Kapan Tahun Baru Islam 2026? Ini Jadwal Libur dan Amalannya

Tifani
Oleh Tifani
11 Juni 2026, 16:57
Ilustrasi, Kapan Tahun Baru Islam 2026?
Freepik
Ilustrasi, Kapan Tahun Baru Islam 2026?
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Pertanyaan kapan tahun baru Islam 2026 atau 1448 H mulai banyak dicari masyarakat menjelang datangnya bulan Muharram. Bulan Muharram merupakan bulan pertama dalam kalender Hijriah atau juga dikenal sebagai kalender Islam. 

Artinya, Tahun Baru Islam dimulai ketika memasuki 1 Muharram. Bulan ini juga menjadi momen penting bagi umat Muslim untuk melakukan refleksi diri, meningkatkan ibadah, dan menyusun berbagai rencana kebaikan di tahun yang baru.

Lantas, kapan Tahun Baru Islam 2026 atau 1 Muharram 1448 H?

Kapan Tahun Baru Islam 2026? 

Ucapan Selamat Tahun Baru Islam 2025 dalam Bahasa Inggris

Ilustrasi, Kapan Tahun Baru Islam 2026? (Freepik)

Berdasarkan kalender Hijriah yang diterbitkan oleh Kementerian Agama (Kemenag) RI, 1 Muharram 1448 Hijriah diperkirakan jatuh pada Selasa, 16 Juni 2026. Dengan demikian, Tahun Baru Islam 1448 H akan dimulai sejak matahari terbenam atau waktu Magrib pada Senin, 15 Juni 2026, sesuai sistem penanggalan Hijriah yang menghitung pergantian hari setelah terbenamnya matahari.

Berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2026, Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H akan jatuh pada hari Selasa, 16 Juni 2026 dan ditetapkan sebagai hari libur nasional. Namun, untuk peringatan Tahun Baru Islam 2026 ini, pemerintah tidak menetapkan adanya cuti bersama. 

Dengan demikian, masyarakat hanya akan dapat menikmati hari libur nasional selama satu hari yakni pada Selasa, 16 Juni 2026. Seluruh aktivitas perkantoran, sekolah, dan pelayanan publik akan kembali berjalan normal seperti biasa pada Rabu, 17 Juni 2026.

Keutamaan dan Amalan Bulan Muharram

Sebagai salah satu dari empat bulan mulia dalam Islam, Muharram memiliki keutamaan tersendiri yang menjadikannya waktu yang tepat untuk memperbanyak ibadah dan amal saleh. Meski tidak ada ibadah khusus yang diwajibkan pada 1 Muharram, terdapat sejumlah amalan sunnah yang dapat dilakukan untuk mengisi awal tahun Hijriah dengan kegiatan yang bermanfaat dan bernilai pahala. 

Lantas, apa saja amalan pada 1 Muharram 2026?

1. Membaca Doa Awal Bulan Muharram

Doa awal bulan Muharram dibaca setelah shalat Maghrib sebanyak 3 kali. Sebagian ulama menyebutkan bahwa barang siapa membaca doa tersebut sebanyak 3 kali setelah shalat Rawatib ba'diyah Maghrib pada malam tanggal 1 Muharram, maka Allah SWT akan memerintahkan dua malaikat untuk melindunginya dari fitnah dan tipu daya setan selama setahun mendatang.

2. Membaca Basmalah dan Ayat Kursi Setelah Shalat Subuh

Sebagian ulama menyebutkan bahwa apabila seseorang membaca amalan basmalah sebanyak 360 kali dan ayat kursi 360 kali, maka dengan izin Allah SWT, ia akan diberikan kemudahan rezeki, keselamatan, dan dipelihara dari segala musibah.(1)

3. Bertaubat dan Menghindari Dosa

Menyambut tahun baru Hijriah dapat diawali dengan memperbanyak taubat nasuha sebagai bentuk penyesalan atas dosa-dosa yang telah dilakukan serta tekad untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Selain itu, umat Islam juga dianjurkan menjauhi segala bentuk maksiat dan kezaliman.

Hal ini karena Muharram termasuk salah satu dari empat bulan haram (bulan yang dimuliakan) dalam Islam. Pada bulan-bulan tersebut, umat Islam diperintahkan untuk lebih menjaga diri dari perbuatan dosa dan memperbanyak amal saleh.

Allah SWT berfirman:

"Maka janganlah kamu menganiaya dirimu dalam bulan yang empat itu." (QS At-Taubah: 36)

Sahabat Ibnu Abbas RA juga menjelaskan bahwa pahala kebaikan pada bulan-bulan haram dilipatgandakan, demikian pula konsekuensi dari perbuatan dosa.

4. Berpuasa pada Hari Pertama Bulan Muharram

Salah satu amalan yang sangat dianjurkan pada bulan Muharram adalah berpuasa. Bahkan, Rasulullah SAW menyebut puasa di bulan Muharram sebagai puasa yang paling utama setelah puasa Ramadan.

Rasulullah SAW bersabda:

"Puasa yang paling utama setelah Ramadan adalah puasa di bulan Allah, yaitu bulan Muharram." (HR Muslim)

Dalam hadis lain, Rasulullah SAW juga menganjurkan umatnya untuk memperbanyak puasa sunnah di bulan Muharram karena bulan tersebut memiliki banyak keutamaan dan menjadi salah satu waktu diterimanya taubat oleh Allah SWT.

إِنْ كُنْتَ صَائِمًا شَهْرًا بَعْدَ رَمَضَانَ ، فَصُمِ الْمُحَرَّمَ، فَإِنَّهُ شَهْرُ اللهِ ، وَفِيهِ يَوْمُ تَابَ فِيهِ عَلَى قَوْمٍ، وَيُتَابُ فِيهِ عَلَى آخَرِينَ

"Jika engkau hendak berpuasa di suatu bulan selain Ramadhan, maka berpuasalah di Bulan Muharram. Sebab itu adalah Bulan milik Allah. Di dalamnya ada satu hari (yaitu Asyura) di mana Allah menerima taubat suatu kaum, sehingga diterimalah pula di dalamnya taubat kaum lainnya". (HR Ahmad)

5. Memperbanyak Dzikir dan Membaca Al-Quran

Malam 1 Muharram menjadi momen tepat untuk memperbanyak dzikir dan membaca Al-Quran. Hal ini sebagai bentuk introspeksi diri dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

add katadata as preferred source
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Editor: Safrezi

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan