Tradisi Water Salute Sambut Pesawat Delegasi G20 di Bandara Soetta

Image title
Oleh Antara
7 Desember 2021, 11:34
G20, KTT G20, Jakarta, bandara, G20 Bali Summit
Antara
Tradisi water salute dalam rangka menyambut delegasi G20 di Bandara Soekarno-Hatta yang dilakukan oleh dua kendaraan Airport Rescue & Fire Fighting Services (ARFFS) jenis Foam Tender 3000

Tradisi water salute mengiringi penyambutan kedatangan delegasi G20 di Bandara Soekarno-Hatta, Banten. Delegasi akan menghadiri Pertemuan Sherpa Ke-1, pada 7-8 Desember 2021 di Jakarta.

Dilansir dari Antara, tradisi water salute  dilakukan oleh dua kendaraan Airport Rescue & Fire Fighting Services (ARFFS) jenis Foam Tender 3000.

Executive General Manager Bandara Soekarno-Hatta Agus Haryadi mengatakan, seremonial penyambutan delegasi yang mulai tiba pada pekan ini menghadiri tersebut sekaligus menandakan kesiapan dukungan seluruh kegiatan Presidensi Indonesia G20 2022.

“Kami melakukan seremonial melalui tradisi water salute ini sebagai bentuk penyambutan dan penghormatan kepada seluruh delegasi G20," kata Agus dalam keterangannya di Jakarta, dikutip dari Antara.

"Di sisi lain, ini sekaligus menandakan Bandara Soekarno-Hatta siap mendukung seluruh kegiatan pada Presidensi Indonesia G20 2022,"tambahnya.

 Agus mengatakan tradisi water salute sendiri sudah dikenal di dunia penerbangan sebagai bentuk sambutan atau penghormatan bandara terhadap kedatangan penumpang pesawat, pesawat itu sendiri atau maskapai.

Adalah pesawat Qatar Airways QR 954 yang membawa delegasi G20 yang diberi kehormatan tradisi water salute.

Qatar Airways QR 954 itu bertolak dari Abu Dhabi dan mendarat di Bandara Soekarno-Hatta sekitar pukul 14.40 WIB.

Mereka membawa enam 6 penumpang yang merupakan delegasi G20 berasal dari Inggris, India, Rusia, dan Swedia.

Setelah turun dari pesawat, saat tiba di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, para delegasi G20 akan bertemu dengan tim pendamping yang akan memberikan asistensi terkait airport handling dan hospitality. P

"ara delegasi G20 juga akan diarahkan untuk menuju hospitality lounge di area kedatangan internasional Terminal 3,” ujar Agus.

 Di samping itu Terminal VIP di Bandara Soekarno-Hatta juga dioperasikan untuk menyambut sejumlah delegasi.

Pihak bandara melakukan penjemputan delegasi G20 yang melalui Terminal VIP dilakukan dengan mobil listrik yang telah disiapkan panitia.

"Seperti yang diutarakan pemerintah, penggunaan mobil listrik adalah bagian dari leading by example dalam penyelenggaraan Presidensi G20,” katanya.

Agus menambahkan sejak Minggu (5/12) kedatangan sejumlah delegasi G20 yang akan mengikuti Pertemuan Sherpa Ke-1 sudah mulai tiba di Bandara Soekarno-Hatta dengan lancar.

 “Kami bersyukur penanganan kedatangan delegasi G20 berjalan lancar, tim pendamping memberikan asistensi sebaik-baiknya dalam hal aiport handling dan hospitality,” ungkapnya.

Sebagai upaya mendukung aktivitas para delegasi G20 selama berada di Indonesia, Bandara Soekarno-Hatta juga menyediakan aplikasi Health prOtocol REadiness (HORE).

Aplikasi tersebut dapat digunakan delegasi G20 untuk pendataan digital, di mana aplikasi ini juga terintegrasi dengan aplikasi PeduliLindungi.

Pertemuan Jalur Sherpa (Sherpa Track) G20 akan dimulai pada hari ini, Selasa (7/12) dan diikuti oleh 38 negara.

Sherpa Track adalah satu dari dua pokok bahasan utama selain Jalur Keuangan (Financial Track) dalam pertemuan G20.

Jika Financial Track membahas soal ekonomi dan keuangan, pembahasan dalam Sherpa Track mencakup isu yang lebih luas.

Ini misalnya terkait isu anti-korupsi, pendidikan, perubahan iklim, pariwisata, budaya, pendidikan, dan lain sebagainya. 

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan sebanyak 21 negara hadir secara langsung di Indonesia. Ada pula 14 negara yang memilih mengikuti acara secara virtual, dan tiga negara lainnya secara hybrid. 



 

Reporter: Antara
Editor: Maesaroh

Dalam rangka mendukung kampanye penyelenggaraan G20 di Indonesia, Katadata menyajikan beragam konten informatif terkait berbagai aktivitas dan agenda G20 hingga berpuncak pada KTT G20 November 2022 nanti. Simak rangkaian lengkapnya di sini.

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait