Profil Sigit Puji Santosa, CTO Danantara Tampil di IDE Katadata Future Forum
Katadata Indonesia akan kembali menggelar Indonesia Data and Economic (IDE) Katadata Future Forum 2026 pada 15 April 2026 di The Ballroom, Djakarta Theater. Bertajuk "Adapting to What Comes Next", acara ini merupakan orum strategis yang mempertemukan pemangku kepentingan lintas sektor untuk membahas arah kebijakan, ekonomi, dan inovasi berbasis data di Indonesia.
IDE Katadata Future Forum 2026 juga akan menjadi ruang diskusi untuk memahami tantangan dan peluang ke depan serta menyiapkan langkah strategis menuju pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Dalam acara ini Chief Technology Officer BPI Danantara, Sigit Puji Santosa, akan menjadi salah satu pembicara dalam sesi "The Growth Catalyst: From Innovation to Solution."
Sigit Puji Santosa merupakan Chief Technology Officer atau CTO Badan Pengelola Dana Investasi atau BPI Danantara. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Direktur Utama PT Pindad yang menarik perhatian publik sejak digunakan oleh Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Sebagai Kepala Teknologi Danantara, Sigit memang punya pengalaman panjang di sektor teknologi dan lulusan Fakultas Teknik Mesin serta Dirgantara Institut Teknologi Bandung dengan predikat first class honor. Secara lebih lengkap, berikut rincian profil Sigit Puji Santosa.
Profil Sigit Puji Santosa
Sigit Puji Santoso lahir di Pacitan, Jawa Timur, pada 19 Juli 1967. Ia menempuh pendidikan tinggi di Institut Teknologi Bandung (ITB) jurusan Teknik Mesin. Gelar insinyur (Ir.) berhasil diraihnya pada 1991, menjadikannya lulusan dengan penghargaan tertinggi (first class honor) pada usia 24 tahun.
Mengutip situs resmi ITB, Sigit melanjutkan studi pascasarjana di Massachusetts Institute of Technology (MIT), Amerika Serikat. Pada 1997, ia meraih gelar Master of Science in Mechanical Engineering (MSME) dengan spesialisasi di bidang Mekanika Terapan. Dua tahun kemudian, Sigit menyelesaikan gelar doktoral (Sc.D.) di MIT, dengan fokus pada bidang Mekanika Struktur Komputasional.
Setelah meraih gelar doktor, Sigit segera memulai karier profesionalnya di industri otomotif Amerika Serikat. Ia bergabung dengan General Motors (GM) sebagai peneliti di laboratorium Impact & Crashworthiness di MIT sebelum resmi bekerja di GM.
Di GM, Sigit menduduki posisi di Departemen Keamanan dan Kelayakan Uji Tabrak. Selama lebih dari satu dekade, Sigit berhasil terlibat dalam pengembangan berbagai kendaraan mewah, termasuk Chevrolet Corvette C6, Corvette Z06, dan Cadillac XLR
Setelah berkarier selama 15 tahun di General Motors, Sigit memutuskan kembali ke Indonesia pada 2014. Di ITB, ia bergabung sebagai ilmuwan peneliti di Pusat Teknik Industri, tepatnya di Light Weight Structure Laboratory. Tak hanya itu, ia juga menjadi staf pengajar di Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara (FTMD).
Di ITB, Sigit juga memegang sejumlah posisi strategis, termasuk sebagai Ketua Task Force for National Railway Center (NRC ITB) pada 2016 dan Direktur National Center for Sustainable Transportation Technology (CCR-NCSTT) pada 2017. Pada 2018, ia diangkat menjadi Direktur Lembaga Pengembangan Inovasi dan Kewirausahaan (LPIK-ITB).
Pada 2023, Sigit diangkat menjadi Wakil Direktur Utama yang merangkap sebagai Direktur Teknologi dan Pengembangan di PT Pindad. Pengangkatan ini diresmikan melalui surat Keputusan Menteri BUMN Nomor: SK-100/MBU/05/2023 pada 19 Mei 2023.
Di bawah kepemimpinannya, PT Pindad meluncurkan 48 produk alat utama sistem senjata atau alutsista selama 2021 - 2024. Sigit Puji Santosa juga berperan penting dalam pendirian National Center for Sustainable Transportation Technology (NCSTT).
Dalam hal kebijakan pemerintah, Sigit Puji Santoso ikut menyusun standar teknologi sarana angkutan umum autonomous berbasis energi listrik di wilayah Ibu Kota Negara atau IKN. Ia juga ikut merumuskan kebijakan mekanisme buy the service penyelenggara angkutan umum, serta dampak kebijakan dan strategi implementasi penertiban over dimension overloading alias ODOL.
Sigit Puji Santoso juga ikut membangun superholding Danantara.
Prestasi dan Penghargaan
Selama kariernya, Sigit menerima berbagai penghargaan atas kontribusinya di bidang teknik otomotif. Pada 2006, ia meraih penghargaan Chairman Honor dari GM untuk pencapaian terbaik dalam desain struktur Corvette Z06.
Pada 2007, ia juga menerima penghargaan serupa untuk desain struktural yang inovatif pada model Cadillac DTS dan Buick Lucerne. Selain itu, ia memiliki sertifikasi Six Sigma Green Belt dan Black Belt untuk desain efisiensi di industri otomotif.
Sigit juga mendapatkan penghargaan dari Royal Academy of Engineering Industry Academia Partnership Programme Award melalui Newton Fund pada 2017. Ia juga aktif di ASEAN New Car Assessment Program sebagai anggota komite teknis.
Presiden Prabowo menganugerahkan Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera kepada Sigit Puji Santosa pada 25 Agustus, bersama puluhan penerima lainnya.

