Apa itu Pacu Jalur? Perlombaan dari Kuantan Singingi yang Kini Jadi Tradisi

Anggi Mardiana
3 Juli 2025, 16:20
Apa itu Pacu Jalur?
Worderful Indonesia
Apa itu Pacu Jalur?
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Apa itu pacu jalur? Lomba mendayung dari Riau yang diwariskan turun-temurun. Tidak hanya kemampuan mendayung yang ditampilkan, tetapi juga aksi penari berdiri di ujung perahu, menjadi bagian ikonik dari pertunjukan tersebut.

Belakangan ini, istilah pacu jalur tengah menjadi perbincangan hangat di media sosial, bahkan mendunia. Popularitas pacu jalur semakin meningkat karena penampilan penari kecil yang dijuluki "Anak Coki". Ia tampil menarik di ujung perahu saat perlombaan pacu jalur.

Fenomena ini membuat para penari kecil pacu jalur menjadi sorotan global dan bahkan dianggap sebagai trendsetter baru oleh netizen. Istilah "Aura Farming" muncul sebagai julukan viral bagi gaya menari mereka yang memikat.

Apa itu Pacu Jalur?

Tradisi Pacu Jalur
Pacu Jalur (Laman Resmi Pemkab Kuantan Singingi)

Pacu jalur merupakan perlombaan mendayung tradisional yang melibatkan puluhan orang dalam satu perahu untuk berpacu mencapai garis akhir secepat mungkin. Perahu yang digunakan dalam lomba ini disebut "jalur", dan dalam setiap gelarannya jumlah jalur yang berpartisipasi bisa mencapai lebih dari 100 unit. Tidak heran jika ajang ini selalu menyedot perhatian masyarakat dan menjadi perayaan budaya yang dinanti-nantikan.

Bagi warga Kuantan Singingi, jalur adalah perahu besar yang dibuat dari satu batang kayu bulat utuh, tanpa sambungan, dan dapat menampung sekitar 45 hingga 60 pendayung yang dikenal sebagai "anak pacu".

Tradisi pacu jalur telah berlangsung sejak tahun 1903, kini menjadi bagian dari agenda resmi Pemerintah Provinsi Riau. Kegiatan ini tidak hanya dilestarikan sebagai warisan budaya, tetapi daya tarik wisata bagi pelancong domestik maupun internasional yang ingin mengenal lebih dekat kebudayaan Riau, khususnya di wilayah Kabupaten Kuantan Singingi.

Kini, Pacu Jalur bukan sekadar perlombaan perahu, tetapi telah menjadi simbol budaya Kuantan Singingi. Warna-warni kostum, dentuman meriam pembuka lomba, serta sorakan penyemangat dari penonton menambah semarak perayaan ini yang begitu dinanti setiap tahunnya.

Sejarah Pacu Jalur

Pacu jalur merupakan pesta rakyat yang kini jadi kebanggaan masyarakat Kabupaten Kuantan Singingi. Tradisi ini memiliki akar sejarah yang panjang, dimulai sejak abad ke-17. 

Pada masa itu, jalur berfungsi sebagai alat transportasi utama bagi penduduk desa di wilayah Rantau Kuantan, yaitu daerah yang membentang sepanjang Sungai Kuantan, dari Hulu Kuantan hingga Cerenti.

Karena transportasi darat belum berkembang, jalur menjadi sarana mengangkut hasil bumi dan juga orang, bahkan bisa menampung 40 hingga 60 penumpang dalam satu kali perjalanan. Lambat laun, jalur mulai dihias dengan berbagai ukiran artistik seperti kepala ular, buaya, dan harimau. 

Jalur juga dilengkapi dengan berbagai ornamen seperti payung, tali-temali, selendang, tiang tengah (gulang-gulang), serta lambai-lambai, yaitu tempat berdirinya penari di ujung perahu seperti yang dilakukan Anak Coki. 

Perubahan tersebut menandai pergeseran fungsi jalur yang awalnya sebagai alat transportasi menjadi simbol status sosial. Pada masa itu, hanya para bangsawan dan tokoh adat yang bisa menggunakan jalur berhias.

Beberapa abad kemudian, masyarakat mulai memanfaatkan jalur tidak hanya sebagai kendaraan, tetapi juga untuk berlomba dalam adu kecepatan. Perlombaan ini kemudian berkembang menjadi tradisi budaya yang kini dikenal luas sebagai pacu jalur.

Awalnya, perlombaan diadakan di kampung-kampung sepanjang Sungai Kuantan sebagai bentuk perayaan hari besar Islam. Namun, seiring perkembangan waktu, tradisi ini dijadikan sebagai bagian dari perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia setiap bulan Agustus.

Kini, pacu jalur tidak hanya menampilkan keahlian mendayung, tetapi juga perayaan budaya yang penuh semangat. Warna-warni kostum para peserta, suara meriam yang menandakan dimulainya lomba, serta sorakan penonton menjadi ciri khas dan daya tarik  dari warisan budaya asli Kuantan Singingi yang selalu dinanti dan dinikmati masyarakat.

Apa itu pacu jalur? Pacu jalur adalah perlombaan mendayung tradisional yang berasal dari Kabupaten Kuantan Singingi, Riau, dan telah menjadi bagian tak terpisahkan dari identitas budaya masyarakat setempat.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Editor: Safrezi

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan