maaf jika ada salah kata dan sikap yang tidak berkenan. Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Contoh Kultum Persiapan Menyambut Ramadan 2

Bulan Ramadan 1446 Hijriyah hanya beberapa hari lagi. Bulan Sya'ban akan segera berakhir, menandakan bahwa jika Allah SWT memberikan umur yang panjang, umat Islam akan kembali menyambut bulan penuh keberkahan tersebut. “Sudahkah kita sebagai umat Muslim mempersiapkan diri menyambut Ramadan?"

Di Indonesia, khususnya masyarakat biasanya sangat sibuk mempersiapkan segala hal untuk menyambut tamu istimewa. Sebagai tuan rumah, kita dapat menilai sejauh mana persiapan dan penghormatan yang kita berikan.

Bulan Ramadan merupakan bulan yang dimuliakan oleh Allah SWT dan penuh dengan keberkahan. Karena itu, sebagai umat Islam, kita seharusnya mempersiapkan diri lebih baik lagi menyambut datangnya bulan yang hanya ada sekali dalam setahun ini.

Jama’ah yang dirahmati Allah SWT,

Bulan Ramadan begitu dihormati, hingga untuk menyambutnya, Allah SWT telah menjanjikan keselamatan bagi kita dari api neraka. Karena itulah, tidak mengherankan jika para ulama salaf di masa lalu senantiasa mengucapkan doa:

اَللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِى رَجَبَ وَ شَعْبَانَ وَ بَلِغْنَا رَمَضَانَ

Artinya:  "Ya Allah sampaikanlah aku dengan selamat ke Ramadhan, selamatkan Ramadhan untukku dan selamatkan aku hingga selesai Ramadhan".

Sesuai dengan firman Allah SWT, kita diajarkan untuk selalu berpegang pada kebaikan dan kesabaran dalam menjalankan ibadah. Persiapan menyambut bulan Ramadan antara lain:

1. Memperkuat Iman

Iman seseorang bisa bertambah atau berkurang. Karena itu, menjelang bulan Ramadan, kita perlu memperkuat iman dengan meningkatkan ibadah dan keyakinan kepada Allah SWT. Rasulullah SAW bersabda:
“Barang siapa yang berpuasa di bulan Ramadan dengan penuh keimanan dan mengharapkan pahala dari Allah SWT, maka dosanya yang telah lalu akan diampuni.” (HR. Bukhari & Muslim).

Karena itu, sangat penting bagi kita untuk selalu mengingat keutamaan bulan Ramadan agar semangat dalam menjalankannya semakin besar.

2. Menyiapkan Harta untuk Sedekah

Rasulullah SAW mendorong umatnya untuk banyak bersedekah, terutama saat menjelang dan selama bulan Ramadan. Beberapa amalan yang dianjurkan di antaranya:

• Membayar zakat fitrah untuk menyucikan diri dan membantu sesama yang membutuhkan.
• Memberikan hidangan berbuka puasa, karena siapa yang memberi makan orang berpuasa, maka ia akan memperoleh pahala yang sama tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa.

3. Menyambung Silaturahmi

Menjelang Ramahan, penting bagi kita menyambung tali silaturahmi, khususnya dengan keluarga, orang tua, dan kerabat. Memohon maaf dan memberi maaf akan membersihkan hati dari perasaan buruk yang dapat menghalangi keberkahan ibadah selama Ramadan.

4. Menuntut Ilmu tentang Puasa

Memahami hukum-hukum seputar puasa sangat penting. Dalam Islam, ada perintah wajib, sunnah, dan yang haram terkait puasa. Misalnya, makanan dan minuman yang halal tidak boleh dikonsumsi saat berpuasa karena dilarang oleh Allah SWT. Karena itu, penting mempelajari ilmu tentang puasa agar ibadah kita bisa berjalan dengan sempurna.

5. Membersihkan Hati

Sebelum memasuki Ramadan, disarankan untuk banyak beristighfar, memohon ampun kepada Allah SWT, dan membersihkan hati dari sifat-sifat buruk seperti iri, dengki, dan dendam. Hati kita diibaratkan seperti kaca, yang jika tidak dibersihkan, akan menjadi buram dan penuh debu. Membaca Al-Qur'an, berdzikir, dan beristighfar adalah cara terbaik untuk membersihkan hati agar lebih dekat dengan Allah SWT.

Jama’ah yang dirahmati Allah SWT, s

Semoga di Ramadan kali ini, kita semua bisa semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT. Tidak lupa, mari perbanyak dzikir dan amal saleh.

Jemaah yang dirahmati Allah SWT, sekian kultum singkat yang dapat saya sampaikan, semoga bermanfaat bagi kita semua. Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Demikian contoh kultum persiapan menyambut Ramadan 2025 yang dapat dipertimbangkan sebagai referensi. Dengan memperbaiki niat, memperbanyak ibadah, serta membersihkan hati dari segala sifat buruk, kita dapat menjalani Ramadan dengan penuh keikhlasan dan mendapatkan ridha Allah SWT.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Editor: Safrezi

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan