Terpukul Dolar AS, Rupiah Menguat Terhadap Tiga Mata Uang Dunia

Nilai tukar rupiah perkasa terhadap yen Jepang, euro, dan dolar Australia pada September lalu.
Desy Setyowati
Oleh Desy Setyowati
16 Oktober 2017, 16:28
Uang rupiah
Arief Kamaludin|Katadata

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai tukar rupiah menguat terhadap tiga mata uang yaitu Yen Jepang, dolar Australia, dan euro pada September. Rupiah hanya melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

Kepala BPS Suhariyanto memaparkan, rata-rata nilai tukar rupiah terhadap yen Jepang Rp 118,85, atau menguat 1,79% dibandingkan bulan sebelumnya. Kemudian, menguat 0,84% menjadi Rp 15.746 terhadap euro, dan menguat 0,15% menjadi Rp 10.504 terhadap dolar Australia.

Di sisi lain, rata-rata nilai tukar rupiah terhadap dolar AS melemah 0,23% menjadi Rp 13.352. Meski begitu, menurut dia, rata-ratanya pada pekan IV September tercatat lebih kuat dibandingkan dengan pekan IV Agustus. (Baca juga: Ekonomi Membaik, Gubernur BI Yakin Pelemahan Kurs Rupiah Sementara)

"Kalau dibanding minggu terakhir Agustus 2017, rupiah terhadap dolar AS menguat 0,06% pada minggu keempat September," kata Suhariyanto saat Konferensi Pers di kantornya, Jakarta, Senin (16/10). (Baca juga: Pengusaha Harap Rupiah Tak Anjlok Melebihi 13.500 per Dolar AS)

Secara rinci, level terkuat nilai tukar rupiah terhadap dolar AS terjadi di Nusa Tenggara Timur (NTT) yaitu Rp 13.185 per dolar AS. Sedangkan yang terlemah di Sulawesi Utara yaitu Rp 13.430 per dolar AS. Adapun penguatan terbesar terjadi di Sulawesi Selatan yaitu sebesar 0,75% dan pelemahan terbesar terjadi di Papua yaitu sebesar 1,06%.

Video Pilihan

Artikel Terkait