Tim Presiden Trump Jiplak Siaran Pers ExxonMobil

Isi paragraf keenam siaran pers Gedung Putih sama dengan paragraf keempat pernyataan ExxonMobil di situs resminya. Gedung Putih bahkan tidak mengganti susunan kalimat hingga tanda baca paragraf itu.
Maria Yuniar Ardhiati
8 Maret 2017, 07:00
Trump
ANTARA FOTO/REUTERS/Jonathan Ernst

Para punggawa Gedung Putih, Kantor Presiden Amerika Serikat (AS), kembali menuai sorotan tajam. Para pembantu Presiden Donald Trump itu mengeluarkan sebuah pernyataan tertulis yang memuji kebijakan investasi ExxonMobil. Namun, sebagian pernyataan tersebut ternyata merupakan jiplakan dari siaran pers ExxonMobil sebelumnya.

Dalam sebuah konferensi industri minyak dan gas bumi  di Houston, Texas, pada awal pekan ini,  CEO ExxonMobil Darren W. Woods mengumumkan program investasi perusahaannya. Rencana investasinya untuk mendukung proyek-proyek infrastruktur di AS yang menjadi salah satu kebijakan pemerintahan Trump.

"Investasi sektor swasta akan berkembang dengan dukungan pemerintah melalui regulasi-regulasi bagi pertumbuhan ekonomi dan perlindungan terhadap lingkungan, kata Woods, katanya dalam siaran pers tertulis ExxonMobil.

Trump langsung memberikan tanggapan positif terhadap komitmen investasi ExxonMobil tersebut. "Ini adalah bentuk investasi, pengembangam ekonomi, serta penciptaan lapangan kerja yang membantu warga Amerika kembali bekerja," kata Trump dalam keterangan tertulisnya, Senin (6/3).

Trump menjelaskan, akan ada banyak produk yang dihasilkan di Amerika Serikat nantinya untuk diekspor ke berbagai negara. Dengan begitu, neraca perdagangan negara tersebut diharapkan meningkat. Ia pun mengklaim hal ini sebagai kesuksesan Amerika yang nyata.

Persoalannya, sebagian materi pernyataan Trump yang dirilis Gedung Putih tersebut sama dengan siaran pers ExxonMobil yang dikeluarkan lebih dulu 34 menit sebelumnya. Seperti dilansir Time, Selasa (7/3), dalam siaran pers yang diunggah Gedung Putih pada situs resminya, www.whitehouse.gov, ada satu paragraf yang ditulis persis sama dengan siaran pers ExxonMobil.

Berikut ini bunyi satu paragraf yang dijiplak Gedung Putih, setelah diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia:

ExxonMobil mengambil langkah strategis untuk melakukan investasi bagi proyek-proyek manufaktur kimia serta kilang baru di kawasan Teluk Amerika Serikat untuk mengembangkan kapasitas ekspor serta manufaktur. Perusahaan kini sedang melakukan pengembangan dalam program di Teluk, yang mencakup 11 proyek kimia, kilang, pelumas, serta gas alam cair (LNG), untuk fasilitas-fasilitas baru maupun yang telah ada di sepanjang pesisir Texas dan Louisiana. Investasi yang dimulai pada 2013 ini diharapkan berlangsung setidaknya hingga tahun 2022.

Isi paragraf keenam siaran pers Gedung Putih tersebut sama persis dengan yang dimuat ExxonMobil pada situs resminya, www.exxonmobil.com, pada paragraf keempat. Gedung Putih bahkan tidak mengganti susunan kalimat, kata-kata, hingga tanda baca dalam paragraf tersebut.

Namun, pihak Gedung Putih maupun ExxonMobil belum berkomentar mengenai persoalan ini. Yang jelas, praktik plagiarisme ini bukanlah yang pertama terjadi pada lingkaran Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Sebelumnya, saat masa kampanye pemilihan Presiden AS tahun lalu, ibu negara Melania Trump diketahui menggunakan kata-kata yang pernah dipakai Michelle Obama dalam pidatonya tahun 2008 .

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait