Tutup Mulai Besok, Kantor Cabang BCA Dibuka Kembali 19 Juni

Seratusan kantor cabang BCA memberi layanan terbatas di dua hari pertama cuti Lebaran. Antrean nasabah sempat terjadi di beberapa kantor untuk setor tunai.
Martha Ruth Thertina
12 Juni 2018, 12:31
BCA
Arief Kamaludin|KATADATA

Seluruh kantor cabang Bank Central Asia (BCA) tutup mulai Rabu, 13 Juni 2018. Sebelumnya, BCA mengadakan layanan terbatas di 104 kantor cabangnya di awal cuti Lebaran 11 dan 12 Juni. Meski sempat ada antrean, bank menyatakan tidak ada perpanjangan hari operasional layanan terbatas pada pekan ini.

Sekretaris Perusahaan BCA Jan Hendra menjelaskan, layanan terbatas bakal kembali digelar pekan depan, setelah Lebaran, atau saat Bank Indonesia (BI) juga menggelar operasional terbatas. “Tanggal 19 dan 20 Juni akan lebih dari 110 kantor cabang yang akan buka untuk melayani,” kata dia kepada Katadata.co.id, Selasa (12/6).

Adapun antrean di kantor cabang sempat terjadi karena adanya kebutuhan nasabah, terutama pelaku usaha untuk setor tunai. Jumlah setoran tunai besar sehingga tidak bisa melalui mesin ATM yang memiliki batas setoran. “Kalau Senin (11 Juni ada antrean), kan hasil penjualan tiga hari,” kata dia.

(Baca juga: Perbankan Berikan Layanan Terbatas Selama Cuti Lebaran)

Advertisement

Meski tidak beroperasi sepanjang 13-18 Juni, namun nasabah tetap bisa bertransaksi melalui channel elektronik seperti ATM, mobile banking, dan internet banking. Ia pun meyakini nasabah bisa terlayani dengan baik, sebab 97% frekuensi transaksi nasabah di BCA sebetulnya sudah melalui jaringan elektronik. Sementara bank tutup, layanan call center BCA yaitu HaloBCA tetap beroperasi.

Tiap bank memiliki kebijakan masing-masing soal operasional selama cuti panjang Lebaran. Beberapa bank menghentikan operasional sepanjang 11-18 Juni, sedangkan sisanya terutama bank-bank besar masing mengadakan operasional terbatas.

Bank Mandiri misalnya, menyiapkan 320 kantor cabangnya untuk beroperasi terbatas sepanjang cuti Lebaran. “Hari H juga ada yang buka, tapi terbatas. Terbatas itu tarik, setor (uang) bisa. Yang tidak bisa itu kliring,” kata Sekretaris Perusahaan Bank Mandiri Rohan Hafas.

Senada dengan Jan, ia meyakini kebutuhan masyarakat tetap bisa terlayani dengan baik meskipun kantor cabang bank tidak beroperasi penuh. “Untuk kebutuhan normal masyarakat sih aman lah ya, ATM juga semuanya dijaga,” ucapnya.   

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait