2 Doa Buka Puasa Ramadhan 2025 Sesuai Sunnah: Arab, Latin, dan Artinya

Destiara Anggita Putri
3 Maret 2025, 14:55
2 Doa Buka Puasa Ramadhan 2025 sesuai Sunnah
Unsplash
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Dalam melaksanakan ibadah puasa Ramadhan, umat Muslim sebaiknya mengawali dan mengawalinya dengan membaca doa. Puasa diawali dengan membaca niat, kemudian diakhiri dengan membaca doa berbuka puasa.

Membaca doa buka puasa sendiri merupakan bentuk rasa syukur seorang hamba atas nikmat yang Allah Swt berikan sekaligus menjadi cara untuk mendekatkan diri kepadaNya.

Terdapat beberapa versi doa berbuka puasa yang biasanya dipanjatkan. Namun, alangkah baiknya jika doa berbuka yang dibaca sesuai dengan tuntunan Nabi Muhammad SAW untuk meraih keberkahannya.

Lantas, seperti doa buka puasa Ramadhan yang sesuai sunnah? Berikut di bawah ini informasinya.

2 Doa Buka Puasa Ramadhan 2025 sesuai Sunnah

Terdapat dua doa buka puasa Ramadhan sesuai sunnah yang dapat dibaca umat Islam ketika mendengar suara azan Magrib, yakni doa berbuka puasa secara umum dan doa berbuka puasa menurut Abu Daud.

Berikut ini bacaan doa buka puasa Ramadhan sesuai sunnah yang dilansir dari laman Majelis Ulama Indonesia (MUI) dalam tulisan Arab, latin, dan artinya:

Doa Buka Puasa
2 Doa Buka Puasa Ramadhan 2025 sesuai Sunnah (Freepik)

1. Doa berbuka puasa

Doa berbuka puasa yang satu ini umum digunakan oleh masyarakat Indonesia. Berikut bacaannya:

اللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْت بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ

Allahummalakasumtu wabika aamantu wa'alarizqika afthortu birohmatikaya ar-hamarrahimin.

Artinya: "Ya Allah Zat yang Maha Pemurah dari segalanya, untuk-Mu aku berpuasa dan dengan rezeki dan kasih sayang-Mu aku berbuka."

2. Doa berbuka puasa Abu Daud

Doa berbuka puasa Ramadhan berikutnya ini berasal dari Sahabat Ibnu Umar ra, yang mengatakan bahwa Rasulullah berbuka puasa menggunakan doa tersebut. Berikut bacaan doanya:

ذَهَبَ الظَّمَأُ، وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ، وَثَبَتَ الْأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ

Dzahabazh zhama'u wabtallatil 'uruuqu, wa tsabatal ajru in syaa Allah.

Artinya: "Telah hilang dahaga, dan telah basah tenggorokan, dan telah ditetapkan pahala insya Allah."

Waktu Membaca Doa Buka Puasa

Dikutip dari laman Kemenag RI Sulawesi Barat, doa berbuka puasa Ramadhan dibacakan setelah membatalkan puasa dengan makan dan minum. Waktu membacanya tersebut ditentukan dari aspek makna doanya.

Pada doa berbuka puasa riwayat Abu Dawud di atas, terdapat kata "telah" di dalamnya. Dengan demikian, waktu membacanya dilaksanakan usai berbuka.

Membaca doa berbuka setelah dibatalkannya puasa juga sesuai dengan pandangan Wahba Zuhaili dalam Fiqh al-Islam wa Aditullah. Dia berpendapat salah satu sunnah puasa yakni berdoa setelah berbuka, sebagaimana disebutkan berikut ini:

الدعاء عقب الفطر

Artinya: Berdoa setelah berbuka.

Meskipun demikian, kebiasaan membaca doa sebelum berbuka tetap dibolehkan. Namun diutamakan untuk membacanya setelah berbuka sebagai Kamal al-Sunnah (kesempurnaan sunnah).

Sunah Buka Puasa Ramadhan

Buka puasa atau ifthar dilakukan ketika Matahari terbenam atau memasuki waktu Maghrib. Sambil menunggu berbuka, beberapa umat Islam biasanya akan berkumpul di masjid untuk mengikuti pengajian atau mendengarkan ceramah.

Tak sedikit pula umat Islam yang berkumpul dengan keluarga atau teman lama untuk buka puasa bersama. Tak hanya sekadar makan dan minum, ada beberapa sunah buka puasa yang perlu diketahui, yaitu:

1. Menyegerakan berbuka puasa

Menyegerakan berbuka puasa pada awal waktunya termasuk hal yang dianjurkan. Hal ini sebagaimana anjuran Rasulullah SAW dalam hadis yang diriwayatkan dari Anas bin Malik:

"Manusia masih berada dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka."

2. Berbuka sebelum sholat Maghrib

Sekretaris Lembaga Fatwa Mesir, Syekh Ahmad Wasam dalam sebuah video yang diunggah melalui kanal YouTube Darul Ifta (20/5/2018) mengatakan, Rasulullah SAW lebih dulu menyantap buah kurma baru kemudian menunaikan shalat Maghrib.

Hal ini tertuang dalam hadis yang diriwayatkan dari Anas bin Malik berikut:

"Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam biasanya berbuka puasa dengan menyantap beberapa buah kurma segar (ruthab) sebelum mendirikan shalat Maghrib. Apabila tidak ada kurma segar (ruthab) maka beliau menyantap beberapa buah kurma kering (tamr), dan bila tidak ada kurma, maka beliau meneguk beberapa teguk air."

3. Berbuka dengan kurma

Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan dari Salman bin 'Amir, disebutkan bahwa Rasulullah SAW menganjurkan umat Islam untuk berbuka dengan kurma.

Sebab, kurma merupakan buah yang mengandung keberkahan.

"Rasululah SAW bersabda: 'Apabila salah seorang dari kalian berbuka puasa, maka berbuka puasalah dengan kurma. Karena sungguh kurma itu berkah. Jika dia tidak mendapatkan kurma, maka minumlah air, karena sungguh air itu mensucikan'."

Itulah informasi mengenai 2 doa buka puasa Ramadhan 2025 sesuai sunnah beserta informasi lainnya yang penting diketahui.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Editor: Safrezi

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan