Erick Thohir Sebut Sudah Ada Formula untuk Sembuhkan Jiwasraya

Erick sempat menyebut pemerintah telah menyiapkan tiga strategi untuk memperbaiki likuiditas Jiwasraya.
Image title
8 Januari 2020, 22:06
Jiwasraya, Erick Thohir, BPK
Ajeng Dinar Ulfiana | KATADATA
Seorang pria melintas di depan kantor Asuransi Jiwasraya, Jakarta (14/11/2019).

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengapresiasi Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) atas audit yang telah dilakukan terhadap Asuransi Jiwasraya. Ia menjelaskan, Kementerian BUMN, Kementerian Keuangan, dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga akan melakukan bagiannya yakni menjalankan strategi untuk perbaikan Jiwasraya.

"Kementerian BUMN, Kementerian Keuangan, dan juga OJK tentunya segera menindaklanjuti formula yang sudah kami siapkan untuk 'menyembuhkan' Jiwasraya," kata dia dalam keterangan tertulis, Rabu (8/1). Meski begitu, ia tak memerinci formula yang dimaksud.

(Baca: BPK Ungkap Jiwasraya Lakukan Rekayasa Keuangan untuk Tutupi Kerugian )

Ia hanya menjelaskan bahwa di saat seperti ini, semua pihak memang harus saling bahu-membahu guna mencari solusi sesuai porsinya. BPK melaksanakan audit dan akan mencari kerugian negara yang ditimbulkan dari apa yang terjadi di Jiwasraya, Kejaksaan akan memproses secara hukum, sedangkan Kementerian BUMN, Kementerian Keuangan, dan Jiwasraya fokus di penyembuhan Jiwasraya.

Advertisement

Sebelumnya, Erick menyebut pemerintah telah menyiapkan tiga strategi untuk memperbaiki likuiditas Jiwasraya. Strategi pertama yaitu membentuk anak usaha, Jiwasraya Putra. Anak usaha tersebut tengah dijajakan kepada investor.

(Baca: Kejaksaan Periksa 5.000 Transaksi Investasi dalam Kasus Jiwasraya)

Strategi kedua yaitu pembentukan holding asuransi yang kemudian akan menyuntikkan dana. Sedangkan strategi ketiga yaitu, kerja sama bisnis reasuransi melalui produk finansial reinsurance (Finre).

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait