Optimistis Laba Positif Tahun Depan, Bos Tokopedia Rencanakan IPO

Perusahaan belum bisa memastikan kapan IPO akan dilakukan lantaran masih didukung pendanaan besar berjangka panjang.
Image title
10 Oktober 2019, 07:58
Rencana Tokopedia IPO
ilustrasi/Tokopedia

CEO Tokopedia William Tanuwijaya mengungkapkan rencana untuk melantai di bursa saham. Ia menyatakan perusahaan akan melakukan penawaran saham perdana atau Initial Public Offering (IPO). Meskipun, belum ada kepastian kapan rencana tersebut direalisasikan.

Ia mengatakan, bila semuanya berjalan sesuai rencana, EBITDA -- laba sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi – akan positif, tahun depan. “Jadi, kami berencana untuk pre-IPO dan go public. Sejak hari pertama, kami sudah memikirkan jangka panjang. Kami senang dengan kemajuan kami sejauh ini,” ujarnya di acara Tech In Asia Conference, Jakarta, Rabu (9/10).

(Baca: Bukalapak Buka Peluang Catatkan Saham di Empat Bursa Dunia)

Menurut dia, waktu IPO belum bisa dipastikan lantaran belum ada keperluan untuk mendapatkan pendanaan segera. Perusahaan masih didukung sejumlah investor besar, seperti Alibaba, Softbank, dan Sequoia Capital. “Semuanya pendukung jangka panjang,” kata dia. Yang jelas, pihaknya akan melakukan IPO di waktu yang tepat baik untuk perusahaan maupun secara market.

Ia menjelaskan, dengan EBITDA positif, pendanaan yang diperoleh perusahaan akan dialokasikan untuk berinvestasi pada ekosistem guna mempercepat pencapaian target perusahaan.

Per Mei lalu, nilai transaksi (gross merchandise value/GMV) Tokopedia disebut telah menembus US$ 1 miliar atau melebihi Rp 14 triliun per bulan. William pun mengklaim perusahaan ikut berkontribusi lebih dari 1% untuk ekonomi Indonesia.

(Baca: Jadi Investor di 3 Unicorn, Sequoia Sediakan Rp 28 Miliar per Startup)

Startup unicorn tersebut menyatakan telah menggaet lebih dari 6,5 juta penjual. Sebanyak 86% di antaranya adalah pebisnis baru. Perusahaan menyatakan layanannya telah menjangkau 97% area di Indonesia.

Video Pilihan

Artikel Terkait