Kasus Covid-19 Tambah 220, Jawa Barat Terbanyak 4 Hari Beruntun

Jumlah orang yang dites Covid-19 selalu di atas 260 ribu dalam tiga hari. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan rata-rata sebelumnya yang di bawah 200 ribu.
Image title
9 Desember 2021, 17:41
Covid-19, Covid, Jawa barat, pandemi
ANTARA FOTO/Novrian Arbi/aww.
Tenaga kesehatan memeluk kerabat yang menangis di depan Monumen Pahlawan COVID-19 Jawa Barat, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (4/12/2021). Nama-nama para tenaga kesehatan, ASN dan relawan di Jawa Barat yang terlibat dan gugur diabadikan sebagai monumen ingatan bagi masyarakat untuk menghargai perjuangan dan jasa mereka dalam penanganan pandemi COVID-19.

Kasus Covid-19 di Indonesia bertambah 220 pada hari ini (9/12). Jumlah tersebut lebih rendah dibandingkan yang tercatat pada hari sebelumnya yakni 264.

Jawa Barat menjadi penyumbang kasus corona tertinggi selama empat hari berturut-turut.

Pada Senin (6/12), Jawa Barat memberikan andil kasus corona tertinggi di RI, yaitu 25 kasus. Selanjutnya pada Selasa (7/12), Jawa Barat kembali menempati posisi teratas dalam menyumbang kasus terbanyak, yakni 59 kasus.

Jawa Barat juga melaporkan kasus harian tertinggi pada Rabu (8/12) sebanyak 62 kasus. Pada hari ini, Jawa Barat menyumbang 45 kasus corona, tertinggi dibandingkan provinsi lain.

Kendati masih menjadi penyumbang terbesar, tambahan kasus hari ini turun 27,4% dibandingkan hari sebelumnya.

 Di bawah Jawa Barat, ambahan kasus terbanyak hari ini berasal dari Jakarta sebanyak 36 kasus. Jumlah tersebut turun 12,2% dibandingkan Rabu kemarin.

Kemudian, Jawa Timur melaporkan tambahan 30 hari ini, naik 11,1% dibandingkan sehari lalu. Selanjutnya, Jawa Tengah mencatat tambahan 16 kasus harian atau turun 55,6% dalam sehari.

Sementara itu,  Bali mencatat tambahan 13 kasus. Jumlah kasus harian tersebut tidak berubah dibandingkan kemarin.

Dengan tambahan kasus  sebanyak 220 pada hari ini maka total kasus virus corona di Indonesia mencapai 4.258.560.

 Adapun, tambahan kasus hari ini diperoleh dari pemeriksaan terhadap 267.119 orang. Dari jumlah itu, sebanyak 29.058 orang dites dengan metode Polymerase Chain Reaction (PCR), 256 orang menggunakan Tes Cepat Molekuler (TCM), dan 237.805 orang menggunakan antigen.

Dengan demikian, rasio orang positif harian yang tercatat mencapai 0,08%. Sementara, rasio tes PCR dan TCM sebesar 0,61% dan antigen 0,02%.

Jumlah orang yang dites Covi-19 selama tiga hari terakhir menembus di atas 260 ribu, yakni 281.032 orang pada Selasa (7/12), 282.985 pada Rabu (8/12), dan Kamis 267.119 (9/12).

Sebagai catatan, pemeriksaan tes di atas 200 ribu orang hanya terjadi dua kali yakni pada 24 dan 30 November.

Kementerian Kesehatan juga mencatat kasus meninggal hari ini sebanyak 9 orang. Kasus kematian terbanyak disumbang oleh Jawa Tengah, yaitu sebanyak tiga orang.

Selain itu, Jawa Barat, Jawa Timur, Sulawesi Utara, dan Lampung juga melaporkan tambahan kasus kematian. Dengan demikian, hanya ada 5 provinsi yang melaporkan kasus meninggal hari ini.

Dengan demikian, total kasus meninggal akibat corona mencapai 143.918 kasus.

 Sementara, kasus sembuh hari ini bertambah 296 orang. Dengan tambahan tersebut, kasus sembuh akumulatif di Tanah Air mencapai 4.109.364.

Kemenkes juga mencatat kasus aktif hari ini turun 85 kasus sehingga total kasus aktif mencapai 5.278. Sementara, kasus suspek sebanyak 5.203.

Hingga Kamis (9/12), Worldometer menempatkan Indonesia berada di urutan ke-27 di Asia.

Peringkat tersebut berdasarkan jumlah kasus aktif akibat virus corona di Indonesia yang berjumlah 5.363 orang. Urutan ini masih bertahan di posisi yang sama dalam sepekan terakhir.

Reporter: Rizky Alika
Editor: Maesaroh
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait