Presiden Donald Trump Pastikan Tak Alami Gejala Corona

Presiden Donald Trump sempat melakukan kontak dengan dua anggota parlemen AS yang tengah mengarantina dirinya sendiri karena khawatir terinfeksi corona.
Martha Ruth Thertina
11 Maret 2020, 15:43
Donald Trump, Virus Corona, corona
ANTARA FOTO/REUTERS/Mike Theiler
Presiden Amerika Serikat Donald Trump bergandengan tangan dengan Ibu Negara Melania Trump saat mereka tiba untuk Governors Ball di Ruang Timur Gedung Putih, Washington, DC, Amerika Serikat, Minggu (9/2/2020).

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan dirinya tak perlu menjalani tes infeksi corona, meskipun melakukan kontak dengan anggota parlemen yang tengah mengarantina dirinya sendiri lantaran khawatir terinfeksi.

“Tidak ada gejala, tidak ada apa pun,” kata Trump kepada wartawan di Capitol Hill, Washington DC, seperti dikutip dari Bloomberg, Rabu (11/3). Ia menambahkan, menurut dokter Gedung Putih, tidak ada alasan untuk dirinya diperiksa.

(Baca: Cerita Orang Indonesia Jalani Isolasi saat Wabah Corona di Tiongkok )

Sebelumnya diberitakan dua anggota parlemen dari Partai Republik yang juga Kepala Staf Gedung Putih mengarantina dirinya sendiri, yaitu Doug Collins dan Matt Gaetz. Collins bertemu dengan Trump di bandara pada Jumat lalu, sebelum menjalani tur dengan Centers for Disease Control da Prevention di Atlanta.

Advertisement

Sedangkan Gaetz terbang dengan Trump dari Orlando, Florida ke Washington pada Senin lalu. Melalui Twitter resminya, Gaetz menyatakan dirinya telah menjalani tes, dan hasilnya negatif corona.

(Baca: Menteri Kesehatan Inggris Positif Terjangkit Corona )

“Sebagai bentuk kehati-hatian, saya akan mengarantina diri atas saran petugas medis profesional hingga Kamis Pukul 02.00 siang. Saya akan terus merasa baik dan menunjukkan tak adanya gejala,” cuit dia, Rabu (11/3).

Mengacu pada data John Hopkins, terdapat 1.037 orang yang terdeteksi terinfeksi virus corona di AS, sejauh ini. Sebanyak 28 di antaranya meninggal dan enam orang pulih.

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait