Jakarta Pastikan STRP Diperpanjang Otomatis selama PPKM Level-4

DKI Jakarta memperpanjang secara otomatis STRP bagi mereka yang bekerja di sektor esensial dan kritikal. Jakarta masuk PPKM level-4 atau setara dengan PPKM Darurat.
Image title
21 Juli 2021, 14:55
Sejumlah pekerja beraktivitas di ruang kerja di masa Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di kantor perbankan wilayah Sudirman Central Business District (SCBD), Senayan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin, (5/7/2021). Pemprov DKI Ja
Muhammad Zaenuddin|Katadata
Sejumlah pekerja beraktivitas di ruang kerja di masa Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di kantor perbankan wilayah Sudirman Central Business District (SCBD), Senayan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin, (5/7/2021). Pemprov DKI Jakarta memperpanjang secara otomatis Surat Tanda Registrasi Pekerja (STRP) untuk mereka yang bekerja di sektor esensial dan kritikal.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan STRP diperpanjang secara otomatis selama pemberlakukan PPKM Level-4 di Jakarta.

Wakil Gubernur DKI Jakarta  Ahmad Riza Patria mengatakan pekerja  yang telah memiliki Surat Tanda Registrasi Pekerja (STRP)  tetap bisa menggunakan surat tersebut. Mereka tidak perlu mengajukan kembali meskipun pemerintah telah memperpanjang masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level-4 hingga 25 Juli mendatang.

"Bagi pekerja sektor esensial dan kritikal yang telah memiliki STRP dengan masa Berlaku sampai dengan 20 Juli 2021,  tidak perlu mengajukan STRP kembali.  STRP tersebut sudah dilakukan pembaharuan secara otomatis dengan masa berlaku selama PPKM Darurat Covid-19," kata Ahmad Riza lewat instagram pribadinya.

Baca Juga

Advertisement

Seperti diketahui,  pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM darurat hingga Minggu (25/7). Presiden Joko Widodo akan melonggarkan pembatasan secara bertahap jika jumlah kasus mulai menunjukkan tren penurunan. Namun, hari ini, pemerintah memutuskan untuk mengganti istilah PPKM Darurat dengan nama PPKM Level 3-4. Jakarta merupakan salah satu wilayah yang masuk ke dalam level-4 atau setara dengan PPKM Darurat.

Level 4 (Insiden Sangat Tinggi) Angka kasus konfirmasi positif Covid-19 lebih dari 150 orang per 100 ribu penduduk per minggu. Kejadian rawat inap di rumah sakit lebih dari 30 orang per 100 ribu penduduk per minggu. Serta, angka kematian akibat Covid-19 lebih dari lima orang per 100 ribu penduduk di daerah tersebut.


Terkait, perpanjangan otomatis STRP,  pemohon dapat mengunduh kembali STRP pada akun yang digunakan saat pengajuan secara kolektif oleh perusahaan dan atau menunjukan QR Code yang tertera pada STRP sebelumnya ke Petugas Gabungan Pengendalian dan Pengawasan PPKM. Autentifikasi perijinan STRP dapat dilakukan oleh petugas gabungan melalui scan QR Code yang tertera di STRP.
Pemilik STRP diharapkan tetap membawa sertifikat vaksin jika sudah divaksin atau bagi yang belum divaksin maka diharapkan dapat membuat surat pernyataan akan mengikuti program vaksinasi yang ditandatangani di atas materai.

 Mereka yang menggunakan moda transportasi umum diharapkan melengkapi dokumen lainnya yang disyaratkan oleh otoritas Pelayanan Transportasi Darat, Laut, dan Udara sesuai ketentuan perundangan yang  berlaku.

Pemerintah DKI Jakarta memberlakukan kebijakan STRP bagi mereka yang bekerja di sektor esensial, kritikal, serta perorangan dengan kebutuhan yang mendesak.   Pemberlakuan STRP diharapkan bisa menekan mobilitas penduduk di wilayah DKI Jakarta serta mengurangi jumlah kasus Covid-19.

DKI Jakarta merupakan penyumbang kasus Covid-19 terbanyak di Indonesia. Menurut data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB),  sejak pandemi, DKI Jakarta telah mencatatkan kasus Covid-19 sebanyak 757.525 dengan kasus kematian mencapai 10.685.   Pada Selasa (20/7), DKI melaporkan adanya 6.213 kasus baru dengan angka kematian mencapai 268 kasus.

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait