7 Tanda Tanda Redflag Daycare, Cek di Awal Survey Sebelum Jadi Korban

Izzul Millati
28 April 2026, 11:16
tanda tanda redflag daycare
unsplash.com
tanda tanda redflag daycare
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Kasus dugaan penganiayaan dan penelantaran anak di Daycare Little Aresha, Sorosutan, Yogyakarta, yang mencuat pada April 2026 seakan menyadarkan orang tua tentang kondisi keamanan anak di tempat penitipan anak. Peristiwa ini diduga sudah dilakukan sangat lama sehingga memicu kekhawatiran di kalangan orang tua terkait keamanan layanan daycare.

Di tengah meningkatnya kebutuhan layanan penitipan anak, memahami tanda tanda redflag daycare menjadi langkah penting yang harus dipahami oleh orang tua. Artikel ini mengulas indikator yang perlu diperhatikan saat survei daycare guna memahami apakah daycare yang akan dipilih bermasalah atau tidak. 

7 Ciri Redflag Daycare yang Bermasalah

Cara Memilih Daycare yang Aman
Cara Memilih Daycare yang Aman (Freepik)

 

Pemilihan daycare tidak hanya memperhatikan kenyamanan atau jarak dari tempat tinggal, tetapi juga menyangkut keamanan dan kesejahteraan anak. Banyak kasus daycare bermasalah yang memiliki fasilitas baik tetapi tidak mencerminkan kualitas pengasuhan yang sebenarnya.

Proses survei yang kurang mendalam dapat menjadi salah satu faktor yang membuat risiko tidak terdeteksi sejak awal. Oleh karena itu, mengenali tanda-tanda redflag daycare menjadi langkah preventif yang penting dilakukan para orang tua. 

Berikut sejumlah tanda-tanda redflag daycare yang harus diperhatikan para orang tua:

1. Pengawasan Lemah dan Anak Tidak Terpantau

Pengawasan merupakan hal yang paling menentukan apakah operasional daycare tersebut baik atau tidak. Tanda-tanda redflag daycare dapat terlihat ketika:

  • Anak dibiarkan tanpa pengawasan dalam jangka waktu tertentu
  • Pengasuh tampak kewalahan akibat jumlah anak yang terlalu banyak
  • Tidak adanya sistem yang memastikan setiap anak terpantau secara konsisten. 

Kondisi ini dapat meningkatkan potensi kecelakaan maupun tindakan yang tidak diinginkan.

2. Lingkungan Tidak Bersih dan Berpotensi Bahaya

Faktor lingkungan memainkan peran penting dalam menjaga kesehatan dan keselamatan anak. Daycare yang baik sudah seharusnya memiliki standar kebersihan dan keamanan yang jelas. Jika ada tanda-tanda redflag berikut, sebaiknya urungkan untuk mendaftar dan cari daycare lain yang lebih mematuhi standar kebersihan:

  • Kondisi ruangan kotor, berbau, atau tidak terorganisir dengan baik. 
  • Banyak kabel dibiarkan terbuka
  • Adanya mainan rusak yang tidak diganti atau diperbaiki
  • Adanya bahan kimia yang mudah dijangkau anak dibiarkan tergeletak tanpa disimpan.

3. Sikap Pengasuh Tidak Profesional

Interaksi antara pengasuh dan anak menjadi faktor penting dalam menentukan kualitas pengasuhan di suatu daycare. Pengasuh yang profesional seharusnya mampu menciptakan suasana yang aman dan nyaman. Hindari daycare dengan ciri-ciri berikut:

  • Pengasuh menunjukkan sikap kasar, mudah marah, atau kurang responsif terhadap kebutuhan anak. 
  • Pengasuh main hp sendiri hingga tidak mendengar respons anak
  • Pengasuh terlalu sering bercengkrama dengan sesama pengasuh lain tanpa memperdulikan respons anak

4. Pergantian Pengasuh Terlalu Sering

Stabilitas tenaga pengasuh berperan dalam membangun rasa aman bagi anak. Pergantian staf yang terlalu sering dapat mengindikasikan adanya masalah internal di dalam daycare. Hindari bila ada tanda-tanda berikut:

  • Daycare terlalu sering membuka lowongan kerja untuk pengasuh, dalam jarak yang tidak wajar 
  • Banyak pengasuh yang keluar padahal baru bekerja 1 atau 2 bulan.

5. Perubahan Perilaku Anak di Rumah

Indikator masalah tidak hanya terlihat di lingkungan daycare, tetapi juga dari perubahan perilaku anak setelah kembali ke rumah. Tanda-tanda redflag daycare dapat dikenali ketika:

  • Anak menjadi lebih pendiam, agresif, atau menunjukkan ketakutan yang tidak biasa. 
  • Munculnya mimpi buruk dan perubahan pola tidur, 
  • Muncul luka fisik yang tidak jelas penyebabnya

6. Komunikasi yang Buruk dengan Orang Tua

Komunikasi antara pengelola dan orang tua menjadi kunci dalam memastikan transparansi layanan. Daycare yang baik biasanya memberikan laporan rutin terkait aktivitas anak. Hindari bila:

  • Pengelola sulit dihubungi
  • Tidak memberikan informasi yang jelas terkait perkembangan anak
  • Pengasuh membatasi akses orang tua untuk mengetahui kondisi anak
  • Pihak daycare melarang orang tua melihat kondisi daycare di jam tertentu

7. Tidak Memiliki Legalitas dan Transparansi

Kasus Little Aresha yang terjadi di Yogyakarta menunjukkan bahwa ketiadaan izin operasional dapat menjadi pelanggaran serius yang tidak boleh disepelekan. Legalitas merupakan indikator dasar yang harus dipenuhi oleh setiap daycare. Orang tua sepatutnya menghindari daycare yang tidak mempunyai izin resmi serta kurang transparansi dalam hal pengelolaan.

add katadata as preferred source
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Editor: Safrezi

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan