Jadi Contoh, e-Ticketing di Terminal Pulogebang Berlaku September

Masyarakat dapat memperoleh informasi mengenai jurusan, jam keberatan, dan perbandingan layanan antarbus tanpa mendatangi satu-persatu agen perusahaan otobus (PO).
Dimas Jarot Bayu
Oleh Dimas Jarot Bayu
29 Juni 2017, 12:51
bis
Katadata

Pemerintah tengah berancang-ancang untuk merealisasikan loket tiket elektronik (e-ticketing) di terminal-terminal bus di seluruh Indonesia. Loket tersebut digadang-gadang bakal meningkatkan kualitas layanan kepada calon penumpang. Proyek percontohannya (pilot project) tengah dipersiapkan di Terminal Pulogebang, Jakarta Timur.

Sekretaris Jenderal Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Sugihardjo mengatakan, kemungkinan loket tersebut bakal resmi diluncurkan pada September mendatang. "Mungkin pada Hari Perhubungan Nasional kami bisa secara keseluruhan laksanakan. Bulan September," kata dia saat meninjau Terminal Pulogebang, Jakarta, Rabu (28/6).

Ia menjelaskan, dengan keberadaan loket e-ticketing, masyarakat dapat langsung mendapatkan informasi terkait jurusan, jam keberangkatan, dan perbandingan layanan antarbus. Masyarakat juga akan mendapat informasi terkait harga bus yang ditawarkan oleh perusahaan otobus (PO) tanpa harus mendatangi satu-persatu agen di Terminal Pulogebang.

Kemenhub menggandeng Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ), dan Organisasi Angkutan Daerah (Organda) dalam pemberlakuan loket e-ticketing. Saat ini, pendataan terhadap perusahaan bus yang akan bergabung dalam loket e-ticketing sedang dilakukan. 

Menurut Sugihardjo, sejauh ini, baru ada 10 dari 118 PO yang telah tergabung dalam loket e-ticketing. Masih sedikitnya perusahaan bus yang mau tergabung dalam loket e-ticketing lantaran adanya kebijakan internal tiap PO. (Baca juga: Empat Operator Bus Sediakan Angkutan dari Hotel dan Mal ke Bandara)

Kendati demikian, dia mengimbau agar PO mau ikut serta dalam loket e-ticketing demi meningkatkan kualitas layanan. Sugihardjo juga yakin jika e-ticketing telah disosialisasikan, PO yang belum bekerja sama bakal merugi. 

"Kalau ini sudah terinformasi secara meluas dan masyarakat sudah biasa, mereka yang tidak bergabung dalam e-ticketing pasti akan ditinggal (pelanggan)," ucap dia.

Sebelumnya, pilot project serupa sudah terealisasi di Terminal Penumpang Tipe A Tirtonadi, Solo. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo meresmikan loket e-ticketing di terminal tersebut pada akhir tahun lalu.

Video Pilihan

Artikel Terkait