Ini Struktur Kepemilikan Saham di Atas 1% AADI yang Dirilis BEI
PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) resmi menerbitkan informasi kepemilikan saham perusahaan tercatat di atas 1 persen kepada publik. Ini bisa menjawab pertanyaan mengenai struktur kepemilikan saham PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI).
Kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari Keputusan Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nomor 1/KDK.04/2026 yang menetapkan BEI dan KSEI sebagai penyedia data kepemilikan saham perusahaan terbuka.
Sesuai dengan ketentuan pada surat keputusan tersebut, informasi kepemilikan saham perusahaan tercatat di atas 1% ini akan disediakan oleh KSEI dan dipublikasikan setiap bulan melalui situs BEI.
Informasi tersebut merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas keterbukaan data kepemilikan saham perusahaan tercatat di BEI, termasuk salah satnya saham PT Adaro Andalan Indonesia atau AADI.
Struktur Kepemilikan Saham Diatas 1% AADI
Berikut ini struktur kepemilikan saham diatas 1% AADI resmi dari BEI:
| SHARE_CODE | ISSUER_NAME | INVESTOR_NAME | DOMICILE | PERCENTAGE |
| AADI | ADARO ANDALAN INDONESIA Tbk | ADARO STRATEGIC INVESTMENTS | INDONESIA | 41.10 |
| AADI | ADARO ANDALAN INDONESIA Tbk | ALAMTRI RESOURCES INDONESIA TBK PT | INDONESIA | 15.37 |
| AADI | ADARO ANDALAN INDONESIA Tbk | GARIBALDI THOHIR | INDONESIA | 5.83 |
| AADI | ADARO ANDALAN INDONESIA Tbk | SARATOGA INVESTAMA SEDAYA TBK PT | INDONESIA | 4.38 |
| AADI | ADARO ANDALAN INDONESIA Tbk | EDWIN SOERYADJAYA | INDONESIA | 3.52 |
| AADI | ADARO ANDALAN INDONESIA Tbk | IR. T. PERMADI RACHMAT | INDONESIA | 3.27 |
| AADI | ADARO ANDALAN INDONESIA Tbk | SANDIAGA SALAHUDDIN UNO | INDONESIA | 2.04 |
| AADI | ADARO ANDALAN INDONESIA Tbk | PERSADA CAPITAL INVESTAMA | INDONESIA | 1.54 |
| AADI | ADARO ANDALAN INDONESIA Tbk | FTAG INVESTMENT BANK LTD | MALAYSIA | 1.29 |
| AADI | ADARO ANDALAN INDONESIA Tbk | PT TRINUGRAHA THOHIR | INDONESIA | 1.15 |
Profil Singkat AADI
PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) adalah perusahaan energi yang menjalankan kegiatan usaha utamanya di bidang pertambangan batu bara.
Dulunya emiten ini adalah anak usaha PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO), yang kemudian dilakukan spin-off dari entitas induknya, disusul dengan perubahan core bisnis dan nama usaha ADRO menjadi PT Alamtri Resources Indonesia Tbk.
Saat masih berada dalam struktur ADRO, Adaro Andalan Indonesia adalah anak usaha yang menjalankan bisnis pertambangan batu bara termal, yakni jenis batu bara yang digunakan untuk menghasilkan energi panas untuk kelistrikan.
Pasca spin-off, bisnis batu bara termal sepenuhnya dijalankan secara terpisah oleh AADI.
Adapun pemisahan bisnis ini dilakukan untuk menyesuaikan dengan selera investor yang berbeda . Seperti diungkapkan oleh direksi perusahaan, investor yang menyukai batu bara dan deviden tunai mungkin tidak tertarik dengan proyek energi terbarukan yang berisiko tinggi dan berjangka panjang.
Dengan dipisah, masing-masing entitas dapat menjalankan strateginya secara lebih leluasa dan menarik basis investor yang paling sesuai.
AADI sendiri memiliki konsesi pertambangan di Kalimatan Selatan dan Sumatera Selatan, dengan total luasan mencapai 33.442 hektare. Seluruh konsesi milik perseroan memiliki total cadangan batu bara hingga jutaan ton.
Selain pertambangan, AADI juga memiliki kegiatan usaha di bidang logistik, manajemen aset lahan, perdagangan batu bara, dan usaha penunjang pertambangan lainnya.
Itulah informasi mengenai struktur kepemilikan saham diatas 1% AADI resmi dari BEI beserta informasi lainnya yang penting diketahui.

