Nobar Final Piala Dunia 2026 di JIS, Bisa Pulang Pake KRL dan Transjakarta
Rencana nonton bareng (nobar) final Piala Dunia 2026 di Jakarta International Stadium (JIS) mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Untuk memudahkan mobilitas masyarakat, jam operasional sejumlah transportasi umum akan diperpanjang apabila acara tersebut resmi digelar.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan layanan KRL Commuter Line, TransJakarta, hingga moda transportasi lain yang terhubung dengan JIS akan disesuaikan dengan waktu berakhirnya acara. Langkah ini dilakukan agar penonton dapat kembali ke rumah dengan lebih aman dan nyaman setelah menyaksikan pertandingan final.
Menurut Pramono, akses menuju JIS kini sudah jauh lebih baik dibandingkan beberapa tahun lalu. Selain didukung KRL dan TransJakarta, pemerintah juga menyiapkan skema park and ride dengan memanfaatkan area parkir di Ancol. Dari lokasi tersebut, masyarakat dapat melanjutkan perjalanan menuju stadion menggunakan transportasi yang telah disediakan sehingga kepadatan kendaraan di sekitar JIS bisa dikurangi.
Nobar Final Piala Dunia 2026 di JIS: Transportasi Umum Disiapkan hingga Acara Selesai
Perpanjangan jam operasional transportasi dinilai menjadi solusi untuk mengantisipasi tingginya jumlah pengunjung yang diperkirakan hadir dalam nobar final Piala Dunia 2026 di JIS. Pemprov DKI juga mengaku telah memiliki pengalaman mengelola arus penonton pada berbagai acara berskala besar di JIS.
Saat ini, kawasan Jakarta International Stadium semakin ramai dikunjungi masyarakat, baik untuk berolahraga maupun menghadiri berbagai kegiatan. Karena itu, pemerintah optimistis sistem transportasi menuju JIS mampu mendukung kelancaran acara apabila nobar final Piala Dunia benar-benar dilaksanakan.
Untuk memudahkan mobilisasi penonton nobar final Piala Dunia 2026, jam operasional KRL hingga TransJakarta diperpanjang. Final Piala Dunia 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung pada 20 Juli 2026 waktu Indonesia. Jika rencana nobar di JIS terealisasi, acara tersebut diperkirakan menjadi salah satu kegiatan nonton bareng terbesar di Jakarta dengan dukungan layanan transportasi umum yang beroperasi hingga larut malam.


