Sebanyak 2.552 Bencana Terjadi di Indonesia Sepanjang Tahun Ini

Bencana alam didominasi oleh angin puting beliung serta kejadian tanah longsor.
Image title
Oleh Antara
25 November 2021, 07:16
BNPB, bencana, cuaca ekstrem
Muhammad Zaenuddin|Katadata
Sejumlah warga melintasi permukiman yang terendam banjir rob air laut dengan becak motor di Muara Angke, Jakarta Utara, Selasa (9/11/2021). Laporan Fitch Solutions Country Risk & Industry Research memprediksi wilayah utara Jakarta dapat tenggelam secara menyeluruh pada tahun 2050 jika tidak ada intervensi lebih lanjut dari pemerintah.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat 2.552 kejadian bencana alam telah terjadi di Indonesia hingga Rabu (24/11), di dominasi banjir.

Dilansir dari Antara, selain banjir, kejadian bencana alam yang terjadi di Tanah Air didominasi oleh bencana ngin puting beliung serta kejadian tanah longsor.

BNPB menyebutkan, bencana banjir telah terjadi sebanyak 1.062 kejadian, angin puting beliung sebanyak 650 kejadian, tanah longsor 511 kejadian serta kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sebanyak 263 kejadian.

Sementara itu, gempa bumi turut terjadi sebanyak 27 kali, kekeringan tercatat terjadi sebanyak 15 kali juga gelombang pasang dan abrasi sebanyak 24 kali.

Advertisement

 Terdapat pula bencana non-alam yakni penyebaran Covid-19 yang telah terjadi sejak Maret tahun 2020.

Bencana-bencana tersebut telah menimbulkan dampak baik adanya korban jiwa maupun kerugian materi.

Tercatat sejak 1 Januari hingga 24 November 2021, sebanyak 7.522.866 orang harus mengungsi dan menderita.

Sebanyak 584 jiwa meninggal dunia, 76 orang dinyatakan hilang serta 13.087 orang mengalami luka-luka karena bencana sepanjang tahun ini.

Sebanyak 135.812 rumah dinyatakan rusak dengan 17.305 rumah rusak berat, 24.293 rusak sedang dan 94.214 rumah dinyatakan mengalami rusak ringan.

 Hal yang sama juga terjadi pada fasilitas umum. Sebanyak 3.622 fasilitas umum mengalami kerusakan dengan diantaranya, 1.462 fasilitas pendidikan, 1.807 fasilitas peribadatan dan 353 fasilitas kesehatan.

Sementara itu, sebanyak 503 kantor dan 395 jembatan ikut dinyatakan mengalami kerusakan.



 

Reporter: Antara
Editor: Maesaroh
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait