Kaspersky Peringatkan Bahaya Nonton Gratis Star Wars di Internet

Periset Kaspersky menemukan lebih dari 30 situs penipuan, yang menawarkan salinan gratis film terbaru Star Wars. Situs tersebut mencuri data kartu kredit.
Martha Ruth Thertina
21 Desember 2019, 10:05
Star Wars, Star Wars The Rise of Sky Walker, Star Wars Terakhir, Karpersky
ANTARA FOTO/REUTERS/Mario Anzuoni
Penggemar menunggu dimulainya penayangan perdana "Star Wars: The Rise of Skywalker" di Los Angeles, California, Amerika Serikat, Senin (16/12/2019).

Star Wars: The Rise of Skywalker yang merupakan saga terakhir Star Wars tengah tayang di berbagai bioskop dunia. Di tengah euforia penggemar, beberapa orang kemungkinan ingin menonton secara gratis di internet. Namun, perusahaan global di bidang keamanan siber Kaspersky memperingatkan bahaya mengakses situs-situs yang menawarkan streaming atau download gratis film tersebut.

Periset Kaspersky menemukan lebih dari 30 situs penipuan, termasuk media sosial, yang mengaku sebagai situs resmi menonton film dan mengiklankan salinan gratis dari film terbaru Star Wars. Sejauh ini, 83 pengguna telah terinfeksi oleh file jahat karena masuk dalam jebakan para penjahat siber.

“Situs ini mengumpulkan data kartu kredit dari penguna situs yang tak sadar, dengan alasan registrasi,” demikian tertulis dalam rilis Kaspersky seperti dikutip CNBC internasional, Jumat (20/12).

(Baca: Star Wars: The Rise of Skywalker, Saga Terakhir dengan Ulasan Buruk)

Advertisement

Domain situs yang digunakan untuk mengumpulkan data personal dan menyebarkan file jahat biasanya menggunakan nama resmi film. Situs tersebut juga menyediakan deskripsi dan konten pendukung film sehingga banyak pengguna yang tertipu.

Selain itu, situs bisa saja memiliki akun Twitter dan media sosial lainnya untuk mempromosikan kontennya, serta menarik lebih banyak pengguna.

Periset Keamanan Kaspersky Tatiana Sidorina mengatakan, ini merupakan pola berulang, di mana penipu dan pelaku kejahatan siber mencoba untuk mengambil keuntungan dari topik populer. “Dan, Star Wars adalah contoh tema yang bagus bulan ini,” ujarnya.

Ia pun memperingatkan para penggemar Star Wars untuk waspada. Apalagi, para pelaku kejahatan siber ini terus mendorong situs dan konten jahat agar muncul dalam hasil pencarian di mesin pencari. “Kami menyarankan agar pengguna tidak terjerat dalam skema jahat tersebut, dan menikmati babak akhir Star Wars di bioskop,” kata dia.

Star Wars mulai tayang pekan ini. Di tengah kritikan pedas, film tersebut berhasil mencetak angka fantastis penjualan tiket. Film tersebut mencatatkan penjualan kotor tertinggi keempat dalam sejarah bioskop AS untuk pemutaran di Kamis malam.

Adapun Avengers: Endgame memegang rekor dengan US$ 60 juta, diikuti Star Wars: The Force Awakens US$ 57 juta, Star Wars: The Last Jedi US$ 47 juta, dan Harry Potter and the Deathly Hallows: Part 2 US$ 44 juta. Pengamat film AS memprediksi penjualan saga terakhir Star Wars akan mendekati US$ 170-200 juta pada pekan pertamanya.

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait