Membanggakan! Film Jumbo Masuk 6 Besar Box Office Korea dalam Seminggu Tayang

Izzul Millati
26 Februari 2026, 07:20
Film Jumbo di Korea Selatan
Visinema Pictures
Film Jumbo di Korea Selatan
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Film Jumbo kembali menorehkan prestasi di pasar internasional. Film animasi produksi Visinema Studios tersebut berhasil masuk enam besar box office mingguan Korea Selatan usia sepekan penayangan. Capaian ini menjadi sebuah prestasi yang membanggakan karena industri film Korea dikenal kompetitif dan didominasi produksi lokal serta film internasional.

Penayangan Film Jumbo di Korea Selatan resmi dimulai pada 18 Februari 2026, hampir setahun setelah film ini lebih dahulu tayang di Indonesia pada 31 Maret 2025. Kehadiran Film Jumbo di Negeri Ginseng menjadi bagian dari strategi ekspansi ke market yang lebih luas, sekaligus menguji daya tarik animasi Indonesia di pasar yang berbeda secara budaya dan preferensi penonton.

Total Penonton di Hari Pertama Penayangan

Konferensi pers Konser JUMBO
Konferensi pers Konser JUMBO (ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/agr)

 

Film Jumbo mencatatkan debut yang menjanjikan di Korea Selatan. Berdasarkan data Korean Film Council (KOFIC), Film Jumbo berhasil menarik 12.648 penonton pada hari pertama penayangan. Perolehan tersebut setara dengan pendapatan sekitar US$79.239 dan cukup untuk menempatkan Film Jumbo di posisi keenam box office harian.

Capaian ini membuat Film Jumbo melampaui sejumlah film yang telah lebih dahulu tayang sejak akhir 2025, termasuk judul-judul melodrama romantis yang memiliki basis penonton tersendiri. 

Meski demikian, persaingan di pasar Korea tergolong ketat sehingga pada hari kedua penayangan, Film Jumbo sempat keluar dari jajaran 10 besar. Pergerakan posisi yang cepat tersebut mencerminkan kondisi persaingan box office Korea Selatan yang sangat kompetitif. 

Konsistensi pada Pekan Pertama

Film Jumbo kembali menunjukkan daya tariknya pada audience Korea Selatan pada pekan pertama penayangan. Mengacu pada data KOFIC per 25 Februari 2026, Film Jumbo mencatatkan 22.330 penonton pada hari kedelapan penayangan sejak rilis.

Jumlah tersebut setara dengan pendapatan sekitar US$138.795 atau sekitar Rp2,3 miliar, yang menempatkannya pada posisi keenam dalam daftar box office mingguan Korea Selatan. 

Dalam daftar tersebut, posisi puncak ditempati The King's Warden, disusul Humint, Number One, Choir of God, serta App the Horror.

Di tengah dominasi film-film tersebut, Film Jumbo tetap mampu bertahan di enam besar. Bahkan, Film Jumbo berhasil melampaui Sentimental Value yang juga dirilis pada 18 Februari 2026 dan merupakan nominasi Best Picture Academy Awards 2026. Pada 25 Februari, Sentimental Value mencatatkan 10.727 tiket, lebih rendah dibandingkan capaian Film Jumbo pada periode yang sama.

Memiliki Basis Penggemar Besar di Pasar Domestik

Balon raksasa karakter film Jumbo di Bundaran HI
Balon raksasa karakter film Jumbo di Bundaran HI (ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/tom.)


Sebelum menembus pasar Korea Selatan, Film Jumbo telah lebih dahulu mencatatkan kesuksesan besar di dalam negeri. Film yang tayang perdana di Indonesia pada 31 Maret 2025 tersebut berhasil mengumpulkan 10.233.002 tiket.

Perolehan tersebut menjadikan Film Jumbo sebagai film lokal terlaris kedua sepanjang masa di Indonesia, berada tepat di bawah Agak Laen 2: Menyala Pantiku yang meraih 10.959.123 tiket. 

Respons publik Indonesia yang sangat positif sejak awal penayangan turut memperkuat posisi Film Jumbo dalam negosiasi distribusi ke berbagai negara.

Distribusi Global di 40 Negara

Film Jumbo sendiri dikabarkan telah mengantongi hak edar di sekitar 40 negara. Beberapa negara yang telah menayangkan Film Jumbo antara lain Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, Vietnam, Uni Emirat Arab, Rusia, dan Belarus. Selain itu, Film Jumbo juga tersedia di platform streaming Netflix untuk menjangkau audiens yang lebih luas.

Jumlah negara distribusi tersebut melampaui rencana awal yang sempat menyebutkan penayangannya di 17 negara. Perluasan market ini menunjukkan meningkatnya kepercayaan pasar internasional terhadap kualitas animasi Indonesia.

Sinopsis Film Jumbo

Disutradarai oleh Ryan Adriandhy, Film Jumbo mengangkat kisah Don, seorang anak bertubuh besar yang kerap menjadi sasaran ejekan di lingkungannya. Sebuah buku cerita warisan orang tuanya membawa Don menjelajahi dunia penuh imajinasi.

Dalam petualangannya, Don ditemani oleh Oma serta dua sahabatnya, Nurman dan Mae. Mereka kemudian bertemu Meri, seorang anak perempuan dari dunia lain yang tengah mencari kedua orang tuanya. Kisah tersebut mengangkat tema keluarga, persahabatan, keberanian, dan pentingnya dukungan dari orang-orang terdekat.

Keberhasilan Film Jumbo di Korea Selatan memberikan dampak positif bagi industri animasi dan perfilman nasional. Posisi Film Jumbo di pasar Korea memperkuat reputasi animasi Indonesia di mata internasional sekaligus meningkatkan kepercayaan pasar global terhadap kualitas produksi dalam negeri. 

Distribusi Film Jumbo di 40 negara membuka peluang kolaborasi lintas negara yang lebih luas, baik dalam pendanaan, produksi, maupun pemasaran. Capaian tersebut juga mendorong pelaku industri untuk terus meningkatkan standar produksi agar mampu bersaing di pasar global yang kompetitif.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Editor: Safrezi

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan