Pertamina EP Cepu Targetkan Laba Naik Jadi US$ 852 Juta di 2020

Kenaikan laba tahun depan ditopang oleh efisiensi dan peningkatan produksi minyak.
Image title
18 Desember 2019, 21:08
Blok Cepu, Pertamina, Jambaran Tiung Biru
ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga
Pekerja beraktivitas di area Proyek Pengembangan Lapangan Gas Unitisasi Jambaran-Tiung Biru (JTB) usai prosesi Tajak Sumur di Desa Bandungrejo, Bojonegoro, Jawa Timur, Rabu (9/10/2019).

Pertamina EP Cepu menargetkan laba bersih sebesar US$ 852 juta tahun depan, naik 0,82% dari laba tahun ini yang diproyeksikan sebesar US$ 845 juta, meskipun masih di bawah perolehan tahun lalu yang sebesar US$ 860 juta. Adapun perusahaan memegang hak partisipasi sebesar 45% di Blok Cepu.

Selain blok migas Cepu, perusahaan tengah menggarap proyek lapangan gas Jambaran Tiung Biru (JTB) yang ditargetkan berproduksi mulai 2021. "Tahun depan 852 juta dengan proyeksi ICP US$ 68 per barel," kata Direktur Utama Pertamina EP Cepu Jamsaton Nababan di Bojonegoro, Rabu (18/12).

(Baca: Tahun Depan Pertamina Investasi Rp 8,27 Trilun untuk Proyek JTB)

Ia menjelaskan, kenaikan laba tahun depan ditopang oleh efisiensi dan peningkatan produksi minyak. Untuk itu, perusahaan akan meminimalkan durasi planned dan unplanned shutdown, serta menekan biaya operasi.

Advertisement

Selain itu, perusahaan akan memaksimalkan kapasitas produksi. Adapun saat ini, perusahaan tengah memproses Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) untuk peningkatan produksi di Blok Cepu.

Adapun target produksi minyak Blok Cepu pada tahun depan sebesar 214 ribu barel minyak per hari (bopd). Target tersebut turun tipis jika dibandingkan tahun ini yang diperkirakan sekitar 217 ribu bopd.  

(Baca: SKK Migas Paparkan Peran Besar Jatim dalam Produksi Minyak Nasional)

Dengan capaian tersebut, realisasi produksi bagian PEPC sudah mencapai 97,87 ribu bopd per November. Realisasi ini telah melebihi target yaitu 96,16 ribu bopd. Jamsaton pun menyebut PEPC menjadi anak usaha hulu Pertamina dengan kontribusi produksi minyak terbesar.

"Kinerja keuangan PEPC tahun ini masih cukup bagus masih bisa sesuai rencana. Bahkan target APBN pun sudah dicapai. Keuntungan juga tercapai," ujarnya.

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait