Sebut Garuda Tauberes Indonesia, Erick Thohir Tak Bisa Menahan Tawa

Erick Thohir menyinggung soal Garuda Tauberes Indonesia saat bicara tentang banyaknya jabatan komisaris anak usaha Garuda yang dipegang Ari Askhara.
Agatha Olivia Victoria
Oleh Agatha Olivia Victoria
13 Desember 2019, 15:38
Garuda Tauberes, Garuda Indonesia, Ari Askhara
ANTARA FOTO/Galih Pradipta
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir (kanan) bersama Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo (kedua kiri) menghadiri rapat dengan Komisi VI DPR, di kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (2/12/2019).

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir tertawa ketika bicara soal anak usaha Garuda Indonesia. Ia baru mengetahui ada anak usaha maskapai tersebut yang bernama Garuda Tauberes Indonesia.

"Saya tergelitik ada cucu perusahaan Garuda namanya Garuda Tauberes Indonesia, saya baru tahu," kata Erick sambil tertawa saat ditemui di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (13/12).

Erick menyinggung soal anak usaha tersebut, setelah menanggapi pertanyaan wartawan tentang banyaknya jabatan komisaris di anak usaha Garuda yang dipegang Ari Askhara, mantan Direktur Utama maskapai tersebut.

(Baca: Punya Proyek di Garuda, Erick: Tak Pilih Kasih, Koruptor Tetap Dicopot)

“Kalau enggak salah dia komisaris di enam anak perusahaan. Itu dicopot semua,” ujarnya. Ia mengaku kaget dengan banyaknya jabatan komisaris yang bisa dipegang Ari Askhara. Sebab, menurut dia, rangkap jabatan semacam itu tidak sehat.

Maka itu, ia pun menyatakan akan mengkaji ulang ketentuan terkait. Selain itu, ia menyatakan akan mengkaji keberadaan anak dan cucu usaha BUMN. "Cucu perusahaan harus ada review dari kami. Jangan sampai nantinya menggerogoti perusahaan yang sehat," ujarnya.

Profil Tauberes, Bisnis Pengiriman Barang Garuda

Garuda Tauberes Indonesia adalah anak usaha Garuda Indonesia yang bergerak di bidang layanan pengiriman barang. Perusahaan tersebut memiliki aplikasi bernama Tauberes yang menawarkan layanan kirim paket, kargo udara dan belanja online.

Saat peluncuran aplikasi tersebut September 2019 lalu, Direktur Kargo dan Pengembangan Bisnis Garuda Indonesia Mohammad Iqbal mengatakan aplikasi ini memiliki kelebihan dibandingkan dengan aplikasi logistik lainnya. Melalui Tauberes, konsumen bisa mengirim barang dalam waktu sehari ke seluruh daerah, tanpa harus menunggu kapasitas barang minimal 10 kilogram.

Dengan begitu, biaya logistik menjadi lebih murah. "Same day service itu jarang. Airline minta barang minimal 10 kilogram dikumpulin dulu, jadinya mahal," ujar Iqbal di Jakarta, Rabu (11/9).

(Baca: Dengan Aplikasi Tauberes, Garuda Klaim Biaya Logistik Bisa Lebih Murah)

Melalui aplikasi ini, konsumen juga bisa melacak keberadaan barang yang dikirim melalui ponsel pintar, dan bebas untuk memilih penyedia jasanya. Untuk mengembangkan bisnis ini Garuda berkolaborasi dengan Citilink, Sriwijaya, Lion Parcel, Aero Express, J&T, JNE. Adapun aplikasi Tauberes bisa digunakan pada ponsel Android maupun IOS.

Layanan ini digadang-gadang akan meningkatkan pendapatan Garuda dari kargo. "Tiap tahun volume kargo Garuda naik 50%, dengan adanya aplikasi ini akan meningkatkan volume kargo, juga membagikan volume kepada perusahaan kargo lainnya," kata dia.

Ke depan, layanan Tauberes digadang-gadang bisa lebih ekspres. Perusahaan menargetkan dapat mengirimkan kuliner nusantara dari berbagai daerah dengan jaminan pengiriman maksimal delapan jam.

Video Pilihan

Artikel Terkait