Ikut Disuntik Temasek, EV Growth Raih Pendanaan Baru Rp 3,5 Triliun

Perusahaan berencana menyalurkan US$ 325 juta atau sekitar Rp 4,5 triliun untuk startup Asia Tenggara. Penyaluran tersebut berasal dari dua dana investasi.
Cindy Mutia Annur
31 Desember 2019, 11:32
EV Growth, Dana Investasi, Startup
Katadata/Hari Widowati
Peluncuran EV Growth, modal ventura hasil patungan Sinarmas, East Ventures dan Yahoo Japan di Jakarta, Kamis (22/3).

Perusahaan modal ventura EV Growth mengumumkan telah berhasil menggalang dana investasi sebesar US$ 250 juta atau sekitar Rp 3,5 triliun. Capaian tersebut melampaui target awal yakni US$ 150 juta atau sekitar Rp 2,1 triliun.

Pendanaan tersebut berasal dari mitra baru yang mencakup Asian based family offices, serta dua perusahaan sovereign wealth fund terbesar Asia, termasuk Temasek. Rencananya, dana ini akan digunakan untuk investasi pada startup di Asia Tenggara.

Terkait capaian pendanaan tersebut, Managing Partner EV Growth Willson Cuaca serta Co-founder East Ventures mengatakan, saat ini merupakan waktu yang tepat di Asia Tenggara untuk mendapatkan deal terbaik.

(Baca: Lima Startup Diminati Investor Lokal dan Asing di Ajang NextICorn)

Advertisement

“Kami berencana menyalurkan US$ 325 juta untuk startup Asia Tenggara dengan menggabungkan dana investasi aktif kami, yakni untuk perusahaan tahap awal (seed stage) maupun tahap lanjutan (growth stage),” kata dia melalui siaran pers, Selasa (31/12).

Dengan memiliki dua dana investasi, Willson mengatakan, East Ventures bakal  terus mendukung ekosistem startup dengan konsisten, jangka panjang, dan founder-friendly. Sebagai contoh, East Ventures telah mendukung Ruangguru sejak awal dan berpartisipasi dalam pendanaan pertama Ruangguru pada 2014.

East Ventures juga turut membantu proses penggalangan dana tahap lanjutan Ruangguru dan mendukung lebih lanjut melalui dana investasi EV Growth dalam putaran seri C terakhir mereka sebesar US$ 150 juta. Dengan keterlibatan itu, Willson duduk sebagai Dewan Direksi Ruangguru hingga hari ini. 

(Baca: Bukan SoftBank, Ruangguru Raih Pendanaan Rp 2,1 T dari Investor AS)

Diluncurkan pada Maret tahun lalu, EV Growth merupakan perusahaan patungan antara East Ventures, SMDV, dan YJ Capital Inc., yang fokus menyediakan dana untuk startup tahap pertumbuhan (growth stage) di Indonesia dan negara Asia Tenggara lainnya. Perusahaan ini dipimpin oleh Willson Cuaca dari East Ventures, Roderick Purwana dari SMDV, dan Shinichiro Hori dari Yahoo! Japan Capital Inc.

Hingga saat ini, EV Growth telah menyalurkan lebih dari 50% dana investasi ke dalam 20 deal, dengan tingkat pengembalian internal dana (internal rete of return/IRR) di angka 36%. Sebanyak 80% dari portofolio perusahaan merupakan startup Indonesia, di antaranya startup edutech Ruangguru, fintech lending Koinworks, dan startup teknologi kecantikan Sociolla.

Perusahaan juga masuk dalam putaran penadanaan terbaru dua unicorn Indonesia, yaitu Tokopedia dan Traveloka, perusahaan teknologi asuransi Fuse, penantang Starbucks di Indonesia Fore Coffee, perusahaan pengembangan UMKM Indonesia Mekari, perusahaan prop-tech 99.co, perusahaan media IDN Media, dan perusahaan pembayaran Xendit.

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait