Spesifikasi Rantis yang Tabrak Ojol hingga Tewas
Pengemudi ojek online (ojol) bernama Affan Kurniawan (21) meninggal dunia setelah terlindas kendaraan taktis (rantis) Brimob. Dalam video yang beredar di media sosial, rantis Brimob melaju kencang di tengah kerumunan massa pada Kamis (28/08/2025) malam.
Dalam video terekam jelas, kendaraan rantis Brimob menabrak korban, sehingga ia terjatuh. Kendaraan rantis itu sempat berhenti sejenak, massa aksi di sekitar lokasi yang melihat kejadian itu sontak berteriak, sebagian coba menolong korban, beberapa lainnya mencoba memukul kendaraan taktis tersebut.
Namun, kendaraan taktis tersebut malah kembali melaju, melindas korban yang masih belum terbangun setelah sebelumnya ditabrak. Badan korban terlindas, kendaraan taktis melaju dan dikejar massa.
Lantas apa itu rantis Brimob? Berikut spesifikasi rantis Brimob yang lindas driver ojol hingga tewas.
Spesifikasi Rantis yang Tabrak Ojol hingga Tewas
Berdasarkan video dan kesaksian saksi mata, kendaraan yang melindas Affan diduga merupakan Rantis Rimueng atau DAPC-1 Wolf 4x4. Rantis ini merupakan kendaraan tempur ringan yang sudah digunakan Korps Brimob sejak 2013.
Melansir laman Instagram Humas Korps Brimob, Kendaraan lapis baja ini dirancang untuk kebutuhan operasional polisi. Rantis ini dikenal memiliki bodi kokoh, kemampuan manuver tinggi, serta perlindungan balistik yang mumpuni.
Kehadiran Rimueng kerap terlihat dalam berbagai operasi pengamanan, termasuk pengendalian massa, patroli bersenjata, maupun tugas taktis di daerah rawan konflik. kendaraan ini mampu mengangkut 4 orang di dalam dan 8 orang yang berdiri di footstep kanan dan kiri bagian luar.
Rantis Rimueng punya panjang 5,33 meter dan memiliki bobot sekitar 14 ton. Bobot yang masif ini menunjukkan tingkat perlindungan yang tinggi.
Teknologi Full body armor plate atau bodi lapis baja tebal dirancang untuk menahan tembakan senjata ringan dan benturan keras. Kaca jendelanya pun sangat kuat, dengan ketebalan NIJ level 3.
Kendaraan ini juga memiliki mesin diesel bertenaga besar dan didukung sistem suspensi yang kokoh.Rantis Rimueng menggunakan mesin 3.200 cc dan diklaim bisa melaju dengan kecepatan 100 km/jam di jalan perkotaan.
Bannya khusus run flat tire sehingga tetap bisa melaju meski mengalami kerusakan akibat ditembak peluru atau ranjau. Kendaraan ini dibekali mounting gun jenis senapan serbu dan 2 volcano gas air mata kaliber 38 mm.
Penembak gas air mata itu dapat memuat 15 peluru gas air mata. Bahkan, gas air mata dapat ditembakkan secara otomatis sebanyak 15 peluru atau sistem manual dengan sekali tembak 5 peluru.
Rantis Rimueng dapat bergerak di medan ekstrem. Mobil ini dapat terus melaju pada tanjakan ekstrem dengan kemiringan hingga 60 derajat.
Selain itu, terdapat enam lubang tembak di bodi, dudukan senjata mesin ringan di atap, empat pelontar granat asap, serta dua kotak tabung gas air mata (masing-masing berisi 16 tabung). Kendaraan ini juga dilengkapi tangga taktis lipat untuk mendukung operasi di lapangan.
Beberapa umber lain menyebut, kendaraan ini diproduksi oleh pabrikan asal Korea Selatan, Daeji P&I Co. (DPIC), dengan nama asli Wolf DAPC-1. Meski berbasis Toyota Land Cruiser 4x4, Wolf mengalami modifikasi besar hingga memiliki bobot kosong 4,8 ton, jauh lebih berat dibanding SUV sipil biasa.
Harga Rantis yang Tabrak Ojol hingga Tewas
Berdasarkan data dari laman Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE), anggaran untuk pengadaan rantis Polri mencapai puluhan hingga ratusan miliar rupiah. Pada tahun anggaran 2024, tender "Pengadaan Rantis Penghalau Massa" tercatat dengan nilai pagu sekitar Rp199,7 miliar.
Anggaran tersebut dialokasikan untuk beberapa unit kendaraan. Secara spesifik untuk pengadaan rantis di Polda Metro Jaya, berdasarkan tender "Pengadaan Rantis dan Ran Ops Brimop Polde Metro Jaya APBN T.A. 2024" mencapai Rp29.230.000.000.
7 Pelaku di Dalam Rantis yang Tabrak Affan
Divisi Profesi dan Pengamanan Kepolisian Negara Republik mengungkap, terdapat tujuh pelaku di dalam mobil rantis Brimob yang melindas seorang driver ojek online atau ojol hingga meninggal dunia. Ketujuh pelaku tersebut saat sudah diamankan dan tengah dilakukan pemeriksaan.
"Sudah diamankan semua jadi kendaraan dan pelaku 7 orang dalam rangka proses pemeriksaan malam ini," ujar Kepala Divisi Propam Polri Abdul Karim dalam konferensi pers di RSCM ada Kamis (28/8) malam.
Adapun ketujuh pelaku tersebut, yakni Kompol C, Aibda M, Bripta R, Briptu D, Bribda M, Baraka Y, dan Baraka G. Menurut Karim, ketujuh pelaku saat ini tengah diperiksa di Mako Brimob Kwitang. Mobil Taktis yang menjadi barang bukti insiden tersebut juga diamankan di lokasi yang sama.
Itulah ulasan lengkap spesifikasi Rantis yang menelindas ojol hingga tewas.

