Bertemu Luhut, Bos Apple Ungkap Rencana Tambah Apple Developer Academy

Luhut juga bertemu dengan Tesla dan Starlink untuk membicarakan rencana kelanjutan rencana investasi di Indonesia.
Image title
21 Oktober 2021, 13:53
Luhut, apple, tesla
Kemenko Marves
Utusan Khusus Presiden AS untuk iklim John Kerry saat menggelar pertemuan dengan Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi (Menkomarves) Luhut Binsar Pandjaitan, di Amerika Serikat.

Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi (Menkomarves) Luhut Binsar Pandjaitan bertemu dengan pimpinan sejumlah perusahaan Amerika Serikat (AS) seperti Apple, Tesla, Starlink, dan Chevron.

Pertemuan ini dilakukan dalam kunjungan kerjanya ke Washinton DC pada 17 hingga 19 Oktober lalu.

Dalam pertemuan itu, beberapa perusahaan AS menyampaikan apresiasi mereka terhadap berbagai reformasi yang diambil oleh pemerintah Indonesia untuk meningkatkan iklim berinvestasi dan berusaha di Indonesia.

Salah satunya perusahaan teknologi multinasional Apple yang juga menyampaikan komitmen rencana pembukaan Apple Developer Academy di berbagai daerah di Indonesia, perluasan dari yang saat ini sudah ada di Batam dan BSD.

"Sementara dengan pihak Tesla dan Starlink membahas mengenai kelanjutan rencana investasi di Indonesia," kata Luhut dalam keterangan resminya, Kamis (21/10).

 Luhut berkunjung ke Washington DC dengan membawa isu lingkungan hingga investasi.

Mantan Kepala Staf Kerpresidenan RI tersebut juga menemui berbagai pihak seperti Utusan Khusus Presiden AS untuk iklim John Kerry, Presiden Bank Dunia, David Malpass, Penasehat Keamanan Nasional AS Jake Sullivan, dan Managing Director International Monetary Fund (IMF), Kristalina Georgieva. 

Kerjasama percepatan transisi menuju energi baru dan terbarukan termasuk dari sisi pendanaan dan teknologi menjadi agenda utama antara Luhut dan John Kerry. 

Strategi Indonesia mencapai target pengurangan emisinya dan dukungan internasional juga dibahas dalam pertemuannya dengan Presiden Bank Dunia David Malpass disamping mengenai vaksin, transisi energi, dan konservasi.

“Untuk target conditional saat ini 41% dapat diupayakan naik menjadi 50% dengan dukungan dari AS,” ujarnya.

 Sementara itu,  saat bertemu dengan Penasehat Keamanan Nasional (NSA) Jack Sullivan, Luhut secara khusus membahas mengenai upaya peningkatan kerjasama mengatasi krisis iklim, keamanan kesehatan global, dan kehadiran investasi AS pada sektor strategis di Indonesia.

Juga, komunikasi strategis antara Pemerintah AS dan Indonesia, serta dinamika politik dan keamanan maritim di kawasan Asia dan Asia Tenggara.

Sementara itu, Managing Director IMF, Kristalina Georgieva ikut menyampaikan dukungan IMF terhadap kerjasama keamanan kesehatan global.

Kristalina juga menghimbau agar penguatan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) sebagai tulang punggung pemulihan ekonomi terus didorong oleh Pemerintah Indonesia.

“Saya sangat mengapresiasi penanganan Covid-19 oleh Pemerintah Indonesia dan berbagai langkah strategis yang diambil demi memulihkan ekonomi yang ada,” ungkapnya. 

Luhut dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin juga berada di Amerika Serikat untuk menjajaki kerja sama pengembangan obat corona. Salah satu yang dibidik mereka adalah Molnupiravir yang diproduksi Merck & Co

Selain itu, Indonesia membidik AT-527 yang diproduksi Roche serta Proxalutamide bikinan Kintor asal Cina. Meski demikian pemerintah ingin para produsen tak hanya menjual obat namun membangun fasilitas produksi di Indonesia.


Reporter: Cahya Puteri Abdi Rabbi
Editor: Maesaroh
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait