Jokowi Minta Investigasi Meninggalnya Dua Mahasiswa dalam Demonstrasi

Jokowi mengatakan, menurut Kapolri Tito Karnavian, tidak ada perintah untuk menggunakan senjata api dalam demonstrasi. Maka itu, diperlukan investigasi.
Dimas Jarot Bayu
Oleh Dimas Jarot Bayu
27 September 2019, 14:42
Jokowi, Mahasiswa Meninggal demo, mahasiswa meninggal kendari
Ajeng Dinar Ulfiana | KATADATA
Presiden Joko Widodo

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan investigasi terkait tewasnya dua orang mahasiswa yang terlibat demonstrasi di depan gedung DPRD Kendari, Sulawesi Tenggara. Satu di antaranya meninggal karena tembakan peluru tajam.

Kedua mahasiswa yang meninggal tersebut berasal dari Universitas Halu Oleo (UHO). Himawan Randi (21), mahasiswa Fakultas Perikanan, meninggal di lokasi kejadian dengan luka tembak di areal dada kanan. Sedangkan M. Yusuf Kardawi (19) yang merupakan mahasiswa Fakultas Teknik meninggal setelah sempat menjalani operasi di bagian kepala di RSUD Bahteramas, Kendari.

“Saya juga sejak awal, kemarin saya ulangi lagi juga kepada Kapolri agar jajarannya tidak bertindak represif. Dan saya juga sudah perintahkan juga untuk menginvestigasi dan memeriksa seluruh jajarannya,” kata dia di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (27/9).

(Baca: Mahasiswa Tampik Pertemuan dengan Jokowi di Istana jika Tertutup)

Ia mengatakan, menurut Kapolri Tito Karnavian, tidak ada perintah untuk menggunakan senjata api dalam demonstrasi. Maka itu, diperlukan investigasi lebih lanjut. Lantas, apakah Jokowi akan mengevaluasi kerja Kapolri?

“Ini kan menyangkut ribuan personel yang ada di tanah air. Ini sampai sekarang juga yang menembak ini siapa kan belum diketahui. Jangan ditebak-tebak lebih dulu sebelum investigasinya selesai,” ucapnya.

(Baca: BEM SI Tolak Temui Jokowi, Menhan Justru Klaim Bertemu 70 Mahasiswa)

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya Randi dan Yusuf. Dia berdoa agar Randi dan Yusuf diberikan tempat terbaik di sisi-Nya.

Dia juga berdoa agar orangtua Randi dan Yusuf diberikan ketabahan dan keikhlasan. “Semoga apa yang diperjuangkan oleh ananda Randi dan ananda Yusuf Kardawi menjadi kebaikan bagi bangsa ini,” kata dia.

Video Pilihan

Artikel Terkait