Jokowi: Saya akan Lawan Hoaks dan Fitnah PKI, Anti-Islam, Antek Asing!

Jokowi menyebut sederet fitnah dan hoaks yang diterimanya, dari mulai disebut sebagai PKI, antek asing dan aseng, anti-Islam, hingga akan melarang azan.
Image title
23 Maret 2019, 17:50
Jokowi Hadir di Lokasi
ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga
Capres nomor urut 01 Joko Widodo (kiri) bersama Ibu Iriana Joko Widodo tiba untuk mengikuti debat capres 2019 putaran kedua di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/2/2019). Debat kedua yang diikuti capres nomor urut 01 Joko Widodo dan capres nomor urut 02 Prabowo Subianto tersebut mengangkat tema energi dan pangan, sumber daya alam dan lingkungan hidup, serta infrastruktur.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan perlawanan terhadap fitnah dan hoaks yang ditujukan kepada dirinya dan keluarganya. Pernyataan tersebut diunggah dalam akun Instagram resminya pada Sabtu (23/3).

Jokowi mengawali pernyataannya dengan menyebut sederet fitnah dan hoaks yang diterimanya: PKI, antek asing dan aseng, anti-Islam, anti-ulama, akan melarang azan jika jadi Presiden, akan menghapus pelajaran agama.

(Baca: Wiranto Wacanakan Penggunaan UU Terorisme untuk Atasi Hoaks)

Menurut dia, itu baru sebagian serangan fitnah dan hoaks yang ditujukan kepada dirinya dan mudah ditemukan di media-media sosial. Selain itu, ada juga fitnah dan hoaks yang dinilainya sangat menghina dan menyangkut keluarganya.

“Inilah yang saya terima dan diamkan setidaknya 4,5 tahun ini. Difitnah, saya diam. Dihujat, saya diam. Tetapi hari ini saya sampaikan: fitnah dan hoaks seperti itu, saya akan lawan!” kata Jokowi.

(Baca: Anjlok di Survei Kompas, Jokowi Minta Kader dan Relawan Lebih Militan)

Ia menekankan, pernyataan perlawanan tersebut bukan untuk dirinya sendiri, tapi untuk kepentingan negara. Kekuasaan, kata dia, tidak boleh diraih dengan menghalalkan segala cara, termasuk memutarbalikkan fakta, mengarang cerita, atau menebar berita bohong.

“Sekali lagi, akan saya lawan!” kata dia.

Video Pilihan

Artikel Terkait