Perkiraan Puasa 2026 Versi Kalender Hijriah Kemenag

Izzul Millati
12 Desember 2025, 09:11
puasa 2026 jadwal
unsplash.com
puasa 2026
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Perkiraan Puasa 2026 mulai menjadi perhatian, disusul dengan kabar Kementerian Agama (Kemenag) yang telah merilis Kalender Hijriah 1447–1448 H sebagai acuan penanggalan Islam nasional. Kemenag merilis kalender ini untuk kebutuhan resmi lembaga pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat luas sebagai dasar penetapan hari besar keagamaan.

Kalender tersebut memberikan gambaran awal mengenai prediksi masuknya bulan Ramadhan pada tahun 2026 berdasarkan metode hisab yang digunakan secara resmi, dengan memperhatikan posisi bulan dan matahari. Prediksi ini juga menjadi rujukan sebelum penetapan resmi dilakukan melalui mekanisme rukyatul hilal menjelang Ramadhan.

Perkiraan Awal Ramadhan Berdasarkan Kalender Hijriah Kemenag

puasa 2026
puasa 2026 (unsplash.com)

 

Berdasarkan perhitungan Kalender Hijriah Kemenag, Puasa 2026 diperkirakan akan dimulai pada pertengahan Februari, yaitu sekitar tanggal 17-18-19 Februari 2026. Prediksi ini sejalan dengan pola pergeseran kalender lunar dari tahun ke tahun, di mana Ramadan maju sekitar 10 hingga 11 hari lebih cepat setiap tahun dibandingkan kalender masehi.

Meskipun demikian, penetapan awal Ramadhan tetap dilakukan melalui sidang isbat yang mempertimbangkan hasil hisab dan rukyatul hilal untuk memastikan ketepatan masuknya bulan baru.

Faktor yang Mempengaruhi Prediksi Ramadhan 2026

Perhitungan waktu Puasa 2026 tidak terlepas dari beberapa faktor. 

  • Ilmu falak serta pergerakan bulan menjadi dasar yang digunakan dalam menyusun kalender Hijriah resmi.
  • Metode hisab memberikan estimasi berdasarkan posisi hilal pada akhir bulan Sya'ban dan menghitung kemungkinan terlihatnya bulan baru. Prediksi ini disusun menggunakan standar astronomi modern.
  • Selain itu, pola pergeseran Ramadhan setiap tahun juga memperkuat prediksi masuknya bulan suci pada Februari 2026. 

Kemenag memanfaatkan pola ini sebagai salah satu acuan tambahan dalam menentukan kalender selama satu tahun hijriah ke depan, sebelum konfirmasi teknis melalui pengamatan hilal dilakukan menjelang Ramadhan.

Tips Agar Kuat Menjalankan Puasa Ramadhan Sebulan Penuh

  • Konsumsi makanan bergizi saat sahur, terutama yang tinggi serat dan protein agar kenyang lebih lama.

  • Perbanyak minum air saat sahur dan berbuka untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi.

  • Hindari makanan terlalu asin, pedas, dan berminyak karena dapat memicu cepat haus atau gangguan pencernaan.

  • Gunakan waktu untuk istirahat yang cukup agar energi tetap terjaga sepanjang hari.

  • Lakukan aktivitas fisik ringan seperti stretching atau jalan santai agar tubuh tetap bugar tanpa cepat lelah.

  • Prioritaskan ibadah yang membuat hati tenang seperti membaca Al-Qur’an atau dzikir agar puasa terasa lebih ringan.

  • Atur pola tidur menjadi lebih teratur, misalnya tidur lebih awal dan bangun untuk sahur tanpa terburu-buru.

  • Kendalikan stres dengan menghindari konflik, mengatur napas, dan menjaga pikiran tetap positif.

  • Saat berbuka, mulai dengan yang ringan seperti kurma dan air putih sebelum makan besar agar tubuh tidak “kaget”.

Tips Khusus Wanita yang Sedang Haid

  • Gunakan masa tidak berpuasa untuk mengisi energi kembali, seperti makan teratur dan tidur cukup agar siap menjalani puasa setelah suci.

  • Tetap bisa fokus pada ibadah lain seperti dzikir, bersedekah, dan mendengarkan kajian, sehingga semangat Ramadhan tetap terjaga.

  • Jangan lupa mencatat hari-hari yang ditinggalkan untuk memudahkan mengqadha setelah Ramadhan.

  • Jika tubuh terasa lemah saat mendekati masa haid atau setelah selesai, pilih makanan yang kaya zat besi seperti daging merah, bayam, atau kacang-kacangan untuk mencegah anemia.

Informasi mengenai Puasa 2026 berdasarkan Kalender Hijriah Kemenag memberikan gambaran awal bagi masyarakat untuk mempersiapkan diri menyambut bulan Ramadhan. 

Masyarakat diharapkan tetap menunggu pengumuman formal dari pemerintah melalui sidang isbat sebagai penetapan sah awal Ramadhan 1447 H. Dengan adanya prediksi awal ini, berbagai pihak dapat menata rencana kegiatan dan kebutuhan dengan lebih baik.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Editor: Safrezi

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan