10 Doa Maulid Nabi Lengkap: Arab, Latin dan Artinya
Peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW atau Maulid Nabi menjadi salah satu momentum keagamaan yang diperingati secara khidmat oleh umat Islam di berbagai penjuru dunia.
Di Indonesia, perayaan yang jatuh setiap 12 Rabiulawal ini diisi dengan berbagai kegiatan kemasyarakatan dan keagamaan, mulai dari tasyakuran, pengajian, hingga pembacaan shalawat.
Dalam pelaksanaannya, pembacaan Kumpulan Doa Maulid Nabi merupakan bagian krusial yang dipanjatkan untuk memohon keberkahan, keselamatan, serta syafaat Rasulullah SAW. Doa-doa tersebut umumnya merujuk pada kitab-kitab maulid karya ulama terdahulu, bacaan shalawat, hingga permohonan penutup acara.
Guna memberikan gambaran yang lebih rinci mengenai bacaan yang umum dilafalkan dalam majelis peringatan tersebut, berikut deretan bacaan doa yang dirangkum lengkap dengan teks Arab, Latin, dan terjemahannya.
Daftar Bacaan Doa Maulid Nabi
Berikut adalah 10 bacaan doa maulid Nabi yang kerap dilantunkan dalam rangkaian peringatan kelahiran Rasulullah SAW:
1. Doa Pembuka Majelis Maulid
Sebelum memulai rangkaian acara maulid atau pengajian, pembacaan doa pembuka dipanjatkan agar kegiatan berjalan lancar serta mendapat limpahan rahmat dan rasa syukur kepada Allah SWT.
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ. الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ، حَمْدًا يُوَافِي نِعَمَهُ وَيُكَافِئُ مَزِيْدَهُ.
Bismillaahir-rahmaanir-rahiim. Alhamdu lillaahi rabbil-'aalamiin, hamdan yuwaafii ni'amahuu wa yukaafi'u maziidah.
Artinya:
"Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam, pujian yang sebanding dengan nikmat-nikmat-Nya dan menjamin tambahannya."
2. Doa Maulid Nabi Singkat
Bacaan ini dipanjatkan untuk memohon pertolongan, ketetapan iman, serta pengelompokan diri sebagai bagian dari umat terbaik Nabi Muhammad SAW.
اللَّهُمَّ بِحُرْمَةِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ النَّبِيِّ الْكَرِيمِ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ السَّالِكِينَ لِنَهْجِهِ الْقَوِيمِ اجْعَلْنَا يَا اللَّهُ مِنْ خِيَارِ أُمَّتِهِ وَاحْشُرْنَا غَدًا فِي زُمْرَتِهِ وَأَحْيِنَا مُسْتَمْسِكِينَ بِطَاعَتِهِ وَمَحَبَّتِهِ وَآمِتْنَا عَلَى سُنَّتِهِ وَجَمَاعَتِهِ.
Allaahumma bihurmati sayyidinaa muhammadinin-nabiyyil-kariim wa 'alaa aalihi wa ashhaabihis-saalikiin linahjihil-qawiim. Ij'alnaa yaa allaah min khiyaari ummatihi wahsyurnaa ghadan fii zumratihi, wa ahyinaa mustamsikiina bithaa'atihi wa mahabbatih, wa amitnaa 'alaa sunnatihii wa jamaa'atih.
Artinya:
"Ya Allah, dengan kehormatan junjungan kami Nabi Muhammad SAW yang mulia, sanak keluarga, dan sahabatnya yang menempuh jalan kebenaran, jadikanlah kami sebagai umatnya yang terbaik, himpunlah kelak dalam kelompoknya, hidupkan kami sebagai orang-orang yang berpegang teguh pada sunahnya dengan mentaati dan mencintainya, dan matikanlah kami tetap mengikuti sunah dan golongannya."
3. Shalawat Nabi
Lafal Kumpulan Doa Maulid Nabi berupa shalawat ringkas ini sangat dianjurkan untuk dibaca berulang kali demi mengagungkan nama Rasulullah SAW.
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ.
Allaahumma shalli 'alaa muhammad wa 'alaa aali muhammad.
Artinya:
"Ya Allah, kesejahteraan dilimpahkan kepada Muhammad dan keluarganya."
4. Shalawat Ibrahimiyah
Shalawat Ibrahimiyah merupakan salah satu bacaan shalawat utama yang menyambungkan keberkahan bagi Nabi Muhammad SAW dan Nabi Ibrahim AS beserta keluarga mereka.
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ، كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ، وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ، كَمَا بَارَكْتَ عَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ، فِي الْعَالَمِينَ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ.
Allaahumma shalli 'alaa muhammad wa 'alaa aali muhammad, kamaa shallaita 'alaa ibraahiim. Wa baarik 'alaa muhammad wa 'alaa aali muhammad, kamaa baarakta 'alaa aali ibraahiim, fil 'aalamiina innaka hamiidum majiid.
"Ya Allah, selamatkanlah Muhammad dan keluarganya, sebagaimana Engkau menyelamatkan Ibrahim dan keluarganya. Berilah barakah kepada Muhammad dan keluarganya, sebagaimana Engkau memberi barakah kepada keluarga Ibrahim. Hanya Engkau-lah yang termulia di seluruh alam."
5. Shalawat Nariyah
Pembacaan Shalawat Nariyah kerap diselipkan dalam majelis perayaan maulid sebagai ikhtiar spiritual untuk memohon kemudahan atas ikatan kesulitan hidup.
اللَّهُمَّ صَلِّ صَلَاةً كَامِلَةً وَسَلَّمْ سَلَامًا تَامَّا عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ الَّذِي تَنْحَلُ بِهِ الْعُقَدُ وَتَنْفَرِجُ بِهِ الْكُرَبُ وَتُقْضَى بِهِ الْحَوَائِجُ وَتُنَالُ بِهِ الرَّغَائِبُ وَحُسْنُ الْخَوَاتِيمِ وَيُسْتَسْقَى الْغَمَامُ بِوَجْهِهِ الْكَرِيمِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ عَدَدَ كُلِّ مَعْلُوْمٍ لَكَ.
Allaahumma shalli shalaatan kaamilatan wasallim salaaman taamman 'alaa sayyidinaa muhammadinilladzii tanhallu bihil 'uqadu, wa tanfariju bihil kurabu, wa tuqdhaa bihil hawa-iju, wa tunaalu bihir raghaa-ibu, wa husnul khawaatimi, wa yustasqal ghamaamu biwajhihil kariimi, wa 'alaa aalihi, wa shahbihi 'adada kulli ma'luumin lak.
Artinya:
"Ya Allah, berikanlah shalawat yang sempurna dan salam yang sempurna kepada baginda kami Muhammad, yang dengannya, terlepas dari ikatan (kesusahan) dan dibebaskan dari kesulitan. Dengannya pula, ditunaikan hajat dan diperoleh segala keinginan dan kematian yang baik, dan memberi siraman (kebahagiaan) kepada orang yang sedih dengan wajahnya yang mulia; dan dilimpahkan pula kepada keluarganya, para sahabatnya, dengan seluruh ilmu yang engkau miliki."
6. Doa Kitab Al-Barzanji
Kitab Al-Barzanji karya Syekh Ja'far al-Barzanji memuat kisah riwayat hidup Rasulullah SAW. Penutupan pembacaannya dilengkapi dengan doa permohonan kelapangan rezeki dan keberkahan umur.
اللَّهُمَّ بَسِطْ لَنَا فِي أَرْزَاقِنَا، وَبَارِكْ لَنَا فِي أَعْمَارِنَا، وَاجْعَلْنَا مِنْ عِبَادِكَ الصَّالِحِينَ، وَافْتَحْ لَنَا أَبْوَابَ الْخَيْرِ وَالْبَرَكَةِ.
Allaahummabsuth lanaa fii arzaaqinaa, wa baarik lanaa fii a'maarinaa, waj'alnaa min 'ibaadikas-shaalihiin, waftah lanaa abwaabal-khairi wal-barakah.
Artinya:
"Ya Allah, lapangkanlah rezeki kami, berkahilah umur kami, jadikanlah kami bagian dari hamba-hamba-Mu yang saleh, serta bukakanlah bagi kami pintu-pintu kebaikan dan keberkahan."
7. Doa Kitab Simtudduror
Karya Habib Ali bin Muhammad bin Husain Al-Habsyi ini secara rinci menggambarkan sifat-sifat mulia Rasulullah SAW. Kumpulan Doa Maulid Nabi di dalam kitab ini menekankan permohonan ampunan dosa melalui tawasul.
اللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ وَنَتَوَسَّلُ إِلَيْكَ بِنَبِيِّكَ الْمُخْتَارِ، وَآلِهِ الأَطْهَارِ، وَأَصْحَابِهِ الأَخْيَارِ، كَفِّرْ عَنَّا الذُّنُوْبَ وَالأَوْزَارَ، وَاجْمَعْ بَيْنَنَا وَبَيْنَهُ فِي دَارِ الْقَرَارِ.
Allaahumma innaa nas'aluka wa natawassalu ilaika binabiyyikal-mukhtaar, wa aalihil-athhaar, wa ashhaabihil-akhyaar. Wa kaffir 'annadz-dzunuuba wal-auzaara wa ajma' bainanaa wa bainahu fii daaril-qaraar.
Artinya:
"Ya Allah kami mohon kepada-Mu dan bertawasul kepada-Mu dengan Nabi-Mu yang terpilih, para keluarganya yang suci, dan para sahabatnya yang baik-baik, hapuslah dosa-dosa dan kesalahan kami, dan himpunlah antara kami dan mereka untuk dapat berkumpul di surga Darul Qarar."
8. Doa Memohon Pengampunan dan Keselamatan
Dalam suasana khidmat peringatan maulid, doa ini dibaca agar umat yang hadir dianugerahi kesehatan fisik, peningkatan ilmu, keberkahan rezeki, serta keselamatan di akhirat.
اللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ السَّلاَمَةَ فِي الدِّينِ، وَالْعَافِيَةَ فِي الْجَسَدِ، وَالزِّيَادَةَ فِي الْعِلْمِ، وَالْبَرَكَةَ فِي الرِّزْقِ، وَالتَّوْبَةَ قَبْلَ الْمَوْتِ، وَالرَّحْمَةَ عِنْدَ الْمَوْتِ، وَالْمَغْفِرَةَ بَعْدَ الْمَوْتِ.
Allaahumma innaa nas'alukas-salaamata fid-diin, wal-'aafiyata fil-jasad, waz-ziyaadata fil-'ilm, wal-barakata fir-rizq, wat-taubata qablal-maut, war-rahmata 'indal-maut, wal-maghfirata ba'dal-maut.
Artinya:
"Ya Allah, kami mohon kepada-Mu berilah keselamatan kepada kami dalam memperjuangkan agama-Mu, karuniailah kami jasmani yang sehat, ilmu yang meningkat, rezeki yang membawa berkah, terimalah tobat kami sebelum ajal, limpahkan rahmat di saat maut, dan ampunilah kami setelah maut menjemput."
9. Doa Penutup Acara Maulid Nabi
Melafalkan Kumpulan Doa Maulid Nabi pada sesi akhir penutupan bertujuan memohon agar perkumpulan majelis direstui dan dilimpahi kebaikan oleh Allah SWT.
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَنَا ذُنُوْبَنَا وَذُنُوْبَ وَالِدَيْنَا وَارْحَمْهُمْ كَمَا رَبَّوْنَا صِغَارًا، وَاجْعَلْ جَمْعَنَا هَذَا جَمْعًا مَرْحُوْمًا، وَتَفَرُّقَنَا مِنْ بَعْدِهِ تَفَرُّقًا مَعْصُوْمًا.
Allaahummaghfir lanaa dzunuubanaa wa dzunuuba waalidaynaa warhamhum kamaa rabbawnaa shighaaraa, waj'al jam'anaa haadzaa jam'an marhuumaa, wa tafarruqanaa min ba'dihii tafarruqan ma'shuumaa.
Artinya:
"Ya Allah, ampunilah dosa-dosa kami dan dosa kedua orang tua kami, sayangilah mereka sebagaimana mereka merawat kami di waktu kecil. Jadikanlah perkumpulan kami ini perkumpulan yang dirahmati, dan perpisahan kami setelahnya perpisahan yang terpelihara dari dosa."
10. Doa Selamat Dunia dan Akhirat
Puncak permohonan dalam majelis peringatan maulid ditutup dengan doa sapu jagat untuk memohon kebaikan hidup di dunia dan perlindungan dari siksa neraka.
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ.
Rabbanaa aatinaa fid-dunyaa hasanatan wa fil-aakhirati hasanatan wa qinaa 'adzaaban-naar.
Artinya:
"Ya Tuhan kami, karuniakanlah kami kebahagiaan di dunia dan di akhirat kelak, hindarkanlah kami dari azab api neraka."
Rangkaian pembacaan doa dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tidak sekadar menjadi tradisi tahunan semata. Melalui penghayatan atas makna tiap baitnya, umat Islam diharapkan dapat terus meneladani keagungan sikap dan keteladanan akhlak Nabi SAW dalam kehidupan sehari-hari.

