5 Contoh Cerita Pengalaman Liburan Hari Raya Idul Fitri Bahasa Inggris Singkat
Pemerintah menetapkan libur Hari Raya Idul Fitri untuk anak sekolah akan berakhir pada 8 April 2025. Dengan demikian. pada 9 April 2025, semua murid akan kembali belajar di sekolah.
Ketika masa liburan Lebaran selesai dan siswa kembali masuk sekolah, mereka biasanya akan diberikan tugas untuk menulis cerita pengalaman liburan mereka.
Tema yang diminta biasanya meliputi pengalaman selama libur Hari Raya Idul Fitri yang dihabiskan bersama keluarga, seperti mudik, berkunjung ke rumah sanak saudara, kumpul keluarga, dan kegiatan seru atau tradisi saat Lebaran.
Tidak hanya dalam bahasa Indonesia, terkadang ada juga guru yang meminta siswa untuk membuatnya dalam bahasa Inggris. Hal ini sendiri bertujuan untuk membantu mengembangkan keterampilan menulis serta meningkatkan pemahaman mereka terhadap bahasa tersebut.
Berikut di bawah ini beberapa contoh cerita pengalaman liburan Hari Raya Idul Fitri bahasa Inggris yang bisa disimak sebagai referensi.
Contoh Cerita Pengalaman Liburan Hari Raya Idul Fitri Bahasa Inggris
Berikut ini 5 contoh cerita singkat dalam bahasa Inggris dan artinya tentang pengalaman liburan Hari Raya Idul Fitri yang bisa dijadikan sebagai referensi.
1. A Big Celebration
Ramadan is over. We celebrate Idul Fitri. We do many things to get ready for Idul Fitri. We clean and decorate our home. We also make special treat. Early in the morning, I put on new clothes and shoes. We go to a big park with many other people. We all pray together.
My father says Muslims around the world have fun and feast for Idul Fitri. Sometimes there are carnival. We visit friends and family. People give me candy, presents, and money.
Terjemahan:
Perayaan Besar
Ramadhan telah usai. Kami merayakan Idul Fitri. Banyak hal yang kami lakukan untuk mempersiapkan Idul Fitri. Kami membersihkan dan mendekorasi rumah kami. Kami juga membuat suguhan istimewa. Pagi-pagi sekali, saya memakai baju dan sepatu baru. Kami pergi ke taman besar dengan banyak orang lain. Kami semua beribadah bersama.
Ayah saya mengatakan Muslim di seluruh dunia bersenang-senang dan berpesta di Idul Fitri. Terkadang ada karnaval. Kami mengunjungi teman dan keluarga. Orang-orang memberi saya permen, hadiah, dan uang.
2. Going Back to My Hometown
Last Lebaran, my family and I went to our hometown in Central Java. We traveled by car and it took almost 10 hours to get there. The traffic was heavy, but I enjoyed the journey because we stopped at several rest areas and ate delicious snacks.
When we arrived, my grandparents welcomed us with warm hugs. The next day, we visited many relatives and enjoyed traditional foods like ketupat, opor ayam, and rendang. It was so delicious! We also gave money to the little children, which made them very happy.
On the last day, we went to a famous beach near my grandparents’ house. The view was amazing, and we played in the water until sunset. It was a memorable holiday, and I can’t wait to visit my hometown again next year.
Terjemahan:
Mudik ke Kampung Halaman
Lebaran tahun lalu, keluargaku dan aku pergi ke kampung halaman di Jawa Tengah. Kami bepergian dengan mobil dan butuh hampir 10 jam untuk sampai ke sana. Jalanan sangat macet, tetapi aku menikmati perjalanan karena kami singgah di beberapa rest area dan makan camilan enak.
Saat tiba, kakek dan nenek menyambut kami dengan pelukan hangat. Keesokan harinya, kami mengunjungi banyak saudara dan menikmati makanan tradisional seperti ketupat, opor ayam, dan rendang. Rasanya sangat lezat! Kami juga memberikan uang kepada anak-anak kecil, yang membuat mereka sangat senang.
Pada hari terakhir, kami pergi ke pantai terkenal dekat rumah kakek dan nenek. Pemandangannya luar biasa, dan kami bermain air hingga matahari terbenam. Itu adalah liburan yang berkesan, dan aku tidak sabar untuk berkunjung lagi tahun depan.
3. My Favorite Day
Idul Fitri is a very important Islamic celebration in my country, Indonesia. It’s my favorite time of year. It happens at the end of Ramadan. Moslem people dress in their best clothes and put lights and decorations on their homes. Many streets have fair with music, dancing, fireworks, and kid’s games.
We are the children don’t get presents, but we do get money. I spend my money on sweets at the fair.
Terjemahan:
Hari favoritku
Idul Fitri adalah perayaan Islam yang sangat penting di negara saya, Indonesia. Ini waktu favorit saya sepanjang tahun. Itu terjadi di akhir Ramadhan. Orang Muslim mengenakan pakaian terbaik mereka dan memasang lampu serta dekorasi di rumah mereka. Banyak jalan menampilkan musik, tarian, kembang api, dan permainan anak-anak.
Kami sebagai anak-anak tidak mendapatkan hadiah, tetapi kami mendapatkan uang. Saya menghabiskan uang saya untuk permen di pameran.
4. Visiting Big Family
On the second day of Lebaran, my family and I visited our relatives in another city. We left in the morning and brought some traditional cakes as gifts. The journey was fun because we listened to music and talked about our holiday plans.
When we arrived, my uncle and aunt welcomed us warmly. We sat together, talked about many things, and enjoyed delicious snacks. My cousins and I played games while the adults had a long conversation.
Before going home, we took a family photo and received Eid money from my uncle. It was a wonderful experience to meet my relatives again after a long time.
Terjemahan:
Mengunjungi Keluarga Besar
Pada hari kedua Lebaran, keluargaku dan aku mengunjungi kerabat di kota lain. Kami berangkat pagi-pagi dan membawa beberapa kue tradisional sebagai hadiah. Perjalanan sangat menyenangkan karena kami mendengarkan musik dan berbicara tentang rencana liburan.
Ketika tiba, paman dan bibiku menyambut kami dengan hangat. Kami duduk bersama, berbincang tentang banyak hal, dan menikmati camilan lezat. Aku bermain bersama sepupu-sepupuku, sementara orang dewasa mengobrol lama.
Sebelum pulang, kami berfoto keluarga dan menerima uang Lebaran dari pamanku. Sangat menyenangkan bisa bertemu keluarga lagi setelah sekian lama.
5. My Eid al-Fitr Experience in my Grandparents’ House
When I was a kid, my family usually visited our hometown in Trenggalek once a year at Ramadhan. This tradition is called as “mudik” and most Indonesian people who work in a big city do this at Ramadan. Before we went for mudik, my parents prepared few things like the food that we would carry along the trip, our clothes, and some gift for my grandparents. We went there by bus.
It was a long trip. We started the route from Bogor, West Java to Trenggalek, East Java. It took about a day and a night of trip. Although it was so tiring, but I was so happy because I would meet my grandparents. Besides that, the view along way was so beautiful when we pass on the rural town. At least it could a little bit overcome the boring feel along the way there.
Finally, after a quite long and tiring trip, we arrived at my grandparents’ house at night. My grandparents were so surprised by our coming. They hugged and kissed us. I was so glad by seeing their smiling faces. Another thing that made me happy in my hometown was my two best friends. I could spend for about two weeks of my Eid holiday with them. The most exciting moment was celebrating Eid al-Fitr there because the atmosphere was so festive and jolly. Moreover, all my relatives from my grandparents were also gathered there.
Two weeks almost passed and we had to go back to Bogor. My parents had to get to work and I had to get back to school. Two weeks felt like short amounts of time, but I was really happy spending my Eid holiday with my grandparents, big family, and also friends.
Terjemahan:
Pengalaman Liburan Lebaran di Rumah Kakek-nenek
Saat aku kecil, Keluargaku biasanya mengunjungi kampung halaman di Trenggalek sekali setahun pada Ramadhan. Tradisi ini disebut mudik dan hampir sebagian besar orang Indonesia yang bekerja di kota besar melakukannya saat Ramadhan. Sebelum kami pergi mudik, orang tuaku menyiapkan beberapa hal seperti makanan yang akan kami bawa selama perjalanan, baju, dan oleh-oleh untuk kakek-nenek. Kami pergi menggunakan bus.
Ini perjalanan yang panjang. Kami memulai rute dari Bogor, Jawa Barat ke Trenggalek, Jawa Timur. Ini memakan waktu sehari semalam perjalanan. Meskipun ini sangat melelahkan, tapi aku senang karena akan bertemu dengan kakek-nenek. Disamping itu, pemandangan di sepanjang jalan begitu indah saat kami melewati daerah pedesaan. Paling tidak hal tersebut bisa sedikit mengatasi rasa bosan sepanjang perjalanan.
Akhirnya, seusai perjalanan yang cukup panjang dan melelahkan, kami sampai di rumah kakek-nenek. Kakek dan nenekku begitu terkejut dengan kedatangan kami. Mereka memeluk dan mencium kami. Aku sangat senang melihat senyum di wajah mereka. Hal lain yang membuatku senang di kampung halaman adalah dua sahabat baikku. Aku dapat menghabiskan waktu sekitar dua pekan liburan Idul Fitri bersama mereka. Moment yang paling menarik yaitu merayakan Idul Fitri di sana karena suasananya sangat meriah dan suka cita. Terlebih lagi, semua kerabat dari kakek-nenek juga berkumpul di sana.
Dua minggu hampir berlalu dan kami harus kembali ke Bogor. Orang tuaku harus kembali bekerja dan aku harus kembali bersekolah. Dua minggu terasa seperti waktu yang singkat, namun aku begitu senang menghabiskan liburan Idul Fitri bersama kakek nenek, keluarga besar, dan juga tema-temanku.
Itulah lima contoh cerita pengalaman liburan Hari Raya Idul Fitri bahasa Inggris singkat lengkap dengan terjemahannya sebagai referensi.

