Bulan Depan, Stasiun Kereta Bandara Soekarno Hatta Rampung

Penggunaan kendaraan pribadi kelak berkurang dan kepadatan lalu lintas menurun, baik menuju maupun dari bandara.
Maria Yuniar Ardhiati
27 Februari 2017, 10:46
Kereta bandara
ANTARA FOTO/Lucky R.

PT Angkasa Pura II menargetkan pembangunan stasiun kereta di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, akan rampung pada Maret mendatang. Setelah beroperasi, penumpang pesawat dari Stasiun Manggarai hanya membutuhkan waktu 45 menit untuk tiba di bandara internasional tersebut.

"Penyelesaiannya Maret atau bersamaan dengan selesainya pembangunan stasiun skytrain," ujar Direktur Utama Angkasa Pura II, Mihammad Awaluddin, melalui siaran persnya, Minggu (26/2).

Ia mengklaim, operasional kereta bandara penting untuk mendukung konektivitas transportasi dari Jakarta menuju Bandara Soekarno Hatta dan sebaliknya. Alhasil, penggunaan kendaraan pribadi kelak berkurang dan kepadatan lalu lintas menurun.

Awaluddin memprediksi waktu tempuh penumpang dari Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan, menuju Bandara Soekarno Hatta dengan kereta bandara hanya 45 menit. (Baca: Bandara Soekarno Hatta Bakal Dilalui Skytrain pada Juni 2017)

Awaluddin mengungkapkan, hingga awal Februari, pembangunan stasiun kereta bandara yang membutuhkan investasi Rp 160 miliar itu mencapai 85 persen. Ia menyebut capaian tersebut sesuai dengan jadwal sejak proyek dimulai pada Juni 2015.

Angkasa Pura II menjelaskan, stasiun itu dirancang terhubung dengan stasiun Skytrain. Sehingga, para penumpang, pengunjung, maupun pengguna lain bandara dengan kereta cepat bisa memilih Skytrain untuk menuju ke Terminal 1, 2, atau 3.

Stasiun kereta bandara memiliki kapasitas hingga 3.500 penumpang. Secara rinci, kapasitas tersebut terdiri dari daya tampung peron untuk 2.000 penumpang, dan daya tampung bangunan sebanyak 1.500 penumpang.  (Baca: KAI Segera Datangkan 2 Rangkaian Kereta Bandara Soekarno-Hatta)

Fasilitas yang disediakan Angkasa Pura II di stasiun kereta bandara antara lain loket tiket, public hall, tapping gate, ruang tunggu, area komersial, toilet, mushola, serta jalur penghubung menuju skytrain.

Kereta bandara akan dioperasikan oleh PT Railink, anak usaha Angkasa Pura II dan PT Kereta Api Indonesia. Kereta tersebut dijadwalkan mulai beroperasi pada Juli mendatang, dengan enam kereta berkapasitas 272 penumpang.

Dalam satu hari, kereta bandara dengan panjang lintasan sejauh 36,3 kilometer ini ditargetkan melayani 35 ribu penumpang. Saat ini, jumlah penumpang penerbangan di Bandara Soekarno Hatta mencapai 150 ribu orang per hari.

"Sehingga diperkirakan, kereta bandara akan mengurangi 30 sampai 30 persen volume kendaraan umum atau pribadi yang menuju bandara," ujar Awaluddin. (Baca: Pemerintah Berencana Bangun Bandara Internasional Soekarno Hatta II)

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait