Mendag Lepas Ekspor Akhir Tahun Rp 35 Triliun, Dikirim ke 58 Negara

Pelepasan ekspor ini diikuti oleh 278 perusahaan, dengan rincian 54 perusahaan atau kurang lebih 19% merupakan UMKM.
Image title
23 Desember 2021, 14:22
ekspor, perdagangan
ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/rwa.
Sejumlah truk pengangkut peti kemas melintas di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (16/12/2021). Badan Pusat Statistik menyatakan surplus neraca perdagangan?pada November 2021 sebesar US$ 3,51 miliar

Kementerian Perdagangan melepas ekspor akhir tahun senilai US$ 2,44 miliar atau sekitar Rp 35,03 triliun dari 62 kabupaten/kota di 26 provinsi. Pelepasan ekspor dipimpin oleh Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi dan dilaksanakan serentak di 18 titik secara hibrida.

"Saya berharap pelepasan ekspor ini dapat memotivasi kalangan dunia usaha untuk terus mempertahankan dan memperluas pasar ekspornya,” kata Lutfi dalam acara Pelepasan Ekspor Akhir Tahun 2021, Kamis (23/12).

Kegiatan pelepasan ekspor ini diikuti oleh 278 perusahaan, dengan rincian 54 perusahaan atau kurang lebih 19% merupakan kategori usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dengan total ekspor mencapai US$ 5,56 juta atau setara Rp 79,7 miliar.

 Adapun ragam produk yang diekspor antara lain, produk perikanan dan kelautan, furnitur, handicraft, dekorasi rumah, makanan olahan, rempah-rempah, serta tekstil dan produk tekstil.

Sementara sebanyak 81% atau 224 perusahaan berkategori non UMKM dengan total ekspor mencapai US$ 2,43 miliar atau setara dengan Rp 34,9 triliun.

Produk yang diekspor antara lain, batu bara, otomotif, minyak sawit dan turunannya, produk perikanan dan kelautan, tekstil dan produk tekstil, produk kimia sepeda dan bagiannya, serta karet dan produk karet.

Selain itu, ada juga produk makanan dan minuman olahan, furnitur, handicraft dan home decor, besi baja, produk hasil perkebunan, minyak atsiri, kayu dan produk kayu, alas kaki, keramik, pipa, dan timah.

 Negara tujuan ekspor tersebar ke 58 negara, dengan 87% didominasi ke pasar tradisional.  Sekitar 13% tujuan ekspor ke negara non tradisional, antara lain Polandia, Pakistan, Kamboja, Afrika Selatan, Meksiko, Maldives dan Oseania.

Sebagai informasi, terdapat 26 Provinsi yang mendukung acara Pelepasan Ekspor Akhir Tahun 2021. Adapun provinsi tersebut yaitu Sumatra Barat, Kepulauan Riau, Riau, Bengkulu, Bangka Belitung, Lampung, Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Barat.

Kemudian, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Kalimantan Utara, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, dan Sulawesi Utara.

Lalu, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Gorontalo, Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.

 "Ini adalah kerja keras kita semua, mudah-mudahan jadi tonggak baru sejarah Indonesia untuk menjadi negara industri bernilai tambah tinggi dan dikagumi mancanegara,” kata dia.

Secara kumulatif, kinerja ekspor Indonesia pada Januari—November 2021 mencapai US$ 209,16 miliar (Rp 2.966 triliun) atau naik 42,62% dibanding periode yang sama tahun 2020.

Sementara itu, neraca perdagangan Indonesia bulan November 2021 mengalami surplus US$ 3,51 miliar (Rp 49 triliun) yang sekaligus melanjutkan tren surplus secara beruntun sejak Mei 2020, dan tercatat sebagai nilai ekspor bulanan tertinggi sepanjang sejarah.

 Produk ekspor nonmigas dari Indonesia yang menerima permintaan tertinggi di pasar dunia meliputi lemak dan minyak hewan/nabati, bahan bakar mineral, besi dan baja, mesin dan perlengkapan elektrik beserta bagiannya, serta karet dan produk karet.

Sedangkan lima negara yang menjadi pasar tujuan ekspor terbesar adalah Tiongkok sebesar US$ 46 miliar (Rp 625 triliun), Amerika Serikat sebesar US$ 23,13 miliar (Rp 328 triliun), dan Jepang sebesar US$ 15,18 miliar (Rp 215 miliar).

Berikutnya adalah India sebesar US$ 11,87 miliar (Rp 168 triliun) dan Malaysia sebesar US$ 9,66 miliar (Rp 136 triliun).

Reporter: Cahya Puteri Abdi Rabbi
Editor: Maesaroh
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait