6 Kereta Api Jarak Jauh ini Tak Lagi Berhenti di Jatinegara Mulai 1 Desember

Bahrul Ilmi
18 November 2025, 14:40
kereta api jarak jauh Jatinegara
MerahPutih
Kereta jarak jauh Jatinegara
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Kereta Api masih jadi salah satu transportasi yang diandalkan oleh masyarakat Indonesia, tak terkecuali oleh sebagian besar warga Jakarta dan sekitarnya. Namun, mulai 1 Desember 2025, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mengumumkan sejumlah perjalanan Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) yang tak lagi berhenti di Stasiun Jatinegara.

Hal tersebut imbas dari penyesuaian pola operasi perjalanan kereta yang telah dilakukan. Informasi ini disampaikan langsung oleh Manager Humas PT KAI Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko.

Dalam keterangannya pada Senin, 17 November 2025, ia menyebut bahwa ada sekitar 6 Kereta Api (KA) yang tak lagi berhenti di Stasiun Jatinegara dalam waktu dekat.

6 Kereta Jarak Jauh yang Tak Lagi Berhenti di Jatinegara

Berdasarkan informasi yang diberikan oleh Ixfan Hendriwintoko, setidaknya ada enam Kereta Api Jarak Jauh yang tak lagi berhenti di Stasiun Jatinegara, terhitung mulai 1 Desember 2025.

Daftar kereta api yang dimaksud seperti:

  • KA Manahan (61B) relasi Solo Balapan-Gambir.
  • KA Bogowonto (103B) relasi Lempuyangan-Pasar Senen.
  • KA Gajahwong (105B) relasi Lempuyangan-Pasar Senen.
  • KA Gunung Jati (119B) relasi Semarang Tawang-Gambir.
  • KA Cakrabuana (121B) relasi Purwokerto-Gambir.
  • KA Parahyangan (137B) relasi Bandung-Gambir.

Selain melakukan penghapusan pemberhentian kereta di Stasiun Jatinegara, PT KAI Jakarta juga menerapkan perubahan pola perhentian KA yang berangkat dari wilayah Daop 1 Jakarta.

Salah satunya KA Fajar Utama Yogyakarta (110B) relasi Pasar Senen-Yogyakarta. Sebelum 1 Desember 2025, KA berhenti di Stasiun Bekasi, Karawang dan Cikampek. Setelah 1 Desember 2025 hanya berhenti di Stasiun Bekasi dan Karawang untuk naik-turun penumpang.

Selanjutnya, KA berhenti di Stasiun Haurgeulis, Terisi, Jatibarang, Cirebon, Ciledug, Bumiayu, Purwokerto, Kroya, Gombong, Kebumen, Kutoarjo, Wates dan tiba di Yogyakarta.
Selisih Waktu Tempuh

Seain adanya perubahan pada pola perhentian, ditemukan pula perubahan pada selisih waktu tempuh (WT) yang diakibatkan oleh penyesuaian perjalanan. Meski begitu, selisih waktu tersebut disebut tidak memberikan dampak signifikan. Sebab selisih waktu yang terjadi rata-rata kurang dari 10 menit.

Penyesuaian pola operasi ini dilakukan dalam rangka memastikan keselamatan perjalanan, meningkatkan efisiensi operasi, dan memaksimalkan kelancaran arus kedatangan serta keberangkatan kereta api (KA) di wilayah Daop 1 Jakarta.

Ixfan juga mengimbau calon penumpang untuk selalu memperhatikan jadwal terbaru di aplikasi Access by KAI, website resmi KAI serta kanal informasi lainnya.

Sekilas Tentang Stasiun Jatinegara

Berada di lokasi yang strategis, membuat Stasiun Jatinegara sebagai salah satu tempat pemberhentian paling sibuk di Jakarta Timur. Sebab stasiun ini merupakan tempat pemberhentian utama di Jakarta Timur, menjadikannya sebagai gerbang penting bagi penumpang yang menggunakan KRL maupun kereta jarak jauh dari atau menuju Jakarta.

Selain itu, kereta jarak jauh sering kali berhenti di Stasiun Jatinegara untuk mempermudah penumpang. Menjadi alternatif bagi mereka yang ingin turun di lokasi yang lebih mudah dijangkau daripada stasiun akhir seperti Gambir.

Stasiun ini juga terintegrasi dengan berbagai moda transportasi lainnya, sehingga penumpang lebih mudah melanjutkan perjalanan setelah tiba di Jatinegara.

Itulah sekilas informasi mengenai penghentian enam kereta api jarak jauh yang tak lagi berhenti di Jatinegara. Jika rute tersebut termasuk salah satu rute yang sering kamu lalui setiap hari, ada baiknya untuk mencari alternatif dari sekarang, dan sering melakukan pengecekan informasi terbaru.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Editor: Safrezi

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan