Daftar Megathrust di Indonesia: Ada 14 Segmen yang Perlu Diwaspadai

Anggi Mardiana
7 September 2026, 11:56
Daftar Megathrust di Indonesia
Katadata
Daftar Megathrust di Indonesia
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Daftar megathrust di Indonesia menjadi informasi penting untuk diketahui masyarakat karena wilayah Indonesia berada di kawasan tektonik aktif dan memiliki sejumlah zona subduksi yang dapat menjadi sumber gempa bumi kuat. Berdasarkan pemetaan yang mengacu pada Peta Sumber dan Bahaya Gempa Indonesia, terdapat 14 segmen megathrust yang menjadi perhatian dan tersebar dari wilayah Sumatra hingga Papua. 

Megathrust merupakan bagian dangkal dari zona subduksi, yaitu wilayah ketika satu lempeng tektonik menunjam ke bawah lempeng lainnya. BMKG menjelaskan bahwa pergerakan pada zona subduksi dapat memicu gempa bumi dan, apabila terjadi di bawah laut dengan mekanisme tertentu, berpotensi menghasilkan tsunami. 

Apa itu Megathrust?

Dalam kajian geologi dan seismotektonik, gempa bumi yang disebabkan oleh aktivitas subduksi pada umumnya dikategorikan menjadi dua jenis, yaitu gempa megathrust (gempa interface) dan gempa Benioff (gempa intraslab).

Megathrust merupakan sumber gempa yang terletak pada zona pertemuan atau bidang kontak antara lempeng tektonik yang menunjam ke bawah dengan lempeng yang berada di atasnya.

Salah satu ciri utama zona megathrust adalah lokasinya yang relatif dangkal. Bidang kontak antar lempeng pada zona ini umumnya berada pada kedalaman kurang dari 50 kilometer. Area tersebut dapat mengalami penumpukan tegangan atau energi akibat pergerakan lempeng dalam jangka waktu yang panjang.

Ketika tegangan yang terakumulasi dilepaskan, zona megathrust dapat menghasilkan gempa bumi dengan magnitudo besar. Apabila gempa terjadi di bawah laut dan memenuhi kondisi tertentu, pergerakan dasar laut yang ditimbulkannya juga dapat memicu tsunami.

Di Indonesia, salah satu sistem megathrust yang paling besar dan penting secara tektonik berada di sepanjang Busur Sunda, yang membentang di bagian barat hingga selatan Indonesia.

Daftar Megathrust di Indonesia dan Potensi Magnitudonya

Daftar Megathrust di Indonesia
Daftar Megathrust di Indonesia (Katadata)

Berikut daftar Megathrust di Indonesia yang terdiri dari 14 segmen, sebagaimana dirujuk dalam informasi berdasarkan Peta Sumber dan Bahaya Gempa Indonesia 2024:

  1. Megathrust Aceh-Andaman — potensi maksimum sekitar M9,2.
  2. Megathrust Nias-Simeulue — potensi maksimum sekitar M8,7.
  3. Megathrust Batu — potensi maksimum sekitar M7,8.
  4. Megathrust Mentawai-Siberut — potensi maksimum sekitar M8,9.
  5. Megathrust Mentawai-Pagai — potensi maksimum sekitar M8,9.
  6. Megathrust Enggano — potensi maksimum sekitar M8,9.
  7. Megathrust Jawa — potensi maksimum sekitar M9,1 .
  8. Megathrust Jawa Barat — M8,9.
  9. Megathrust Jawa Timur — potensi maksimum sekitar M8,9.
  10. Megathrust Sumba — potensi maksimum sekitar M8,9.
  11. Megathrust Sulawesi Utara — potensi maksimum sekitar M8,5.
  12. Megathrust Palung Cotabato — potensi maksimum sekitar M8,3.
  13. Megathrust Filipina Selatan — potensi maksimum sekitar M8,2. 
  14. Megathrust Filipina Tengah — potensi maksimum sekitar M8,1. 

Angka magnitudo tersebut merupakan potensi magnitudo maksimum berdasarkan pemodelan sumber gempa, bukan prediksi bahwa gempa dengan kekuatan tersebut pasti akan terjadi. BMKG menegaskan bahwa waktu terjadinya gempa bumi belum dapat diprediksi secara tepat.

Apakah Gempa Megathrust Bisa Diprediksi?

Salah satu hal yang penting dipahami yaitu keberadaan zona megathrust bukan berarti gempa besar akan segera terjadi. Sampai saat ini, waktu, lokasi, dan kekuatan gempa secara tepat belum dapat diprediksi.

Karena itu, informasi mengenai megathrust sebaiknya digunakan untuk meningkatkan mitigasi. Masyarakat di wilayah rawan gempa dan tsunami perlu mengetahui jalur evakuasi, titik kumpul, lokasi pengungsian, serta mengikuti informasi resmi dari BMKG dan pemerintah daerah.

Kesiapsiagaan menjadi semakin penting karena gempa bumi dapat terjadi tanpa didahului tanda yang mudah dikenali. Selain itu, gempa kuat di laut berpotensi menyebabkan tsunami sehingga masyarakat pesisir perlu memahami langkah evakuasi mandiri.

BMKG terus mengembangkan sistem pemantauan gempa dan peringatan dini tsunami melalui Indonesia Tsunami Early Warning System atau InaTEWS. Sistem tersebut menjadi bagian penting dalam upaya memberikan informasi kepada masyarakat ketika terjadi gempa yang berpotensi menimbulkan tsunami. 

Daftar megathrust di Indonesia menunjukkan bahwa Indonesia berada di kawasan tektonik yang aktif, sehingga memiliki sejumlah zona subduksi yang berpotensi menjadi sumber gempa bumi besar. Namun, keberadaan zona megathrust tidak berarti gempa besar akan terjadi dalam waktu tertentu karena gempa bumi hingga kini belum dapat diprediksi secara tepat.

add katadata as preferred source
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Editor: Safrezi

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan