Bukan Sekadar Kata, Ini Arti "Wakanda" di Ranah Komunikasi Indonesia

Image title
13 Desember 2023, 16:21
Wakanda
Pinterest
Ilustrasi, quote Wakanda Forever.

Pengucapan dan penulisan "Wakanda" atau "Wakanda Forever" kerap terlihat di media sosial, mulai dari X (dahulu Twitter), Instagram, hingga TikTok. Bahkan, kata-kata ini menjadi viral usai debat pertama Pilpres 2024, Selasa (12/12).

Wakanda diketahui merupakan negeri fiktif yang ada di Marvel Universe, dan menjadi tempat kelahiran super hero bernama Black Panther. Negeri ini dikenal sebagai negeri yang tertutup, namun memiliki teknologi yang maju berkat pemanfaatan vibranium, dan di sisi lain sangat menghargai, serta menjaga budayanya.

Jika melihat penggambaran yang ada di film Black Panther, penggunaan kata Wakanda yang diucapkan oleh netizen Indonesia, tergolong ironis. Pasalnya, kata ini kerap digunakan untuk ungkapan atau komentar terhadap segala sesuatu yang memiliki stigma negatif di dalam negeri.

Lantas, mengapa netizen Indonesia gemar menggunakan kata Wakanda dalam konteks negatif, dan mengapa kata ini menjadi makin viral usai debat Capres? Simak ulasan singkat berikut ini.

Arti "Wakanda" yang Kerap Dituliskan Netizen Indonesia

Kata Wakanda sering digunakan oleh netizen Indonesia untuk menggambarkan kekecewaan, dan sindiran, baik terhadap pemerintah maupun penegakan hukum.

Seorang pengguna media sosial X misalnya, menggambarkan penggunaan kata ini melalui cuitannya, "Hanya di negari Wakanda, orang yang salah asal cantik atau tampan pasti selalu dibela".

1. Menyamarkan Kata "Indonesia" demi Terhindar dari UU ITE

Penggunaan istilah ini menjadi cara bagi masyarakat, khususnya kaum muda, mengekspresikan kekecewaan atau mengkritik berbagai aspek dalam kehidupan dan tata kelola negara.

Tujuan menyebut Indonesia dengan Wakanda, adalah untuk menghindari Undang-undang Nomor 11 tahun 2008 tentang tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, atau yang dikenal sebagai UU ITE.

Seperti diketahui, UU ITE sering digunakan untuk membungkam kritik, atau sebagai alat untuk mengancam seseorang yang melontarkan kritik. Ketika pejabat, dan selebritis merasa risih dengan kritik atau ejekan yang tajam, biasanya UU ITE ini menjadi senjata untuk membungkam.

Itulah mengapa netizen menghindari penyebutan Indonesia secara terang-terangan, agar tidak terjerat pasal undang-undang tersebut. Ketika mencantumkan kata-kata "hanya di negeri Wakanda" ketika melontarkan kritik atau sindiran, seseorang bisa membela diri ketika ia dihadapkan dengan ancaman UU ITE.

Kebetulan, film Marvel berjudul Black Panther sangat populer saat istilah ini diucapakan, pada 2018 lalu. Film ini sangat populer dalam lingkup Marvel Universe, dan banyak dibicarakan penikmat film di media sosial. Alhasil, netizen menggunakan negara Wakanda sebagai padanan untuk Indonesia.

2. Sindirian untuk Masyarakat Indonesia yang Penuh Wacana

Kebiasaan masyarakat Indonesia yang suka berwacana, juga membuat sebutan Wakanda sangat populer di media sosial. Wacana sendiri, artinya adalah rencana atau ide. Ada pula yang mengartikan wacana sebagai sebuah tindakan ingkar janji, atau omong kosong.

Penyebutan wacana dan Wakanda yang sepintas mirip, menjadi alasan banyak netizen yang juga menggunakan kata Wakanda ketika menyindir, atau mengungkapkan kekesalannya.

Makin Viral Usai Debat Pertama Pilpres 2024

Dalam perhelatan debat pertama Pilpres 2024, calon presiden atau Capres nomor urut satu, Anies Baswedan melontarkan kalimat yang menyisipkan kata Wakanda.

"Ketika kita bicara tentang masa depan, maka saya sampaikan pada semua bahwa kebebasan berpendapat dijamin, kita tidak diizinkan menjadi orang takut. Maka dari itu, saya sampaikan, Wakanda no more, Indonesia forever," kata Anies.

Ucapan ini ia lontarkan setelah sebelumnya ia mengajak para generasi muda untuk memilih pemimpin yang serius.

Reaksi netizen terkait kalimat 'Wakanda no more, Indonesia forever' yang diucapkan oleh Anies beraneka ragam. Tak sedikit yang mendukung dan mengapresiasi performa Mantan Gubernur DKI tersebut di panggung debat.

Banyak netizen yang menilai Anies mampu menangkap kegelisahan generasi muda, yang merasa suara mereka diberangus oleh penguasa ataupun orang kaya, yang berlindung di balik kata-kata "pencemaran nama baik".

Dengan mengucapkan 'Wakanda no more, Indonesia forever', Anies menyampaikan kepada khalayak, bahwa jika ia menjadi Presiden, setiap orang akan memiliki kebebasan berpendapat dan tidak perlu lagi merasa takut menyuarakan kritik.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan