7 Ide Lomba 17 Agustus untuk Acara Kantor yang Bikin Ngakak

Izzul Millati
6 Agustus 2026, 11:10
7 Ide Lomba 17 Agustus untuk Acara Kantor
pexels.com
7 Ide Lomba 17 Agustus untuk Acara Kantor
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026 diperkirakan kembali diramaikan dengan berbagai kegiatan di lingkungan kerja. Selain upacara bendera, banyak perusahaan memanfaatkan momen tersebut untuk mengadakan perlombaan yang melibatkan seluruh karyawan sebagai sarana membangun kebersamaan sekaligus menyegarkan suasana kerja.

Lomba di kantor bukan sekadar hiburan. Kegiatan ini juga menjadi media untuk memperkuat komunikasi antar divisi, melatih kerja sama tim, dan meningkatkan interaksi antar pegawai yang sehari-hari lebih banyak berkomunikasi dalam urusan pekerjaan. Oleh karena itu, permainan yang dipilih sebaiknya mudah diikuti seluruh karyawan tanpa memandang usia, jabatan, maupun kondisi fisik.

Berikut beberapa ide lomba 17 Agustus yang dapat menjadi inspirasi untuk memeriahkan 17 Agustus 2026 di lingkungan kantor.

Ide Lomba 17 Agustus 2026 untuk Acara Kantor

Lomba di kantor umumnya mengutamakan kekompakan dibanding kemampuan fisik. Oleh karena itu, permainan sebaiknya mudah dipahami, memiliki aturan yang sederhana, dan tidak membutuhkan perlengkapan yang mahal. Selain membuat acara lebih seru, lomba yang dirancang dengan baik juga dapat mempererat hubungan antar karyawan.

Berikut 10 ide lomba 17 Agustus serta teknis pelaksanaannya.

1. Estafet Gelas Menggunakan Kepala

Ide Lomba 17 Agustus

Ide Lomba 17 Agustus (unsplash.com)

Estafet gelas menggunakan kepala merupakan permainan yang menguji koordinasi dan kerjasama antar peserta. Lomba ini dapat dimainkan di aula maupun halaman kantor dengan area yang tidak terlalu luas.

Satu regu terdiri atas lima hingga tujuh orang yang berdiri berjajar. Masing-masing peserta mengenakan gelas plastik di atas kepala. Panitia kemudian meletakkan bola pingpong atau gulungan kertas kecil di atas gelas peserta pertama. Tugas peserta adalah memindahkan bola ke gelas peserta berikutnya tanpa menyentuh bola menggunakan tangan.

Apabila bola terjatuh, regu harus mengulang dari peserta pertama. Untuk menjaga keadilan, seluruh regu menggunakan jumlah peserta dan lintasan yang sama.

Pemenang adalah regu yang paling cepat memindahkan bola hingga peserta terakhir tanpa melakukan pelanggaran.

Peralatan yang dibutuhkan:

  • Gelas plastik sesuai jumlah peserta

  • Bola pingpong atau gulungan kertas

  • Penanda garis mulai dan finis

2. Tebak Emoji Kemerdekaan

Ide Lomba 17 Agustus

Ide Lomba 17 Agustus (pexels.com)

Permainan ini menggabungkan unsur hiburan dan pengetahuan umum mengenai Indonesia. Selain menghibur, lomba ini dapat mengingatkan kembali peserta terhadap lagu nasional, tokoh perjuangan, maupun tradisi yang identik dengan peringatan Hari Kemerdekaan.

Satu regu terdiri atas tiga hingga lima orang. Panitia menyiapkan sekitar 20–30 soal berupa rangkaian emoji yang menggambarkan istilah tertentu, misalnya lomba panjat pinang, lagu nasional, nama pahlawan, atau benda yang identik dengan Agustusan. Setiap soal ditampilkan menggunakan layar proyektor atau lembar cetak.

Setiap regu diberi waktu sekitar 30 detik untuk berdiskusi sebelum memberikan jawaban. Jawaban benar memperoleh satu poin, sedangkan jawaban salah tidak mendapatkan nilai.

Pemenang adalah regu dengan jumlah poin terbanyak setelah seluruh soal selesai dimainkan.

Peralatan yang dibutuhkan:

  • Laptop dan proyektor atau papan presentasi

  • Daftar soal emoji

  • Lembar penilaian

  • Bel atau buzzer (opsional)

3. Balap Kursi Kantor

Ide Lomba 17 Agustus

Ide Lomba 17 Agustus (Katadata)

Balap kursi merupakan permainan yang memanfaatkan fasilitas yang sudah tersedia di lingkungan kerja sehingga tidak membutuhkan biaya tambahan. Meski sederhana, lomba ini memerlukan koordinasi antara peserta yang duduk dan peserta yang bertugas mendorong kursi.

Satu regu terdiri atas dua orang. Seorang peserta duduk di kursi kantor beroda, sedangkan rekannya bertugas mendorong hingga garis finis. Lintasan dapat dibuat sepanjang 10 hingga 15 meter dengan jalur yang datar dan bebas hambatan.

Peserta yang duduk tidak diperbolehkan menggunakan kaki untuk menambah kecepatan. Apabila kursi keluar jalur atau peserta terjatuh, regu harus kembali ke titik pelanggaran sebelum melanjutkan perlombaan.

Pemenang adalah regu yang mencapai garis finis dalam waktu tercepat.

Peralatan yang dibutuhkan:

  • Kursi kantor beroda

  • Kerucut atau cone sebagai pembatas lintasan

  • Garis mulai dan finis

4. Susun Menara dari Gelas Plastik

Susun Menara dari Gelas Plastik
Susun Menara dari Gelas Plastik (Katadata)

 

Ide lomba 17 Agustus untuk kantor selanjutnya adalah menyusun menara dari gelas plastik. Lomba ini dapat  menguji ketelitian, strategi, dan komunikasi antarpeserta. Permainan ini cocok dimainkan di dalam ruangan sehingga tidak terganggu cuaca. Meski terlihat mudah, peserta harus bekerja sama agar susunan gelas tidak roboh sebelum waktu berakhir.

Setiap regu terdiri atas empat orang. Panitia menyediakan sekitar 30 gelas plastik untuk setiap tim. Dalam waktu tiga menit, peserta diminta menyusun gelas menjadi menara setinggi mungkin tanpa bantuan perekat atau alat lainnya.

Apabila menara roboh sebelum waktu habis, peserta boleh menyusun kembali selama waktu masih tersedia. Setelah waktu berakhir, panitia mengukur tinggi menara yang masih berdiri.

Pemenang adalah regu yang berhasil membuat menara paling tinggi dan tetap berdiri saat penilaian dilakukan.

Peralatan yang dibutuhkan:

  • 30 gelas plastik untuk setiap regu

  • Stopwatch

  • Penggaris atau meteran untuk mengukur tinggi menara

5. Estafet Karet Menggunakan Sedotan

Estafet karet menggunakan sedotan menjadi salah satu permainan yang cukup populer dalam berbagai kegiatan peringatan Hari Kemerdekaan. Lomba ini terlihat sederhana, tetapi membutuhkan konsentrasi, koordinasi, dan kerja sama yang baik antarpeserta. Karena tidak memerlukan aktivitas fisik yang berat, permainan ini dapat diikuti oleh hampir seluruh karyawan.

Setiap regu terdiri atas lima orang. Masing-masing peserta memegang satu sedotan menggunakan mulut tanpa bantuan tangan. Panitia menggantungkan satu karet gelang pada sedotan peserta pertama. Tugas peserta adalah memindahkan karet gelang hingga peserta terakhir hanya dengan memanfaatkan sedotan yang dibawa di mulut.

Apabila karet gelang terjatuh ke lantai, regu harus mengulang dari peserta pertama. Untuk menjaga keadilan, setiap regu menggunakan jumlah peserta, jenis sedotan, dan jumlah karet gelang yang sama.

Pemenang adalah regu yang paling cepat memindahkan seluruh karet gelang hingga peserta terakhir tanpa melanggar aturan.

Peralatan yang dibutuhkan:

  • Sedotan sesuai jumlah peserta

  • Karet gelang

  • Stopwatch

  • Penanda garis mulai dan finis

6. Fashion Show Barang Kantor

Lomba ini menguji kreativitas sekaligus kekompakan antarkaryawan. Berbeda dengan fashion show pada umumnya, seluruh kostum dibuat menggunakan barang-barang yang tersedia di kantor sehingga peserta dituntut mampu berinovasi dalam waktu terbatas.

Satu regu terdiri atas lima hingga tujuh orang. Salah satu anggota tim bertugas menjadi model, sedangkan anggota lainnya merancang dan membuat kostum menggunakan bahan yang telah disediakan panitia, seperti kardus bekas, kertas bekas, sticky notes, kantong plastik, koran, lakban, atau tali rafia.

Panitia memberikan waktu sekitar 20 hingga 30 menit untuk proses pembuatan kostum. Setelah waktu habis, setiap regu menampilkan hasil kreasinya di hadapan dewan juri sambil menjelaskan konsep yang diangkat.

Penilaian dapat menggunakan beberapa aspek, yaitu:

  • Kreativitas desain (40%)

  • Kerapian kostum (30%)

  • Kekompakan presentasi tim (20%)

  • Penampilan model (10%)

Pemenang adalah regu yang memperoleh nilai tertinggi dari dewan juri.

Peralatan yang dibutuhkan:

  • Kardus bekas

  • Kertas bekas

  • Koran

  • Lakban

  • Gunting

  • Tali rafia

  • Sticky notes

  • Barang bekas lain yang aman digunakan

7. Oper Balon Tanpa Tangan

Oper Balon Tanpa Tangan
Oper Balon Tanpa Tangan (Katadata)

 

Oper balon tanpa tangan merupakan permainan yang hampir selalu berhasil mencairkan suasana karena peserta harus bekerja sama sambil menjaga keseimbangan. Permainan ini tidak membutuhkan area yang luas sehingga cocok dimainkan di aula maupun halaman kantor.

Setiap regu terdiri atas lima hingga enam orang yang berdiri membentuk barisan. Balon dijepit menggunakan kepala dan bahu atau punggung, kemudian dipindahkan kepada peserta berikutnya tanpa bantuan tangan.

Balon tidak boleh dipegang ataupun dijatuhkan. Apabila balon terjatuh sebelum mencapai peserta terakhir, regu harus kembali ke peserta pertama dan mengulang estafet dari awal.

Untuk menambah tingkat kesulitan, panitia dapat membuat lintasan berkelok menggunakan cone sehingga peserta harus bergerak sambil menjaga balon tetap berada di posisi semula.

Pemenang adalah regu yang paling cepat membawa balon hingga peserta terakhir sesuai aturan permainan.

Peralatan yang dibutuhkan:

  • Balon

  • Cone atau penanda lintasan

  • Stopwatch

Dengan persiapan yang matang, perlombaan dapat berlangsung lebih tertib sekaligus mengurangi risiko terjadinya cedera maupun perdebatan selama pertandingan. Berbagai ide lomba 17 Agustus di atas dapat menjadi sarana membangun komunikasi, meningkatkan kerja sama tim, sekaligus menciptakan suasana kerja yang lebih akrab.

Melalui pemilihan lomba yang sesuai dengan kondisi kantor, seluruh pegawai dapat berpartisipasi tanpa memandang usia maupun jabatan. Dengan aturan yang jelas, pembagian tugas yang baik, serta pelaksanaan yang mengutamakan keselamatan, rangkaian kegiatan 17 Agustus 2026 di kantor dapat berlangsung meriah sekaligus memberikan pengalaman yang berkesan bagi seluruh peserta.

add katadata as preferred source
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Editor: Safrezi

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan