5 Amanat Pembina Upacara Hari Santri Nasional 2025 Penuh Semangat

Tifani
Oleh Tifani
21 Oktober 2025, 13:35
Amanat Pembina Upacara Hari Santri Nasional 2025
Kemenag
Amanat Pembina Upacara Hari Santri Nasional 2025
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Hari Santri Nasional diperingati pada 22 Oktober setiap tahunnya. Pada tahun ini, peringatan Hari Santri Nasional 2025 mengusung tema "Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Dunia."

Tema peringatan Hari Santi 2025 menjadi ajakan untuk meneladani semangat jihad para santri yang rela berkorban demi negeri. Hari Santri Nasional ditetapkan melalui Keputusan Presiden Nomor 22 Tahun 2015 oleh Presiden Joko Widodo.

Kementerian Agama (Kemenag RI) telah mengeluarkan panduan pelaksanaan upacara Hari Santri Nasional 2025. Sama seperti upacara pada umumnya, upacara peringatan ini juga memiliki sesi penyampaian amanat oleh pembina upacara.

Amanat pembina upacara Hari Santri Nasional 2025 dapat berisi tujuan untuk menyampaikan pesan, semangat terkait hari santri. Berikut contoh amanat pembina upacara Hari Santri Nasional 2025.

Amanat Pembina Upacara Hari Santri Nasional 2025

Hari Santri Nasional 2025
Hari Santri Nasional 2025 (Kementerian Agama RI)

 

Berikut ini 3 contoh amanat pembina upacara Hari Santri Nasional 2025 yang bisa dijadikan inspirasi.

1. Contoh Amanat Pembina Upacara Hari Santri Nasional 2025 Tentang Perjuangan

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Yang terhormat kepada Bapak/Ibu Kepala Sekolah beserta seluruh guru dan staf.

Yang saya cintai dan banggakan, anak-anakku semua, para siswa-siswi. Selamat pagi dan Selamat Hari Santri Nasional. Hari ini adalah hari yang sangat spesial. Kita berkumpul untuk mengingat dan merayakan jasa-jasa hebat para santri terdahulu. Meskipun kalian saat ini masih muda, kalian adalah bagian penting dari generasi penerus bangsa.

Anak-anak hebat, tahukah kalian? Dahulu, para santri bukanlah hanya orang yang pandai mengaji. Mereka adalah pahlawan-pahlawan kita. Saat negara kita sedang dijajah dan kemerdekaan Indonesia terancam, para santri ikut maju ke depan.

Mereka membawa semangat kebangsaan yang luar biasa di hati mereka, yaitu semangat cinta kepada tanah air, Indonesia. Lalu, apa yang bisa kita pelajari dari para santri pahlawan ini?

Kita harus meneladani semangat mereka. Semangat juang mereka disebut jihad, yaitu bersungguh-sungguh dalam kebaikan. Bagi kalian anak SD, jihad berarti bersungguh-sungguh dalam belajar. Ingat, belajar dan menuntut ilmu adalah kewajiban bagi seorang muslim.

Rajin sekolah, tidak malas, dan selalu berusaha menjadi anak yang pintar dan berbudi luhur. Semuanya adalah bentuk jihad yang bisa kalian lakukan sekarang.

Semangat cinta tanah air para santri terdahulu juga harus kita tiru dengan cara menjaga lingkungan sekolah agar bersih, menghormati guru, dan bangga menjadi anak Indonesia.

Anak-anakku, kalian adalah pelopor kebaikan. Tunjukkan semangat santri itu di mana pun kalian berada. Jadilah anak yang sopan, patuh pada guru dan orang tua, jujur, dan suka menolong teman.

Dengan akhlak mulia, kalian sudah menjadi bagian dari perjuangan santri masa kini, yaitu membangun masyarakat yang baik, damai, dan penuh kasih sayang.

Anak-anakku semua, mari berjanji untuk selalu mengingat jasa para santri pahlawan kita. Kita tutup upacara ini dengan semangat baru untuk menjadi anak-anak yang hebat, yang rajin belajar, dan berakhlak mulia. Teruslah tebar kebaikan dan jadilah kebanggaan keluarga, sekolah, dan bangsa.

Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

2. Contoh Amanat Pembina Upacara Hari Santri Nasional 2025 Penuh Semangat

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Selamat pagi anak-anakku yang Bapak/Ibu banggakan.

Alhamdulillah, puji syukur kita panjatkan ke hadirat Allah SWT, karena pada pagi yang cerah ini, kita dapat melaksanakan upacara dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional.

Peringatan ini mengajak kita untuk merenungkan, bahwa seorang santri bukan hanya sosok yang pandai mengaji dan memiliki ilmu agama yang tinggi, tapi juga pribadi yang membawa nilai-nilai luhur yang patut ditiru oleh kita semua di sekolah ini.

Anak-anakku semua, teladan pertama yang harus kita contoh dari para santri adalah akhlak dan budi pekerti mereka. Seorang santri yang baik adalah mereka yang selalu berusaha untuk jujur dalam perkataan dan perbuatan, tidak pernah menyembunyikan kesalahan atau berbohong.

Mereka juga sangat sopan kepada siapa pun, terutama kepada guru, orang tua, dan orang yang lebih tua, selalu menghargai dan mengucapkan salam. Selain itu, mereka memiliki sifat rendah hati, tidak sombong meski memiliki banyak ilmu.

Sifat lain yang tak kalah penting dari sosok santri adalah disiplin. Hidup seorang santri identik dengan jadwal yang teratur, mulai dari bangun pagi, shalat tepat waktu, hingga waktu belajar dan mengaji. Kedisiplinan inilah yang membentuk mereka menjadi pribadi yang bertanggung jawab dan menghargai waktu.

Jika kalian ingin sukses, baik dalam pelajaran di sekolah maupun cita-cita di masa depan, tirulah kedisiplinan ini. Datang tepat waktu, kumpulkan tugas tepat waktu, serta patuhi semua tata tertib sekolah dengan baik dan ikhlas.

Santri juga dikenal sebagai sosok yang mandiri. Santri terbiasa mengurus diri sendiri dan tidak selalu bergantung pada orang lain. Kemandirian ini melatih kalian untuk menjadi pribadi yang tangguh dan memiliki rasa tanggung jawab penuh atas diri sendiri.

Mulai hari ini, mari kita contoh kemandirian seorang santri dengan cara sederhana, mulai dari menyiapkan buku sendiri, merapikan meja belajar sendiri, dan jangan mudah menyerah saat menghadapi kesulitan.

Anak-anakku yang saya banggakan, mari kita jadikan Hari Santri Nasional ini sebagai momentum untuk menyerap semua energi positif dan teladan kebaikan dari para santri. Jadilah pelajar yang berkarakter, yang jujur, sopan, rendah hati, disiplin, dan mandiri.

Dengan menanamkan sifat-sifat ini, kalian akan tumbuh menjadi generasi penerus bangsa yang unggul, baik secara ilmu maupun akhlak.

Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

3. Contoh Amanat Pembina Upacara Hari Santri Nasional 2025 Tentang Penerus Bangsa

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Yang terhormat Bapak/Ibu Kepala Sekolah beserta jajaran guru dan staf (nama sekolah).

Yang saya cintai dan banggakan, anak-anakku semua, siswa-siswi (nama SD) yang luar biasa.

Alhamdulillah, pagi ini kita bisa berkumpul di lapangan sekolah untuk melaksanakan upacara peringatan Hari Santri Nasional. Hari ini adalah hari yang sangat istimewa karena kita mengenang perjuangan para santri yang dulu ikut berjuang untuk bangsa Indonesia.

Hari Santri bukan hanya tentang mengenakan sarung atau peci, tapi tentang menanamkan semangat baik di dalam hati kita. Semangat untuk menjadi anak-anak yang berguna, seperti para santri terdahulu.

Anak-anakku yang luar biasa, kalian pasti punya cita-cita hebat, bukan? Ada yang ingin jadi dokter, guru, polisi, insinyur, atau bahkan presiden. Apakah ada yang bercita-cita menjadi santri penerus bangsa? Ini juga termasuk cita-cita yang hebat dan mulia.

Santri bukan hanya milik mereka yang tinggal di pondok pesantren, tapi milik kalian yang rajin belajar, rajin beribadah, dan berakhlak mulia. Mulai sekarang, tanamkan di hati, kalian akan menjadi santri yang kelak memberikan manfaat besar bagi Indonesia.

Menjadi santri yang bermanfaat bagi bangsa artinya kalian harus bersungguh-sungguh belajar, baik ilmu pengetahuan formal maupun ilmu agama. Dengan kedua jenis ilmu ini, kalian akan tumbuh menjadi orang yang cerdas sekaligus berakhlak mulia.

Kedua ilmu ini akan menjadi bekal berharga di masa depan. Semua yang kalian lakukan juga akan bermanfaat bagi bangsa Indonesia dan membuat negara kita semakin maju dan makmur.

Bagaimana caranya agar cita-cita menjadi santri penerus bangsa itu tercapai? Siapkan diri kalian sejak dini. Caranya mudah, rajin ibadah tanpa disuruh, hormati orang tua dan guru, dan selesaikan tugas sekolah dengan penuh tanggung jawab.

Anak-anakku semua, Hari Santri ini harus menjadi penyemangat bagi kita semua. Teruslah belajar, teruslah beribadah, dan teruslah berbuat baik. Dengan semangat santri yang gigih, kalian pasti bisa mewujudkan cita-cita, membawa kemuliaan bagi agama dan kejayaan bagi Indonesia.

Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

4. Contoh Amanat Pembina Upacara Hari Santri Nasional 2025 Singkat

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Yang saya hormati para kiai, ustaz, guru, santri, serta hadirin yang dirahmati Allah SWT.

Puji syukur marilah kita panjatkan ke hadirat Allah SWT karena atas rahmat dan karunia-Nya, kita dapat berkumpul pada hari yang penuh makna ini, di Hari Santri Nasional 2025. Selawat serta salam semoga tercurah kepada junjungan kita, Nabi Muhammad SAW, suri teladan bagi umat manusia yang membawa cahaya ilmu dan peradaban bagi seluruh dunia.

Hadirin yang saya hormati,
Hari Santri bukan hanya momentum seremonial, melainkan pengingat akan sejarah panjang perjuangan santri dalam mengawal kemerdekaan Indonesia. Dari masa penjajahan hingga era kemerdekaan, para santri tak pernah lelah berjuang, baik dengan ilmu, doa, maupun keberanian di medan laga. Resolusi Jihad yang digelorakan oleh Hadratussyaikh KH. Hasyim Asy’ari pada 22 Oktober 1945, menjadi bukti nyata bahwa semangat santri adalah semangat cinta tanah air yang tidak dapat dipisahkan dari keimanan.

Kini, 80 tahun lebih sejak kemerdekaan, perjuangan santri belum usai. Bila dulu santri mengangkat senjata melawan penjajah, maka hari ini santri berjihad dengan ilmu, karya, dan akhlak untuk mengawal Indonesia di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks. Dunia sedang berubah cepat, teknologi berkembang pesat, arus informasi tak terbendung, dan peradaban global saling berinteraksi. Di sinilah santri memiliki peran strategis, bukan hanya menjaga nilai-nilai keislaman dan kebangsaan, tetapi juga membawa wajah Islam Indonesia yang damai, moderat, serta berperadaban ke kancah dunia.

Hadirin sekalian,
Tema Hari Santri tahun ini, “Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Dunia”, mengandung makna yang mendalam. Santri bukan lagi hanya penjaga moral bangsa, tetapi juga pembangun peradaban global. Santri harus hadir sebagai generasi yang cerdas digital, berjiwa inovatif, namun tetap berakar pada nilai-nilai pesantren: keikhlasan, kesederhanaan, tawadhu, dan cinta negeri.

Kemandirian ekonomi, penguasaan teknologi, dan kolaborasi lintas budaya adalah medan juang baru bagi santri masa kini. Dengan bekal ilmu agama dan ilmu dunia, santri dapat menjadi pelopor kemajuan, tidak hanya di lingkungan pesantren, tetapi juga di dunia industri, pendidikan, sosial, dan kemanusiaan. Indonesia membutuhkan santri yang siap memimpin, santri yang bisa berpikir global, namun tetap berjiwa lokal.

Bapak, Ibu, dan sahabat-sahabat santri yang berbahagia,
Mari kita jadikan Hari Santri 2025 ini sebagai momentum untuk memperkuat komitmen kita dalam menjaga kemerdekaan dan memajukan bangsa. Jadilah santri yang tidak hanya pandai membaca kitab, tetapi juga pandai membaca zaman. Jadilah santri yang tidak hanya mampu berdzikir, tetapi juga berpikir dan bertindak. Sebab, dari tangan-tangan santri yang berilmu dan berakhlak mulia, akan lahir peradaban dunia yang berkeadilan, berkemajuan, dan penuh kasih sayang.

Akhirnya, mari kita teruskan semangat juang para ulama dan santri terdahulu dengan mengisi kemerdekaan ini melalui karya nyata. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kekuatan dan petunjuk kepada kita semua dalam menjaga Indonesia yang berdaulat, berkepribadian, dan menjadi teladan bagi peradaban dunia.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

5. Contoh Amanat Pembina Upacara Hari Santri Nasional 2025 Singkat dan Penuh Semangat

Selamat memperingati Hari Santri Nasional! Ini adalah hari yang bersejarah untuk kita. Mari kita manfaatkan momen yang berbahagia ini untuk mengenang bagaimana santri telah menjadi bagian penting dari perjuangan bangsa, baik dalam mempertahankan kemerdekaan maupun dalam membangun peradaban yang berakhlak.

Santri adalah sosok yang mengedepankan ilmu pengetahuan dan pemahaman agama Islam. Ia adalah harapan untuk masyarakat yang memiliki intelektualitas tinggi serta mengedepankan moral yang positif. Santri adalah generasi yang mampu membawa nilai-nilai keislaman ke dalam setiap aspek kehidupan, baik dalam berkeluarga, bermasyarakat, maupun bernegara.

Sehingga kita patut bangga dan berbahagia hidup di antara santri yang rela berjuang di jalan Allah. Generasi muda yang berpegang teguh pada prinsip-prinsip Islam akan menciptakan bangsa yang berkeadilan, memiliki toleransi tinggi, serta berbudi mulia.

Dukungan akan selalu kita curahkan kepada para santri, calon pemimpin masa depan yang akan mewarnai negeri ini. Mari terus berjuang, belajar, dan berkontribusi untuk agama dan negara. Semoga Allah SWT senantiasa meridai langkah kalian.

Itulah lima contoh amanat pembina upacara Hari Santri Nasional 2025 penuh semangat.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Editor: Safrezi

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan