Syarat Perjalanan dengan Transportasi Laut Diperketat Saat Nataru

Aturan perjalanan yang diperketat selama Nataru termasuk kewajiban menunjukan bukti telah divaksinasi lengkap.
Image title
17 Desember 2021, 20:56
Nataru, pelabuhan, aturan perjalanan
ndonesiaferry.co.id
Ilustrasi Pelabuhan Ketapang. Pemerintah akan memperketat syarat perjalanan dengan menggunakan transportasi laut.

Pemerintah akan memperketat syarat bagi pelaku perjalanan dengan menggunakan transportasi laut selama Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Syarat yang diperketat termasuk kewajiban menunjukan kartu vaksin telah divaksinasi lengkap.

Pengetatan syarat perjalanan berlaku pada tanggal 24 Desember 2021 - 2 Januari 2022.

 Aturan tersebut tertuang melalui Surat Edaran No 110 Tahun 2021 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri dengan Transportasi Laut Selama Periode Natal Tahun 2021 Dan Tahun Baru 2022 Pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).

“Tujuannya adalah untuk meningkatkan penerapan protokol kesehatan yang lebih ketat terhadap pelaku perjalanan dan mencegah terjadinya penyebaran dan peningkatan penularan Covid-19,” tutur pelaksana tugas Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Arif Toha, dalam keterangan resmi, Jumat (17/12).

 Beberapa aturan lain yang diperketat diantaranya penumpang kapal laut yang akan melakukan perjalanan dari dan/atau ke pelabuhan di seluruh wilayah Indonesia, wajib menunjukkan kartu vaksin (dosis lengkap).

Beberapa ketentuan baru dalam surat edaran tersebut, di antaranya adalah:
1. Penumpang  kapal  laut  yang  akan  melakukan  perjalanan  dari   dan/atau  ke  pelabuhan  di  seluruh  wilayah  Indonesia,  wajib menunjukkan:
 - Kartu vaksin (dosis lengkap)
- Surat keterangan hasil   negatif Rapid Test Antigen yang pengambilan sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal  1x24 jam atau di pelabuhan sebelum keberangkatan

-Syarat vaksin lengkap dan Rapid Antigen tdak berlaku bagi penumpang kapal laut yang akan melakukan perjalanan di wilayah perintis, daerah 3TP (Tertinggal,  Terdepan,  Terluar  dan  Perbatasan),  dan  pelayaran terbatas

 2. Penumpang kapal laut yang berusia di atas 17  tahun dan  belum  mendapatkan  vaksin  dosis  lengkap,  ataupun  tidak  melakukan vaksin dosis lengkap dikarenakan alasan medis, maka mobilitasnya dibatasi untuk sementara

3. Penumpang kapal laut yang berusia di bawah 12 tahun diwajibkan untuk menunjukkan surat keterangan hasil negatif RT-  PCR Test yang pengambilan sampelnya dilakukan dalam kurun waktu   maksimal 3x24  jam sebelum keberangkatan

4. Penumpang kapal laut yang menunjukkan gejala indikasi Covid-19 walaupun  berdasarkan  surat  keterangan  RT-PCR Test  atau Rapid Test Antigen menunjukkan hasil negatif, maka penumpang tidak   diperkenankan   melanjutkan   perjalanan   dan   diwajibkan untuk melakukan tes diagnostik RT-PCR serta karantina mandiri selama waktu tunggu hasil pemeriksaan

 Surat edaran tersebut juga mengatur protokol Kesehatan terhadap nakhoda dan awak kapal pada kapal penumpang.

Nakhoda dan awak kapal yang akan bergabung ke kapal (sign on) di   seluruh   pelabuhan   di   wilayah   Indonesia,   diwajibkan menunjukkan Kartu vaksin dosis lengkap.

Juga, surat keterangan hasil negatif  Rapid Test Antigen  yang  pengambilan  sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 1x24 jam sebelum naik ke kapal atau di pelabuhan.

Nakhoda dan awak kapal yang akan meninggalkan kapal (sign off) diwajibkan menunjukkan surat kterangan hasil negatif Rapid Test Antigen yang pengambilan   sampelnya   diambil   dalam   kurun   waktu maksimal 1x24  jam  segera  setelah  turun  dari  kapal  atau di pelabuhan.

 

 

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait