Kapan Puasa Nisfu Syaban 2026? Ini Jadwal, Niat dan Keutamaanya

Tifani
Oleh Tifani
2 Februari 2026, 11:48
Kapan Puasa Nisfu Syaban 2026
Freepik
Kapan Puasa Nisfu Syaban 2026
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Puasa Nisfu Syaban adalah amalan sunnah yang dapat dikerjakan umat Islam jelang Ramadhan. Puasa sunah ini kerap dinantikan karena memiliki banyak keutamaan.

Puasa Nisfu Syaban dilaksanakan pada pertengahan bulan Syaban, momen yang diyakini sebagai waktu penuh rahmat dan ampunan dari Allah SWT sebelum memasuki bulan suci Ramadhan. Memasuki bulan Februari 2026, pertanyaan seputar kapan puasa Nisfu Syaban 2026 mulai banyak dicari oleh umat Muslim.

Lantas, kapan puasa Nisfu Syaban 2026 dilaksanakan, serta bagaimana niat dan keutamaannya menurut ajaran Islam? Berikut penjelasan lengkapnya.

Kapan Puasa Nisfu Syaban 2026?

Nisfu Syaban 2025
Kapan Nisfu Syaban 2026 (Freepik)

Mengutip kalender Hijriah yang diterbitkan Kementerian Agama RI, 1 Syakban 1447 Hijriah diperkirakan jatuh pada 20 Januari 2026. Artinya, malam Nisfu Syakban berlangsung pada Senin malam, 2 Februari 2026.

Sementara itu, puasa sunah Nisfu Syakban dilaksanakan pada Selasa, 3 Februari 2026. Penetapan tersebut sejalan dengan perhitungan kalender Hijriah nasional yang disusun berdasarkan metode hisab dan rukyat.

Puasa Nisfu Syakban dikerjakan pada tanggal 15 Syakban. Puasa ini bersifat sunah dan dikerjakan secara individu sebagai bentuk ibadah serta persiapan spiritual menjelang datangnya bulan Ramadan.

Niat Puasa Nisfu Syaban 2026

Melansir laman NU Online, niat puasa Nisfu Syakban dibaca sejak malam hari hingga sebelum terbit fajar. Niat puasa sunah Nisfu Syakban dapat dibaca sebagai berikut:

نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمِ نِصْفِ شَعْبَانَ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى

"Nawaitu shauma yauma nisfi sya'bâna sunnatan lillâhi ta'âlâ."

Artinya: Saya niat puasa sunah Nisfu Syakban karena Allah Taala.

Keutamaan Puasa Nisfu Syaban 2026

Dalam sebuah hadis disebutkan bahwa Nabi Muhammad SAW berpuasa di bulan Syaban. Ia bersabda:

"Barangsiapa yang berpuasa 3 hari di awal Syaban, 3 hari di pertengahan, dan 3 hari di akhir bulan, maka Allah SWT menuliskan baginya pahala 70 nabi, diberi pahala seperti beribadah 70 tahun, dan jika meninggal pada tahun itu, ia akan mati sebagai syahid."

Terdapat keistimewaan pada puasa tersebut karena dijalankan pada bulan Syaban. Sebab, bulan tersebut letaknya di antara Rajab dan Ramadan.

Adapun keistimewaan lain puasa ini disebutkan oleh Muhammad bin Umar Nawawi al-Jawi, Nihâyatuz Zain fi Irsyâdil Mubtadi-în sebagai berikut:

وَالثَّانِي عَشَرَ صَوْمُ شَعْبَانَ، لِحُبِّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صِيَامَهُ. فَمَنْ صَامَهُ نَالَ شَفَاعَتَهُ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ

Artinya: "Puasa sunnah yang keduabelas adalah puasa Syaban, karena kecintaan Rasulullah SAW terhadapnya. Karenanya, siapa saja yang menguasainya, maka ia akan mendapatkan syafaat belau di hari kiamat."

Amalan Malam Nisfu Syaban 2026

Berikut amalan yang dianjurkan bagi umat Islam untuk dikerjakan pada malam Nisfu Syaban 2026:

1. Doa Malam Nisfu Syaban

Memanjatkan doa kepada Allah SWT menjadi salah satu amalan yang sangat dianjurkan pada malam Nisfu Syaban. Berikut bacaan doa malam Nisfu Syaban yang dianjurkan oleh para ulama:

اللَّهُمَّ إِنَّكَ تَعْلَمُ سِرِّي وَعَلَانِيَتِي فَاقْبَلْ مَعْذِرَتِي، وَتَعْلَمُ حَاجَتِي فَأَعْطِنِي سُؤْلِي، وَتَعْلَمُ مَا فِي نَفْسِي فَاغْفِرْ لِي دُنْبِي اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ إِيْمَانًا يُبَاشِرُ قَلْبِي وَيَقِيْنَا صَادِقًا حَتَّى أَعْلَمَ أَنَّهُ لَا يُصِيبُنِي إِلَّا مَا كَتَبْتَ لِي وَرَبِّنِي بِقَضَائِكَ

Arab Latin: Allaahumma innaka ta'lamu sirrii wa 'alaaniyati faqbal ma'dzirati, wata'lamu haajatii fa'thinii suaa-li, wata'lamu maa fii nafsii faghfir lii dzambii. Allaahumma innii as-aluka imaanan yubasyiru qalbii wa yaqiinan shaadiqan hattaa a'lamu annahu laa yushiibunii illaa maa katabta lii waraddani biqadhaa-ik.

Artinya: Ya Allah, sungguh Engkau tahu apa yang tersembunyi dan tampak dariku, karena itu terimalah penyesalanku. Engkau tahu kebutuhanku, maka kabulkanlah permintaanku. Engkau tahu apa yang ada dalam diriku, maka ampunilah dosaku. Ya Allah sungguh aku memohon kepada-Mu iman yang menyentuh kalbuku dan keyakinan yang benar sehingga aku tahu bahwa tidak akan menimpaku kecuali telah Engkau tetapkan atasku. Ya Allah berikanlah rasa rela terhadap apa yang Engkau bagi untuk diriku.

Doa malam Nisfu Syaban tersebut merupakan doa yang dipanjatkan Nabi Adam AS setelah diturunkan ke Bumi. Doa ini dibaca oleh Nabi Adam tepat setelah melakukan tawaf di Ka'bah dan menunaikan sholat dua rakaat di belakang makam.

2. Membaca Surat Yasin dan Doa Sesudahnya

Umat Islam dianjurkan untuk membaca surat Yasin sebanyak tiga kali setelah sholat Maghrib pada malam Nisfu Syaban. Bacaan Yasin pertama diniatkan untuk memohon umur panjang yang diisi dengan ketaatan kepada Allah SWT.

Bacaan Yasin kedua diniatkan agar dijaga dari segala bahaya serta diberi kelapangan rezeki yang baik dan halal. Kemudian, bacaan Yasin yang ketiga diniatkan agar hati senantiasa merasa cukup dan dianugerahi husnul khatimah.

Setelah membaca surah Yasin, umat Islam dianjurkan untuk membaca doa berikut:

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ. اللَّهُمَّ يَا ذَا الْمَنِّ وَلَا يُمَنُ عَلَيْهِ، يَا ذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ، يَا ذَا الطَّوْلِ وَالْإِنْعَامِ، لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ ظَهْرَ اللَّاجِيْنَ، وَجَارَ الْمُسْتَجِيْرِينَ، وَمَأْمَنَ الْخَائِفِينَ اللَّهُمَّ إِنْ كُنْتَ كَتَبْتَنِيْ عِنْدَكَ فِي أُمَ الْكِتَابِ شَقِيًّا أَوْ مَحْرُوْمًا أَوْ مَطْرُوْدًا أَوْ مُقَتَّرًا عَلَيَّ فِي الرِّزْقِ فَامْحُ مِنْ أُمَ الْكِتَابِ شَقَاوَتِي وَحِرْمَانِي وَتَقْتِيرَ رِزْقِي، وَأَثْبِتْنِي عِنْدَكَ سَعِيدًا مَرْزُوْقًا مُوَفَقًا لِلْخَيْرَاتِ، فَإِنَّكَ قُلْتَ وَقَوْلُكَ الْحَقُّ فِي كِتَابِكَ الْمُنْزَلِ عَلَى لِسَانِ نَبِيِّكَ الْمُرْسَلِ يَمْحُو اللَّهُ مَا يَشَاءُ وَيُثْبِتُ وَعِنْدَهُ أُمُّ الْكِتَابِ). إِلهِي بِالتَّجَلِي الْأَعْظَمِ فِي لَيْلَةِ النِصْفِ مِنْ شَعْبَانَ الْمُكَرَمِ الَّتِي يُفْرَقُ فِيْهَا كُلُّ أَمْرٍ حَكِيمٍ وَيُبْرَمُ، إِكْشِفْ عَنِّي مِنَ الْبَلَاءِ مَا أَعْلَمُ وَمَا لَا أَعْلَمُ وَاغْفِرْ لِي مَا أَنْتَ بِهِ أَعْلَمُ إِنَّكَ أَنْتَ الْأَعَزُ الْأَكْرَمُ. وَصَلَّى اللَّهُ تَعَالَى عَلَىسَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ

Arab Latin: Bismillaahir rahmaanir rahim. Allaahumma yaa dzal manni wa laa yumannu 'alaika yaa dzal jalaali wal ikraam, yaa dzath thauli wal in'aam. Laa ilaaha illaa anta zhahral laajiina wajaaral mustajiiriina wa ma' manal khaa-ifiin. Allaahumma in kunta katabtanaa indaka fii ummil kitaabi asyiqiyaa'a au mahruumiina au muqtarran 'alaina fir rizqi fahumllaahumma bifadhlika syaqaawatanaa wa hirmaananaa wa iqtaara arzaaqinaa wa atsbitnaa 'indaka fii ummil kitaabi su'adaa'a marzuuqina muwaffaqiin lil khairaat. Fa- innaka qulta waqaulukal haqqu fii kitaabikal munzali 'alaa lisaani nabiyyikal mursal, yamhullaahu maa yasyaa-u wa yutsbitu wa 'indahu ummul kitaab. Ilaahii bit tajallil a'zhami fii lailatin nishfi min syahri sya'baanal mukarram allatii yufraqu fiiha kullu amrin hakiimin wa yubram nas-aluka an taksyifa 'annaa minal balaa-i maa na'lamu wa maa laa na'lam, wa maa anta bihi a'larna. Innaka antal a'azzul akram. Wa shallallaahu 'alaa sayyidinaa muhammadin wa 'alaa aalihi wa shahbihi wa sallam.

Artinya: "Dengan menyebut nama Allah yang Maha pemurah lagi Maha Penyayang. Ya Allah, wahai Dzat yang mempunyai anugerah, dan Engkau tidak diberi anugerah, wahai Dzat yang mempunyai kebesaran dan kemuliaan, wahai Dzat yang mempunyai kekuasaan dan memberikan kenikmatan, tiada Tuhan melainkan Engkau. Engkau- lah Penolong orang-orang yang memohon pertolongan, Pelindung orang-orang yang mencari perlindungan, dan Pemberi Keamanan kepada orang-orang yang ketakutan. Ya Allah, jika Engkau mencatat kami di sisi-Mu dalam induk catatan sebagai orang-orang yang celaka, terhalang dari rahmat-Mu dijauhkan dari-Mu, atau disempitkan dalam mendapat rezeki, dengan karunia-Mu, ya Allah, hapuskanlah kecelakaan kami, keterhalangan kami, kejauhan kami dari rahmat-Mu, dan kesempitan rezeki kami. Dan tetapkanlah kami di sisi-Mu dalam catatan sebagai orang-orang yang berbahagia, diberi rezeki yang luas, serta diberi petunjuk menuju kebajikan. Karena sesungguhnya Engkau telah berfirman dalam kitab-Mu yang telah diturunkan kepada rasul-Mu, sedangkan firman-Mu itu benar, Allah menghapus dan menetapkan apa yang dikehendaki-Nya dan di sisi-Nya terdapat induk kitab. Tuhan kami, dengan tajalli-Mu (penampakan sifat-Mu) Yang Maha Besar pada malam Nisfu Syaban yang mulia ini, saat setiap urusan dibedakan dan ditetapkan di dalamnya, kami memohon kepada-Mu agar Engkau palingkan kami dari segala bencana, baik yang kami ketahui maupun yang tidak kami ketahui. Sesungguhnya, Engkau Dzat Yang Paling Mulia dan Paling Pemurah. Dan, semoga Allah senantiasa memberi rahmat serta kesejahteraan kepada junjungan kami Nabi Muhammad, keluarganya, dan sahabatnya."

3. Sholat Sunnah Nisfu Syaban

Amalan sunnah lainnya yang dianjurkan pada malam Nisfu Syaban adalah melaksanakan sholat sunnah. Sholat Nisfu Syaban dapat dikerjakan sebanyak 2 hingga 100 rakaat.

Jika dikerjakan sebanyak 100 rakaat, pelaksanaannya tidak sekaligus, melainkan dikerjakan sebanyak dua rakaat dalam satu kali salam. Artinya, sholat Nisfu Syaban dikerjakan sebanyak 100 rakaat dengan 50 kali salam.

Meskipun demikian, jumlah rakaat tersebut tidak bersifat wajib dan dapat disesuaikan dengan kemampuan masing-masing. Sholat sunnah Nisfu Syaban ini dapat dilaksanakan setelah waktu Maghrib atau setelah sholat Isya.

4. Berdzikir

Selain itu, umat Islam juga dianjurkan untuk banyak berdzikir kepada Allah SWT sepanjang bulan Syaban, termasuk pada malam Nisfu Syaban. Amalan ini sebagai bentuk penghambaan kepada Allah SWT.

Berikut sejumlah dzikir yang biasa diamalkan oleh para ulama adalah sebagai berikut:

Bacaan dzikir berikut dianjurkan untuk dibaca sebanyak 70 kali setiap harinya:

أَسْتَغْفِرُ اللهَ وَأَسْأَلُهُ التَّوْبَةَ

Arab Latin: Astaghfirullaaha wa as-aluhut taubah.

Artinya: "Aku memohon ampun kepada Allah dan aku meminta kepada-Nya agar diterima taubatku."

أَسْتَغْفِرُ اللهَ الَّذِي لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الرَّحْمَنُ الرَّحِيمُ الْحَيُّ الْقَيُّومُ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ

Arab Latin: Astaghfirullaahaladzii laa ilaaha illaa huwar rahmaanur rahiimul hayyul qayyuumu wa atuubu ilaih.

Artinya: "Aku memohon ampun kepada Allah, tidak ada Tuhan selain Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, yang Maha Hidup dan Maha Mengurus (segala makhluk-Nya), dan aku bertaubat kepada-Nya."

Bacaan dzikir berikut dibaca setiap hari di bulan Sya'ban sebanyak 70 kali:

لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَلَا نَعْبُدُ إِلَّا إِيَّاهُ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ وَلَوْ كَرِهَ الْمُشْرِكُونَ

Arab Latin: Laa ilaaha illallaahu wa laa na'budu illaa iyyahu mukhlishiina lahud diina wa lau karihal musyrikuuna.

Artinya: "Tiada Tuhan selain Allah dan kami tidak menyembah selain kepada-Nya dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya meskipun orang-orang musyrik membencinya."

Itulah ulasan lengkap mengenai kapan puasa Nisfu Syaban 2026 dilaksanakan, serta bagaimana niat dan keutamaannya menurut ajaran Islam.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Editor: Safrezi

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan