Profil Sandiaga Uno: Latar Belakang, Karier, dan Bisnisnya
Katadata Indonesia akan kembali menggelar Indonesia Data and Economic (IDE) Katadata Future Forum 2026 pada 15 April 2026 di The Ballroom, Djakarta Theater. Bertajuk "Adapting to What Comes Next", forum ini bertujuan untuk membahas berbagai tantangan nasional yang sedang berkembang, termasuk transformasi digital, disrupsi kecerdasan buatan (AI), perubahan kelas menengah, serta daya saing ekonomi jangka panjang Indonesia, guna membantu merumuskan arah strategis negara menuju tahun 2045.
IDE Katadata Future Forum 2026 akan menghadirkan para pakar dan ahli dari berbagai bidang untuk berbagi wawasan, pengalaman, serta perspektif strategis terkait isu-isu krusial yang dihadapi Indonesia. Forum ini juga menjadi ruang kolaborasi bagi pemangku kepentingan lintas sektor untuk merumuskan solusi inovatif, memperkuat sinergi, serta mendorong arah kebijakan yang adaptif dalam menghadapi tantangan masa depan.
Salah satu narasumber yang akan mengisi IDE Katadata Future Forum 2026 adalah Sandiaga Uno. Berikut uraian lengkap profil Sandiaga Uno dari latar belakang keluarga hingga karir politiknya.
Profil Sandiaga Uno
Sandiaga Uno atau Sandiaga Salahuddin Uno merupakan pengusaha asal Indonesia. Garis keluarganya dapat ditelusuri dari sang nenek yang bernama Ruaida, anak Rais Monoarfa, Kepala Distrik Gorontalo pada masa kolonial Hindia Belanda.
Garis keluarga Monoarfa pun bisa ditelusuri hingga ke raja yang pernah memerintah Kerajaan Gorontalo. Kakek Sandiaga, Abdul Uno, pernah menerbitkan jurnal Ponoewa saat pendudukan kolonial Belanda.
Leluhurnya sendiri adalah marsaoleh alias pemimpin onderdistrik Kwandang bernama Alexander “Sander” Uno. Tercatat, ander bersama dengan pemimpin Limboto, Gorontalo, dan Suwawa, membangun jalan puluhan kilometer yang menghubungkan Kwandang hingga Limboto pada awal abad XX.
Sandiaga Uno merupakan anak bungsu Razif Halik Uno dan Rachmini Rahman yang dikenal dengan Mien Uno. Ia lahir di Pekanbaru, 28 Januari 1969, ayahnya adalah putra Gorontalo yang bekerja di perusahaan minyak Caltex di Riau.
Sedangkan ibunya adalah pelopor sekolah kepribadian John Robert Power Indonesia. Setelah ayahnya tidak lagi bekerja di Caltex, keluarga Sandiaga pindah ke Jakarta pada 1970.
Sandi pun mengenyam bangku Sekolah Menengah Atas di Pangudi Luhur dan lulus pada 1987. Sedangkan pendidikan tingginya ia tempuh di Wichita State University, Amerika Serikat.
Gelar Bachelor of Business Administration ia peroleh pada 1990 dan kemudian bekerja di Bank Summa milik Willliam Soeryadjaya. Konglomerat ini adalah ayah Edwin Soeryadjaya yang kemudian menjadi rekan bisnisnya di Saratoga.
Sandiaga tidak banyak menghabiskan waktu di Bank Summa lantaran memperoleh beassiwa di George Washington University, Amerika Serikat pada 1991. Dua tahun kemudian dia mendapat gelar Master of Business Adminsitration dengan status cum laude, IPK 4.0.
Pekerja keras ini selalu berusaha menerapkan gaya hidup sehat dan berolahraga, ia memiliki hobi berenang, bermain basket dan berlari. Sandiaga Uno memiliki pasangan bernama Nur Asia dan dikaruniai tiga orang anak bernama Anneesha Atheera Uno, Sulaiman Saladdin Uno, dan Amyra Atheefa Uno.
Perjalanan Karier Sandiaga Uno
Karier Sandiaga Uno berlanjut di berbagai negara, mulai dari Seapower Asia Investment Limited pada 1993. Kemudian, MP Holding Limited Group Singapura pada 1994.
Setahun berselang, ia hijrah ke Kanada untuk bekerja di NTI Resources Limited. Di sana, ia berhasil menjadi Executive Vice President pada usia 26 tahun.
Sayangnya, perusahaan asal Kanada itu kolaps saat krisis moneter pada 1998 sehingga Sandi terkena pemutusan hubungan kerja alias PHK. Ia pun mencoba membangun perusahaan investasi PT Recapital bersama sahabatnya, Rosan Roeslani.
Setelah itu, ia membangun perusahaan konsultan Saratoga Investment bersama Edwin Soeryadjaya pada 1998. Dari data yang dihimpun RTI per 10 April, Sandiaga memiilki 21,5% saham SRTG atau setara 2,9 miliar lembar saham. .
Sandiaga Uno sukses mendirikan Saratoga Capital pada 1998. Fokus bisnisnya melalui Saratoga meliputi sektor pertambangan, infrastruktur, hingga otomotif. Ini menjadikannya salah satu investor terkemuka dengan portofolio saham luas seperti SRTG, ADRO, MDKA, dan MPMX. Berikut bisnis dan portofolio investasi Sandiaga Uno:
- PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG): Perusahaan investasi utama yang ia dirikan bersama Edwin Soeryadjaya. Saratoga fokus pada pengelolaan perusahaan di sektor infrastruktur, pertambangan, dan konsumsi.
- PT Adaro Energy Tbk (ADRO): Perusahaan pertambangan batu bara raksasa di mana ia memegang saham.
- PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG): Perusahaan yang bergerak di bidang menara telekomunikasi.
- PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA): Investasi di bidang pertambangan logam berharga.
- PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX): Perusahaan yang bergerak di bidang otomotif. Recapital Advisor: Perusahaan jasa penasihat keuangan yang ia dirikan.
Perusahaan ini berkembang besar hingga sekarang memiliki nilai kapitalisasi pasar Rp 26 triliun. Lama berkiprah di bidang bisnis, Sandiaga juga dikenal aktif dalam organisasi pengusaha.
Pada 2004, ia menjadi Ketua Komite Tetap Bidang UMKM Kadin. Kemudian, dari 2005 hingga 2008, ia menjabat sebagai Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia alias HIPMI.
Kesuksesan Bisnis Sandiaga Uno
Kesuksesan bisnis membuat Sandiaga Uno banyak mendapatkan peehargaan dan harta yang melimpah. Dia mendapatkan penghargaan Indonesian Entrepreneur of the Year pada 2008. Banyak juga riset yang menempatkannya sebagai salah satu orang twrkaya di Indonesia, seperti daftar 150 orang terkaya versi Globe Asia pada 2009, orang terkaya nomor 37 di Indonesia versi Majalah Forbes 2011, dan orang terkaya ke-63 di Indonesia versi Globe Asia.
Saat menduduki jabatan di pemerintahan, Sandiaga adalah menteri terkaya di kabinet Joko Widodo. Berdasar Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara alias LHKPN, hartanya mencaia Rp 10,62 triliun pada 2021.
Karier Politik Sandiaga Uno
Sandiaga Uno memulai kariernya di bidang politik Tanah Air dengan masuk ke Partai Gerindra pada 2015. Dalam laman Jakarta Maju Bersama, Sandiaga terpaksa melepas jabatannya di 25 perusahaan demi masuk ke parpol.
Bersama dengan kader PKS Anies Baswedan, keduanya maju sebagai calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta pada September 2016. Pasangan tersebut memenangkan pemilihan tersebut.
Belum selesai periode kepemimpinannya sebagai DKI 2, Sandiaga mundur dari jabatannya untuk berlaga di pemilu lainnya. Ia maju sebagai wakil presiden di Pemilu 2019 berpasangan dengan Prabowo Subianto.
Prabowo baru menunjuk Sandiaga sebagai pasangannya pada malam terakhir jelang pendaftaran capres. Namun, pasangan ini tidak berhasil keluar sebagai pemenang Pemiluu 2019 karena kalah dari Jokowi-Ma'ruf Amin.
Presiden Joko Widodo kemudian melantik Sandiaga sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif pada 23 Desember 2020, menggantikan Wishnutama. Pada tahun yang sama, Sandiaga masuk dalam kepengurusan Partai Gerindra sebagai Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra periode 2020-2025.
Itulah profil Sandiaga Uno salah satu tokoh inspiratif yang menjadi narasumber IDE Katadata Future Forum 2026. Ia akan mengisi sesi Innovate or Evaporate mendiskusikan arah kebijakan, perkembangan ekonomi, serta inovasi berbasis data di Indonesia.

