Menhub Siapkan Beberapa Bandara Antisipasi Erupsi Gunung Agung

Kementerian Luar Negeri Singapura telah mengeluarkan peringatan bagi warga negaranya untuk menghindari bepergian ke Bali menyusul letusan yang terjadi.
Ameidyo Daud Nasution
23 November 2017, 19:54
Bandara bali
ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana
Bandara I Gusti Ngurah Rai di Denpasar, Bali

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyatakan erupsi Gunung Agung belum menganggu penerbangan dari dan menuju Bandara Ngurah Rai, Bali. Namun, pihaknya sudah menyiapkan antisipasi jika situasi memburuk.

Budi menjelaskan, jika erupsi menggangu penerbangan, pihaknya akan menyiapkan Bandara Banyuwangi bagi wisatawan yang menuju Jakarta. Sedangkan untuk yang menuju arah Australia akan disiapkan Bandara Lombok.

"Sedangkan kalau pesawat mengalami masalah kami alihkan ke 10 bandara seperti Juanda (Surabaya), Makassar, dan Balikpapan," ucap Budi di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Kamis (23/11).

Ia memastikan, institusinya terus memantau kondisi Gunung Agung. Pemantauan dilakukan setiap 30 menit sekali guna memastikan dampaknya terhadap penerbangan. Adapun sejauh ini, kondisinya aman. "Jadi silakan ke Bali dan belum ada masalah," kata Budi. (Baca juga: Gunung Agung Erupsi, Bandara Ngurah Rai Masih Aman)

 

Sebelumya, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral mencatat Gunung Agung meletus pada Selasa (21/11) pukul 17:05 Waktu Indonesia Tengah (WITA) dengan ketinggian asap 700 meter di atas puncak. Meski begitu, Pusat Vulkanologi belum mengubah status Gunung Agung dari level III atau Siaga.

Adapun Kementerian Luar Negeri Singapura telah mengeluarkan peringatan bagi warga negaranya untuk menghindari bepergian ke Bali menyusul letusan yang terjadi.

Video Pilihan

Artikel Terkait