Tidak Hanya Memuji, Pengamat Minta Koalisi Kritik Jokowi Soal Pandemi

Image title
31 Agustus 2021, 07:14
Jokowi, koalisi, pandemi
(Agus Suparto/Istana Negara)
Pertemuan Sekjen Parpol Koalisi dengan Presiden Jokowi, Selasa (31/7/2018) di Istana Bogor.

Presiden Joko Widodo, atau Jokowi, dibanjiri pujian dari para partai politik koalisi terkait penanganan pandemi Covid-19. Pengamat politik dari Universitas Al Azhar Ujang Komarudin pun menilai pujian tersebut tidak akan menjadi solusi penanganan pandemi. Kritik harusnya tetap diberikan sebagi penyeimbang.

"Karena di luar sana banyak masyarakat yang tak bisa makan karena dampak pandemi, banyak masyarakat yang susah karena pandemi," kata Ujang saat dihubungi Katadata, Senin (30/8).

Komaruddin mengingatkan, semestinya, para parpol tidak hanya memuji Kepala Negara. Namun, masukan dan kritikan diperlukan untuk Jokowi.

Kritikan terkait penanganan pandemi dan vaksinasi  sempat dilontarkan para Ketua Umum Partai tetapi kritik tersebut kurang kuat. Karena itulah, pengamat menyayangkan banyaknya pujian tersebut.

Ia pun menilai, pujian, bisa jadi diucapkan lantaran para ketua umum partai juga menjabat sebagai menteri atau anak buah Jokowi. "Atau bisa puja-puji asal bapak senang," ujar dia.

Pengamat komunikasi politik dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Kuskridho Ambardi memperkirakan, lontaran pujian itu diberikan karena adanya penurunan kasus Covid-19.
Sebagai informasi, kasus positif Covid-19 memang menurun tajam dalam sepekan terakhir yakni sekitar 25%. Angka kematian juga terus turun dan rasio positif (positivity rate) terus melandai. Namun, sejumlah persoalan terkait penanganan pandemi masih terus berkembang di masyarakat, seperti tidak meratanya program vaksinasi antar daerah.

"Tapi, saya tidak tahu, sejauh mana para ketua umum tersebut memberi pujian yang memang didasarkan pada kebijakan intervensi pemerintah terhadap wabah tersebut," katanya, kepada Katadata.

Pertemuan antara ketua umum parpol atau sejenisnya kerap membahas informasi yang tidak didasarkan pada data jernih. Misalnya, apakah penurunan kasus Covid-19 disebabkan oleh kebijakan pemerintah.
"Kita tidak tahu dari obrolan dengan para ketua partai itu," katanya.

Sebelumnya, Jokowi mengundang para parpol koalisi ke Istana Negara pada Rabu (28/8). Ia pun menjelaskan penanganan Covid-19, pemulihan ekonomi, hingga sistem pemerintahan. Para ketua umum parpol pun menghujani Kepala Negara dengan pujian.
" Jadi, kepemimpinan Pak Jokowi efektif, Pak. Saya mengakui itu dan saya hormat sama Bapak," kata Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Karena berada dalam kabinet Indonesia Maju, Prabowo menilai kepemimpinan dan keputusan Jokowi sudah sesuai dengan masyarakat. Di sisi lain, tim kabinet bekerja dengan baik dan kompak. Untuk itu, ia meminta Jokowi untuk tidak ragu. 
Selain Prabowo, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto juga masuk dalam jajaran kabinet Jokowi.
"Masalah Covid-19, saya kira kita cukup optimistis," katanya.

Sementara, Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh mengatakan, pihaknya merasa bangga atas seluruh kerja keras yang dilakukan Jokowi dan jajaran kabinet.
"Kita mempunyai benang merah yang sama, semuanya sepakat, secara jujur. Kami mengapresiasi kerja keras yang telah dilakukan," ujar dia.

Reporter: Rizky Alika
Editor: Maesaroh
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait