Profil Lamine Yamal Pemain Timnas Spanyol
Profil Lamine Yamal menjadi sorotan usai Spanyol sukses melaju ke babak final Piala Dunia 2026. Spanyol berhasil mengalahkan Prancis ddengan skor 2-0 pada Rabu (15/7) dini hari.
Lamine Yamal menjadi pesepakbola muda sensasional saat ini. Ia penah menjadi pencetak gol termuda di Euro (Piala Eropa) kini tengah mencuri perhatian.
Yamal berhasil mencetak gol saat melawan Timnas Prancis dalam babak semifinal Euro 2024. Kala itu, ia berhasil melepaskan tendangan di luar kotak penalti menuju pojok gawang Prancis yang dijaga oleh Mike Maignan di semifinal Euro 2024.
Melansir laman resmi UEFA, Yamal jadi pencetak gol termuda sepanjang sejarah Piala Eropa di usianya yang memasuki 16 tahun 362 hari. Berikut ulasan singkat mengenai profil Lamine Yamal.
Profil Lamine Yamal
Lamine Yamal sudah bergabung dengan FC Barcelona sejak usianya 7 tahun. Lamine Yamal berasal dari klub lokal CF La Torreta Di La Masia yang melaju lebih cepat dari pemain satu generasi lainnya.
Sebelumnya, ia didaftarkan oleh orang tuanya masuk ke klub CF La Torreta Di La Masia. Lamine Yamal lahir di Esplugues del Llobregat, Spanyol. Ia lahir pada tanggal 13 Juli 2007.
Di usianya yang memasuki 17 tahun, Lamine Yamal memiliki tinggi 178 cm dan berat badan 68 kg. Profil Lamine Yamal Nasraoui Ebana merupakan anak dari pasangan Mounir Nasraoui dan Sheila Ebana.
Yamal berhasil menjadi pemain orbitan ke tim senior saat usianya masih 15 tahun.
Pada musim lalu, ia berhasil mencatat 50 penampilan dengan 7 gol dan 10 assist untuk Barcelona. Berkat prestasi yang berhasil diraihnya, Lamine Yamal masuk ke skuad Spanyol untuk Euro 2024.
Lamine Yamal berhasil mengalahkan rekor yang sebelumnya dipegang oleh pemain Swiss, Johan Vonlanthen di Euro 2004. Johan Vonlanthen berhasil mencetak gol ke gawang Prancis saat usianya 18 tahun 141 hari.
Kini, Yamal menjadi salah satu pemain yang paling menonjol dalam Euro 2024. Sementara, Spanyol menjadi tim yang paling mengesankan.
Tim asuhan Luis de la Fuente ini, berhasil menyingkirkan tuan rumah, Jerman di babak perempat final Euro 2024, setelah mengalahkan Georgia di babak 16 besar. Sebelum pertandingan tersebut, La Roja berhasil mengalahkan Kroasia, Italia, dan Albania dengan mudah.
Fakta Menarik Profil Lamine Yamal
Berkat kontribusi dan aksinya di lapangan, Lamine Yamal mendapat penghargaan sebagai Man of the Match dari UEFA. Setelah mengetahui profil Lamine Yamal, berikut sejumlah fakta menarik Lamine Yamal lainnya:
1. Memulai Karier di CF La Torreta
Perjalanan Yamal sebagai bintang sepak bola dimulai dari CF La Torreta sebelum berprestasi di akademi bergengsi La Masia di Barcelona. Pada uasi 7 tahun, ia bergabung dengan tim muda FC Barcelona.
Ia mengembangkan minatnya pada sepak bola, setelah mengamati ayah dan sepupunya bermain di taman seberang rumahnya.
2. Berhasil Memecahkan Berbagai Rekor saat Debut Bersama Barca
Perjalanan Yamal dari La Masia ke tim utama Barcelona ditandai dengan serangkaian prestasi penting di bawah kepemimpinan Xavi Hernandez. Ia melakoni debut di tim utama pada 29 April 2023, saat usianya menginjak 15 tahun, 9 bulan, 16 hari.
Ia juga menjadi bagian skuad yang mengamankan gelar La Liga 2022-2023. Pada tanggal 20 Agustus 2023, Yamal berhasil memperoleh kesempatan bermain pertama untuk Culers.
Penampilannya selanjutnya termasuk jadi pemain termuda yang memberikan assist di La Liga dan pemain termuda kedua yang tampil di Liga Champions. Yamal terus memecahkan rekor baru dan mencetak gol di berbagai kompetisi, sehingga ia menjadi salah satu talenta muda paling cemerlang di dunia sepak bola.
3. Penghargaan Golden Boy Pertama
Pada tanggal 4 Desember 2023, Yamal berhasil meraih trofi Golden Boy The Youngest. Hal itu membuktikan kontribusinya yang luar biasa bagi sepak bola di usianya yang masih tergolong muda.
Menambahkan catatan rekor, Yamal juga tampil pertama kali di El Clasico pada akhir Oktober 2023. Ia juga menjadi pemain termuda yang tampil untuk Blaugrana di El Clasico sejak Ansu Fati.


