Prabowo Kasih Diskon Tiket Pesawat dan Angkutan Laut
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto mengumumkan program diskon harga tiket untuk penerbangan dan transportasi laut pada Juni-Juli 2025. Program
ini merupakan bagian dari kebijakan pemerintah untuk meringankan biaya perjalanan meningkatkan aktivitas mobilitas nasional.
Diskon ini diberikan melalui pengurangan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) pada sektor transportasi, sehingga biaya yang dibebankan kepada konsumen menjadi lebih rendah tanpa mengurangi kualitas layanan. Pemerintah memberikan diskon 10–15% pada tiket pesawat dan angkutan laut melalui insentif pengurangan PPN untuk meringankan biaya perjalanan masyarakat.
Prabowo Kasih Diskon Tiket Pesawat dan Angkutan Laut
Prabowo menegaskan bahwa kebijakan ini bertujuan mempercepat pertumbuhan ekonomi di berbagai wilayah dengan meningkatkan akses transportasi bagi masyarakat luas. Pemerintah mengambil kebijakan ini sebagai solusi atas kenaikan tarif tiket yang sebelumnya memberatkan masyarakat, dengan fokus menekan biaya transportasi agar lebih terjangkau.
Program diskon ini diharapkan dapat mendukung pengembangan sektor pariwisata dan perdagangan antarwilayah dengan menurunkan biaya perjalanan bagi wisatawan dan pelaku usaha. Presiden Prabowo menegaskan bahwa memperkuat konektivitas antarwilayah merupakan kunci untuk pemerataan pembangunan ekonomi di seluruh Indonesia.
Melansir Detik Finance, Susiwijono Moegiarso, Sekretaris Kemenko Perekonomian, menambahkan bahwa insentif PPN ini bersifat sementara dan dirancang agar dampaknya efektif sekaligus menjaga kesehatan fiskal negara.
Ia menekankan pentingnya pengawasan terhadap pemanfaatan insentif ini agar benar-benar menurunkan harga tiket dan tidak hanya meningkatkan margin keuntungan perusahaan transportasi. Tak hanya itu, pemerintah juga akan memastikan transparansi harga tiket oleh operator.
Susiwijono juga menjelaskan bahwa kebijakan ini juga merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memacu pemulihan ekonomi pascapandemi dengan meningkatkan mobilitas masyarakat. Evaluasi berkala akan dilakukan untuk menyesuaikan besaran insentif agar tetap relevan dengan kondisi ekonomi dan tidak menimbulkan dampak negatif jangka panjang.
Pemerintah juga berkomitmen menjaga keseimbangan antara pemberian insentif dan stabilitas penerimaan negara agar kebijakan ini dapat berjalan secara berkelanjutan. Respon masyarakat terhadap kebijakan ini sangat positif karena membantu meringankan beban biaya perjalanan, terutama bagi kelompok yang paling membutuhkan seperti pelajar dan pekerja migran.
Industri transportasi, khususnya angkutan laut, menyambut baik insentif ini dengan harapan dapat membantu sektor tersebut bertahan dan bersaing di pasar global. Secara keseluruhan, program diskon tiket yang diinisiasi Presiden Prabowo dengan dukungan Kemenko Perekonomian merupakan langkah strategis dalam mendukung berbagai sektor.
