25 Macam Rempah dan Manfaatnya bagi Kesehatan

Image title
25 September 2023, 16:25
macam rempah dan manfaatnya bagi kesehatan.
ANTARA FOTO/Adeng Bustomi/ama.
Pedagang rempah-rempah melayani pembeli di Pasar Cikurubuk, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Seni (23/3/2020). Menurut pedagang sejak merebaknya wabah virus corona atau COVID-19, harga bahan baku untuk pembuatan jamu tradisional atau rempah-rempah seperti jahe, kunyit, temulawak, jeruk nipis dan sirih mengalami kenaikan sekitar 40 persen, akibat permintaan naik hingga dua kali lipat.

Indonesia dikenal dengan kekayaan rempah yang berlimpah. Tak heran, masakan nusantara juga kaya cita rasa karena menggunakan bumbu dan rempah yang beragam.

Namun, rempah tak hanya dapat digunakan sebagai bumbu masakan. Rempah juga menyimpan segudang khasiat bagi kesehatan.

Advertisement

Berikut ini daftar berbagai macam rempah yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh manusia.

Rempah dan Manfaatnya Bagi Kesehatan

1. Kunyit

Kunyit (Curcuma domestica) merupakan jenis tanaman yang telah digunakan sejak lama di Indonesia. Ribuan tahun lalu masyarakat telah menggunakan kunyit sebagai bahan memasak.

Kunyit memiliki fungsi sebagai pewarna alami, yaitu warna kuning. Sebagai salah satu bahan untuk membuat jamu, manfaat kunyit memiliki khasiat antibakteri, antijamur, dan antivirus. Kunyit memiliki kandungan senyawa kimia curcumin yang memiliki khasiat untuk meredakan inflamasi, seperti bengkak dan nyeri.

Pengolahan kunyit yang paling terkenal adalah jamu kunyit asam. Ramuan kunyit asam terdiri atas kunyit, asam, dan gula jawa. Masyarakat mengonsumsi kunyit asam dalam kehidupan sehari-hari meskipun tidak sedang sakit.

Jamu ini dipercaya memiliki khasiat untuk menjaga kesehatan lambung. Jamu kunyit asam juga biasa dikonsumsi oleh perempuan saat masa menstruasi. Kandungan curcumin membantu meredakan nyeri.

Kunyit juga memiliki manfaat melancarkan pencernaan, terutama di usus besar, sehingga pencernaan akan tetap sehat.

2. Pala

Pala (Myristica fragrans) merupakan tanaman yang bermanfaat untuk menambah cita rasa. Buah pala biasanya diolah menjadi manisan, sementara bijinya digunakan sebagai bumbu dalam masakan.

Selain sedap sebagai bumbu masakan, rempah-rempah ini mengandung minyak atsiri yang menjadi komponen campuran untuk parfum dan sabun.

Untuk kesehatan, biji pala juga dapat membantu meredakan masuk angin, gangguan percernaan, dan sakit perut. Biji pala juga dapat digunakan untuk membantu menghentikan diare.

Terdapat senyawa bernama myristicin di dalam biji pala yang dapat membantu memperbaiki daya ingat dengan cara merangsang saraf di dalam otak. Selain itu, senyawa yang terkandung dalam biji pala dapat membantu memperbaiki kemampuan konsentrasi.

Biji pala juga memiliki khasiat untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut. Sifat antibakteri yang dimiliki biji pala dapat membantu untuk membunuh bakteri berbahaya di dalam mulut, sehingga mencegah kerusakan pada gigi serta mencegah dan mengatasi bau mulut. Ramuan yang dapat digunakan untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut adalah parutan biji pala yang dicampur dengan minyak oregano.

Di Maluku, tepatnya Pulau Banda merupakan tempat asal buah Pala.

3. Kayu Manis

Kayu manis memiliki aroma yang khas. Rempah ini sangat terkenal di dunia kuliner, mulai dari digunakan untuk bumbu masakan, kue, hingga minuman hangat.

Kayu manis (Cinnamomum zeylanicum) memiliki fungsi untuk menambah cita rasa dan kesegaran pada minuman. Kayu manis juga dapat membantu menyembuhkan berbagai penyakit kulit dan infeksi.

Aroma wangi pada kayu manis dapat menghilangkan bau badan serta mengangkat sel kulit mati dan merangsang pertumbuhan sel kulit baru. Efek dari aroma kayu manis dapat menenangkan dan meredakan rasa lelah.

Manfaat lain dari kayu manis adalah sebagai antijamur, antiradang, dan antiseptik. Kayu manis dapat meredakan diare, pilek dan flu, sakit perut, hipertensi, kehilangan nafsu makan, dan bronkitis.

4. Wijen

Wijen biasanya diolah untuk salah satu komponen penting minyak nabati dengan mengekstrak bijinya. Wijen juga menjadi bahan penting untuk menghias onde-onde dan makanan lainnya supaya terlihat cantik dan bercita rasa gurih.

5. Cengkeh

Siapa yang tidak kenal cengkih atau cengkeh? Tanaman ini sangat diburu oleh bangsa eropa ketika menjajah Indonesia dahulu karena memiliki banyak manfaat, salah satunya sebagai disinfektan, analgesik, hingga anestetik untuk gigi berlubang, dan tentu saja sebagai bumbu masakan yang begitu lezat.

Rempah dengan nama latin Syzgium aromatica ini memiliki khasiat untuk membantu menghentikan diare, meredakan sakit perut, dan rasa mual. Terdapat ramuan yang memiliki banyak manfaat, yaitu campuran antara cengkeh dan air lemon.

Cengkeh memiliki sifat sebagai antioksidan, antiseptik, bius lokal, dan antiinflamasi. Cengkeh mengandung minyak esensial seperti eugenol yang memiliki sifat anestesi dan antiseptik. Campuran antara air jeruk lemon dan cengkeh memiliki khasiat untuk menyembuhkan sakit gigi, mengurangi nyeri otot dan reumatik.

Selain itu, campuran tersebut juga dapat meregenerasi tubuh saat mengalami kelelahan. Jika mengonsumsi cengkih atau campuran cengkeh dan air lemon, ramuan itu dapat membantu untuk meningkatkan kesehatan tubuh.

6. Jahe

Jahe sangat harum ketika dicium. Tidak hanya terkenal sebagai bumbu dapur, jahe juga dikenal dengan baik sebagai tanaman herbal. Anda bisa membakarnya lalu digeprek dan dicampurkan ke dalam segelas air hangat. Diminum ketika hujan turun atau saat masuk angin akan membuat tubuh terasa hangat.

Jahe (Zingiber officinale) merupakan anggota keluarga Zingerberaceae yang paling terkenal. Sejak lama jahe telah digunakan untuk menghangatkan tubuh. Masyarakat Indonesia juga menggunakan jahe untuk meningkatkan nafsu makan, mencegah mual, dan membantu meringankan reumatisme.

Jahe yang ditumbuk juga dapat digunakan untuk meringankan rasa gatal dan mengobati luka. Campuran jahe dengan garam dapat digunakan untuk penangkal racun dari gigitan ular.

Manfaat jahe untuk menghangatkan tubuh, di antaranya dibuat minuman, misalnya wedang jahe. Wedang dalam bahasa Jawa berarti ‘minuman’. Mengonsumsi wedang jahe selain untuk menghangatkan tubuh, juga dapat bermanfaat untuk meredakan masuk angin.

Saat ini wedang jahe atau dalam bahasa Inggris disebut ginger tea menjadi populer untuk mencegah rasa mual. Jahe masuk dalam buku pengobatan herbal di negara Barat sebagai ramuan untuk mencegah morning sickness atau rasa mual yang dialami oleh wanita pada triwulan awal kehamilan.

7. Biji adas

Biji adas atau fennel (Foeniculum vulgare) merupakan tanaman yang memiliki khasiat untuk mengatur tekanan darah. Biji adas dapat meningkatkan kandungan produksi nitrit dalam air liur sehingga dapat membantu menjaga tingkat tekanan darah tetap stabil.

Selain itu, biji adas juga kaya akan sumber potasium yang berkhasiat untuk menjaga keseimbangan kadar air dalam tubuh. Apabila biji adas dikonsumsi setelah makan, itu berkhasiat mencegah gangguan pencernaan dan beragam masalah perut. Kandungan serat, asam amino, dan histidin yang dimilikinya juga dapat membantu mengobati diare, sembelit, ambeien, dan sebagainya.

 
PENJEMURAN REMPAH KAPULAGA
PENJEMURAN REMPAH KAPULAGA (ANTARA FOTO/Adeng Bustomi/wsj.)


8. Kapulaga

Kapulaga menjadi rempah-rempah mahal mendampingi saffron dan vanili. Di Indonesia memiliki harga sekitar Rp 45.000 per kilogram dan akan menjadi sepuluh kali lipat jika memenuhi kualitas ekspor.

Tidak heran, kapulaga memang memiliki banyak manfaat sehingga banyak diburu. Sebab, tidak hanya untuk penyedap rasa, kapulaga juga memberikan khasiat untuk kesehatan.

Halaman:
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...
Advertisement