Apa Itu Forta (FORT), Ini Tujuan Fungsi, dan Teknologi yang Digunakan

Tifani
Oleh Tifani
29 Oktober 2025, 13:48
Apa Itu Forta (FORT)
Freepik
Apa Itu Forta (FORT)
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Keamanan menjadi salah satu aspek yang paling krusial di tengah pesatnya perkembangan teknologi keamanan blockchain dan keuangan terdesentralisasi (DeFi). Ada banyak kasus peretasan dan penipuan yang merugikan pengguna karena kurangnya sistem pemantauan yang efektif.

Sejumlah inovasi terus bermunculan guna meningkatkan keamanan jaringan dan aset digital. Salah satu yang menarik perhatian komunitas kripto adalah Forta (FORT).

Forta (FORT) adalah sebuah proyek yang menghadirkan pendekatan baru dalam sistem deteksi ancaman di dunia Web3. Forta memungkinkan pengawasan transaksi secara real-time untuk mencegah aktivitas mencurigakan dengan mekanisme yang terdesentralisasi.

Lalu, apa itu Forta (FORT) dan bagaimana cara kerjanya dalam menjaga keamanan ekosistem blockchain?

Apa Itu Forta (FORT)

Ilustrasi, blockchain
Ilustrasi, blockchain (Freepik)

 

Forta (FORT) adalah sebuah jaringan keamanan siber terdesentralisasi yang dirancang untuk melindungi aset dan protokol di dunia Web3. Forta memantau seluruh transaksi dan perubahan yang terjadi pada blockchain secara real-time untuk mendeteksi ancaman serta aktivitas yang mencurigakan dengan menggunakan jaringan node yang independen dan teknologi kecerdasan buatan (AI).

Forta bertindak seperti sistem alarm yang dapat mengingatkan proyek-proyek kripto sebelum mereka diserang oleh peretas. Hal ini membantu mencegah hilangnya dana yang mencapai miliaran dolar.

Forta dapat memberitahu pemilik bahwa ada percobaan peretasan beberapa menit sebelum terjadi, sehingga memberikan kesempatan untuk mengamankan aset. jaringan Forta telah mendeteksi ancaman eksploitasi senilai lebih dari $2 miliar dan melindungi lebih dari 1 juta pengguna akhir.

Tujuan Utama Forta (FORT)

Melansir laman resminya, Forta adalah menciptakan landasan keamanan yang dapat diandalkan oleh seluruh ekosistem Web3. Dalam dunia yang terbuka dan terdesentralisasi, ancaman keamanan terus berevolusi dengan sangat cepat.

Berikut beberapa tujuan utama Forta:

1. Mencegah Kerugian Keuangan

Forta bertujuan meminimalisir kerugian dana akibat eksploitasi smart contract, scam, dan serangan siber lainnya dengan memberikan peringatan dini yang dapat ditindaklanjuti .

2. Mendesentralisasikan Keamanan

Berbeda dengan model keamanan tradisional yang terpusat, Forta membangun jaringan monitoring yang dioperasikan oleh berbagai pihak independen di seluruh dunia. Hal ini membuatnya lebih tahan terhadap sensor dan kegagalan tunggal.

3. Memungkinkan Keamanan Real-Time

Forta bergerak melampaui pendeteksian ancaman dengan Forta Firewall, sebuah lapisan keamanan yang dapat memblokir transaksi berbahaya sebelum transaksi tersebut dieksekusi pada blockchain.

Teknologi yang Digunakan Forta

Forta didukung oleh teknologi yang unik dan robust, yakni menggabungkan kekuatan komunitas dengan kecanggihan mesin. Berikut adalah komponen kunci yang menjalankan platform ini:

1. Scan Nodes (Node Pemindai)

Pemindai ini adalah jantung dari jaringan Forta. Node-node independen ini dijalankan oleh berbagai pihak di seluruh dunia untuk memindai setiap transaksi dan blok baru yang ditambahkan ke blockchain.

Saat ini, ada lebih dari 4,000 node aktif yang memantau tujuh jaringan blockchain berbeda

2. Detection Bots (Bot Pendeteksi)

Bot-bot ini adalah skrip program yang dirancang oleh developer untuk mencari pola ancaman spesifik, seperti aktivitas pencucian uang, kontrak mencurigakan, atau transaksi bernilai tinggi yang tidak biasa. Setiap node dapat menjalankan banyak bot secara bersamaan, menciptakan jaring pengaman yang sangat luas.

3. Forta Firewall

Forta Firewall adalah evolusi terbaru Forta dari sekadar mendeteksi menjadi mencegah ancaman. Firewall diintegrasikan langsung ke dalam lapisan sequencer blockchain (biasanya L2/Rollup) dan menyaring setiap transaksi secara real-time (dalam waktu <10ms) sebelum dieksekusi.

Firewall sudah digunakan oleh blockchain seperti Plume untuk menyaring hingga 2.5 juta transaksi setiap hari.

4. Machine Learning (ML) dan AI

Forta memanfaatkan kecerdasan buatan untuk meningkatkan akurasi deteksi. Salah satu bot berbasis machine learningnya telah berhasil mendeteksi ratusan juta dolar potensi peretasan sebelum serangan itu benar-benar terjadi .

Token Forta (FORT)

Token FORT adalah aset digital yang menjadi penggerak seluruh ekonomi dan keamanan di dalam jaringan Forta. Token ini memiliki total suplai tetap sebesar 1 miliar FORT, yang berarti jumlahnya tidak akan bertambah di masa depan.

Dari total tersebut, sekitar 235,8 juta token FORT saat ini beredar di pasar. Hal ini mencerminkan distribusi aktif di antara para pengguna dan operator jaringan. FORT menunjukkan perannya sebagai aset utilitas yang penting dalam mendukung ekosistem keamanan terdesentralisasi milik Forta dengan kapitalisasi pasar mencapai sekitar 8,5 juta dolar AS.

Fungsi Token Forta (FORT)

Berikut beberapa fungsi atau kegunaan token Forta (FORT):

1. Staking untuk Node dan Bot

Para operator node pemindai dan developer bot harus mempertaruhkan (staking) token FORT sebagai jaminan ekonomi. Jika mereka melakukan tindakan jahat atau lalai, taruhan ini dapat dipotong (slashed).

2. Pembayaran Biaya

Pengguna yang ingin berlangganan layanan data Forta atau menggunakan Forta Firewall membayar biayanya dalam token FORT.

3. Tata Kelola (Governance)

Pemegang token FORT dapat berpartisipasi dalam pengambilan keputusan untuk masa depan protokol melalui proses governance yang terdesentralisasi.

Itulah ulasan lengkap mengenai apa itu Forta (FORT) dan cara kerjanya dalam menjaga keamanan ekosistem blockchain.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Editor: Safrezi

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan