Bank Mandiri Siapkan Bank Mantap Kembangkan Rekening Digital

Bank Mandiri belum berencana mengubah perusahaan menjadi bank digital murni.
Miftah Ardhian
Oleh Miftah Ardhian
26 September 2017, 10:38
Gedung Bank Mandiri
Arief Kamaludin|KATADATA
Bank Mandiri

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk berencana untuk menunjuk anak usahanya yakni Bank Mandiri Taspen Pos (Mantap) untuk melakukan transformasi digital. Salah satu program yang akan diuji coba yaitu pembukaan rekening bank secara online, tanpa harus ke kantor cabang.

Direktur Utama Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo mengungkapkan, pihaknya belum berencana untuk menjadikan Bank Mandiri sebagai bank digital murni. Namun, transformasi digital perlu dilakukan guna memberikan pelayanan yang semakin baik kepada nasabah. Maka itu, pilihannya adalah menggunakan anak usaha.

"Karena nanti bingung juga, Bank Mandiri sudah punya e-cash, mobile banking. Jadi mungkin gunakan Bank Mantap untuk bisa membuka rekening yang benar-benar online," kata Kartika di Plaza Bapindo, Jakarta, Senin (25/9). (Baca juga: Beralih ke Digital, Bank Bakal Rekrut Lebih Banyak Ahli Teknologi)

Meski begitu, Kartika menjelaskan, rencana tersebut masih dalam pembahasan. Sistem pembukaan rekening secara online pun masih dibicarakan dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil). Kemungkinannya, verifikasi akan menggunakan sidik jari (finger print) dan E-KTP. 

"Sekarang kan (teknologi yang) berkembang (verifikasi) menggunakan finger print, sehingga harus ada proses ke Dukcapil. Tapi yang penting juga ada Nomor Induk Kependudukan (NIK). Jadi antara menggunakan E-KTP atau finger print," ujar Kartika. Menurut perkiraannya, uji coba baru bisa dilakukan tahun depan. (Baca juga: OJK Siapkan Antisipasi 'Musnahnya' Pekerjaan di Bank)

Adapun pengembangan bank digital sudah dimulai di Bank Tabungan Pensiunan Nasional (BTPN) dan Bank DBS Indonesia. BTPN meluncurkan Jenius, sedangkan DBS meluncurkan Digibank.

Nasabah Jenius atau Digibank bisa menikmati berbagai layanan perbankan tanpa harus ke kantor cabang. Layanan yang dimaksud dari mulai pembukaan rekening hingga penempatan deposito secara online. (Baca juga: Transformasi ke Bank Digital, BTPN Tawari Karyawan Pensiun Sukarela)

Bank Central Asia (BCA) juga berencana untuk mengembangkan bank digital. Dalam beberapa kesempatan, Direktur Utama BCA Jahja Setiaatmadja mengatakan pihaknya berencana mengakuisisi bank kecil guna dikembangkan sebagai bank digital.

Video Pilihan

Artikel Terkait