Kideco Pertahankan Target Produksi Meski Harga Batu Bara Turun

Kideco menargetkan produksi batu bara sebesar 34 juta ton pada tahun ini. Sepanjang kuartal I, produksi telah mencapai 8,3 juta ton.
Image title
8 Mei 2019, 20:29
Anak usaha Indika Energi, Kideco, Pertahankan Target Produksi Meski Harga Batu Bara Turun
Ajeng Dinar Ulfiana | KATADATA
Ilustrasi Tambang Batu Bara

Anak usaha Indika Energy, Kideco Jaya Agung, masih mempertahankan target produksi batu bara yaitu sebesar 34 juta ton pada tahun ini. Meskipun, harga batu bara acuan (HBA) mengalami tren penurunan.

"Sejauh ini belum ada wacana untuk merevisi target," kata Head of Corporate Communication Indika Energy Leonardus Herwindo kepada katadata.co.id, Rabu (8/5).

Pada kuartal I, produksi batu bara Kideco telah mencapai 8,3 juta ton. Sebanyak 30% produksi batu bara Kideco dijual ke dalam negeri, dan 70% diekspor.

(Baca: Harga Batu Bara Acuan Jatuh ke Level Terendah Sejak Agustus 2017)

Advertisement

Adapun HBA pada Mei 2019 berada di level terendah sejak Agustus 2019 yaitu sebesar US$ 81,86 per ton. HBA sempat naik hingga menembus US$ 100 per ton pada 2018. Namun kemudian berangsur turun.

Di tengah volatilitas harga batu bara, Indika Energy gencar melakukan investasi untuk diversifikasi bisnis. Tahun ini, Indika Energy mengalokasikan belanja modal sebanyak US$ 300 juta atau sekitar Rp 4,2 triliun. Jumlah ini meningkat sekitar 84% dari 2018.

(Baca: Indika Energy Targetkan 25% Pendapatan dari Bisnis Non-Batu Bara)

Leo mengatakan, belanja modal tahun ini mayoritas untuk proyek pembangunan terminal bahan bakar minyak yaitu sebesar US$ 175 juta. Lalu, sebesar US$ 90 juta untuk Petrosea, anak usahanya yang bergerak di bidang jasa pertambangan, rekayasa dan manajemen proyek, serta layanan minyak dan gas bumi.

Tahun lalu, Indika juga melakukan diversifikasi bisnis. Perusahaan mendirikan anak usaha baru yang bernama PT Indika Mineral Investindo. Perusahaan ini bergerak dalam bidang konsultasi bisnis dan aktivitas penunjang pertambangan lainnya.

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait